Harga Cikua (250gr, 500gr, 1kg)

Bagi yang menggemari kuliner Jepang, pasti sudah familiar dengan cikua. Chikuwa, kata aslinya, adalah makanan tradisional Negeri Matahari Terbit yang berbentuk tabung atau silindris yang terbuat dari daging ikan giling yang dibumbui, lantas dililitkan pada tusuk bambu dan dimasak. Di Indonesia, sudah banyak pedagang yang menjual bahan ini dengan harga relatif terjangkau.

Harga Cikua (kamaboko.com)
Harga Cikua (kamaboko.com)

Selain Korea, makanan asal Jepang memang sangat diminati masyarakat Indonesia. Jika masakan Korea sarat akan bumbu dan cenderung pedas, maka kuliner Jepang digemari karena selain berasa sedap, juga sering disajikan dalam porsi yang kecil dan cantik sehingga menggugah selera.[1] Meski demikian, makanan Negeri Sakura kabarnya tidak selalu asli dari Jepang karena sering merupakan kombinasi dari berbagai bahan makanan dari berbagai negara.

Bacaan Lainnya

Ada banyak makanan Jepang yang telah populer di Indonesia. Anda tentu sudah mengenal sushi, yang dapat dikatakan menempati peringkat pertama makanan Jepang paling terkenal di dalam negeri. Ada pula ramen, mie berkuah dengan cita rasa umami yang sangat lezat. Selain itu, Anda tentu sudah cukup familiar dengan takoyaki yang sering ditemukan di pinggir jalan, karaage, udon, gyoza, onigiri, hingga sashimi dan shabu-shabu.

Apa Itu Cikua?

Selain nama-nama yang telah disebutkan di atas, ada lagi makanan Jepang yang wajib Anda cicipi, yakni cikua. Bernama asli chikuwa, cikua adalah makanan khas Jepang yang berbentuk tabung berukuran sekitar 12 cm dengan diameter 2,5 cm dan ditandai dengan lubang di tengahnya, Kata chikuwa (cincin bambu) sendiri berasal dari ketika diiris.

Mengutip sejumlah sumber, cikua terbuat dari daging ikan giling yang dibumbui, dililitkan pada tusuk bambu dan dimasak. Setelah matang, tusuknya dibuang dan lubangnya dibiarkan terbuka. Saat ini, tusuk bambu telah digantikan oleh logam dan chikuwa diputar dengan mesin saat dimasak. Cikua yang sudah matang lantas didinginkan, dibungkus, dan dikirim. Makanan ini biasanya tidak disantap saat dimasak, melainkan lebih enak disajikan ketika dingin.

Di negara asalnya, cikua sering disantap sebagai camilan dengan bir atau sake Jepang yang dicelupkan ke dalam kecap tanpa persiapan tambahan. Kabarnya, chikuwa terasa paling enak jika disantap dengan cara ini. Selain itu, cikua juga cocok dipadukan dengan keju atau mentimun. Cikua dipotong miring dan dimakan dengan keju atau mentimun yang dimasukkan ke dalam lubangnya, dan nantinya seperti canape.

Selain menjadi camilan yang enak, chikuwa juga sering muncul di makan orang Jepang. Untuk sarapan, makan siang, atau makan malam, cikua bisa menjadi lauk lezat untuk hidangan apa pun. Namun tentunya tidak dimakan berlebihan, karena chikuwa biasanya tidak dimakan tiga kali sehari.

Di Toyohashi, orang sering menyajikan chikuwa satu atau dua kali seminggu. Jika masih tersisa, biasanya chikuwa akan disimpan di lemari selama sekitar satu minggu dan dapat dimakan tanpa persiapan apa pun. Namun beberapa hari setelahnya, chikuwa masih terasa lezat jika direbus dengan kecap dan kaldu.

Makanan ini disebutkan dalam sebuah buku dari Era Muromachi (sekitar tahun 1523). Dikatakan bahwa chikuwa berasal dari daging ikan giling yang dilapisi ujung tombak, dimasak dan dimakan. Pada zaman dahulu, pendiri Yamasa Chikuwa, Zensaku Sato, seorang pedagang grosir ikan di Yoshida berkunjung ke Kuil Konpira Sama di Shikoku. Makanan yang terkenal dari daerah itu adalah chikuwa. Cukup unik dan setelah dicicipi, lumayan enak. Karena Toyohashi kaya akan hasil laut, ikan yang dibutuhkan sebagai bahan mentah pun berlimpah.

Harga Cikua (tasteatlas.com)
Harga Cikua (tasteatlas.com)

Zensaku kembali ke rumah dan segera mulai memproduksi chikuwa. Ia sangat memperhatikan ikan yang dia gunakan dan sangat teliti dalam hal rasanya, sehingga popularitas chikuwa buatannya nya meningkat dengan cepat. Berawal dari penjual produk ikan, Yamasa Chikuwa mulai membuat chikuwa dan kini dioperasikan oleh keturunan generasi keenam Zensaku Sato.

Apabila Anda tertarik dengan kelezatan cikua, Anda tidak perlu jauh-jauh pergi ke Jepang. Pasalnya, sudah banyak pedagang atau bahan makanan yang menjual cikua di pasaran dalam negeri. Tergantung kemasan dan merk, harganya pun relatif terjangkau, Sebagai referensi, berikut informasi harga cikua saat ini.

Harga Cikua

Varian Cikua Harga
Cedea Cikua Mini 250 gr Rp18.000 – Rp23.000
Cikua Curah 1 kg Rp25.000
Sifudo Cikua Mini 500 gr Rp29.000
Sunfish Cikua Mini 500 gr Rp30.385
Seafood King Cikua Mini 500 gr Rp35.000
Cedea Cikua Long 250 gr Rp31.000
Cedea Cikua Long 1 kg Rp59.000

Daftar harga cikua di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk toko bahan makanan dan sejumlah situs jual beli online. Perlu Anda catat bahwa harga cikua tersebut tidak mengikat dan bisa berubah sewaktu-waktu. Selain itu, harga cikua di masing-masing tempat bisa saja berbeda meskipun produk yang ditawarkan sama.

[1] Prakoso, Pungky. 2012. Masakan Jepang dan Korea. Jakarta: Demedia Pustaka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *