
Cara Memelihara Sapi Peranakan Ongole
Sapi peranakan ongole (biasa cuma ditulis sapi ongole) merupakan bangsa sapi potong yang kerap dipelihara dalam jumlah besar (ternak) dengan tujuan pembibitan, dijual, dan sebagai pekerja penarik bajak.[1] Sapi ongole yang dijadikan sebagai pekerja umumnya adalah betina. Hal ini karena sapi ongole betina cenderung lebih mudah diatur dan jinak daripada jantan. Bagi Anda yang ingin beternak sapi ongole untuk dijadikan hewan kurban atau pembajak sawah, Anda perlu mengetahui cara memelihara hewan ini dengan benar. Pada dasarnya, merawat sapi peranakan ongole sama dengan memelihara jenis sapi lainnya. Namun, Anda perlu menyiapkan kandang sapi dulu sebelum membeli bibit atau anakan sapi. Tentukan lokasi untuk membuat kandang sapi. Anda bisa memilih lahan kosong di belakang atau samping rumah. Pastikan kandang sapi jauh dari polusi atau area hunian dan dapur. Paling ideal, jarak antara rumah dan kandang sapi adalah 500 m. Sehingga, rumah Anda tidak akan bau dan kandang sapi mudah dijangkau. Bersihkan lahan yang akan dijadikan kandang sapi dan pastikan tidak ada batuan atau rumput liar. Setelah itu, buat kandang sapi menghadap ke arah terbitnya matahari, karena kandang harus mendapatkan penyinaran yang cukup. Sehingga, suhu di dalamnya bisa tetap hangat meskipun malam tiba. Ada beberapa posisi kandang sapi jika Anda ingin menempatkan lebih dari dua ekor sapi, yaitu sejajar, berhadapan, berlawanan, dan mengelilingi kandang. Anda bisa memilih salah satu di antaranya untuk mempermudah proses pemeliharaan ternak Anda. Selain itu, Anda perlu memperhatikan ventilasi udara di dalam kandang. Semakin banyak lubang udara yang dibuat, kandang sapi akan terjaga kelembapannya. Jika Anda sudah memiliki kandang sapi, saatnya berburu anakan sapi. Sapi ternak yang bagus adalah yang memiliki mata bersih dan cerah. Perhatikan juga bagian hidungnya. Hidung bibit sapi yang unggul tidak memiliki lendir di hidungnya. Jika ada lendir di hidungnya, berarti sapi tersebut memiliki gangguan pernapasan. Dilansir dari berdesa.com, kulit dan bulu sapi unggulan cenderung bersih dan tidak rontok. Ini adalah ciri sapi yang sehat dan terhindar dari infeksi zat berbahaya. Masih dilansir dari sumber yang sama, untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan sapi dengan cepat, hewan ruminansia tersebut harus diberi pakan dengan cara tertentu seperti pelet khusus. Pemberian pakan hijauan atau rumput terbilang kurang efektif, sehingga perlu dikombinasikan dengan pakan yang mengandung konsentrat, seperti ampas tahu, kulit kacang kedelai, bekatul, dan kulit nanas. Pakan berkualitas rendah, seperti jerami, daun, tebu, dan alang-alang, juga boleh diberikan, asalkan diselingi dengan pakan berkonsentrat tinggi. Sebagai alternatif untuk meningkatkan kualitas pakan sapi, Anda juga bisa memberikan rumput gajah atau setaria kolonjono. Jangan lupa untuk memberikan zat vitamin, mineral, dan protein tambahan secara rutin, supaya sapi terhindari dari penyakit dan terjaga kesehatannya. Jika Anda tidak mau rugi ketika menjual ternak ini, Anda juga perlu memperhatikan perawatan kesehatan sapi. Paling tidak, Anda harus memberikan vaksinasi dan obat cacing secara rutin. Ini akan membuat tubuh sapi menjadi kebal dengan daging yang sehat untuk dikonsumsi. Anda pun harus rajin membersihkan kandang sapi setiap hari. Jika perlu, bersihkan kandang sapi sehari dua kali, yaitu pagi dan sore. Kandang juga harus terlindung dari air hujan, karena bisa membuatnya lembap dan berbau. Anda bisa membuat kandang dengan lereng berpipa, sehingga air hujan tidak akan masuk ke dalam kandang.
Harga Sapi Peranakan Ongole
| Ukuran/Bobot Sapi | Harga |
| Sapi Peranakan Ongole Pedet 200 kg | Rp13.500.000 per ekor |
| Sapi Peranakan Ongole 300 kg | Rp18.500.000 per ekor |
| Sapi Peranakan Ongole 500 kg | Rp25.000.000 – Rp35.000.000 per ekor |
| Sapi Peranakan Ongole 700 kg | Rp39.000.000 – Rp45.000.000 per ekor |
| Sapi Peranakan Ongole 800 kg | Rp56.000.000 per ekor |
| Sapi Peranakan Ongole > 800 kg | Rp62.713.000 – Rp95.860.000 per ekor |
Kategori: Lain-lain
Tag: daging, hewan, hewan kurban, peternakan, sapi, spesies, ternak, ukuran