Update Harga Kentang per Kg & Manfaatnya untuk Kesehatan

Kentang adalah salah satu sumber karbohidrat yang cukup digemari sebagai pengganti nasi. Jenis umbi-umbian yang punya nama latin Solanum tuberosum ini tergolong mudah untuk diolah dan dikreasikan menjadi berbagai menu pembuka, utama, maupun penutup yang tentu saja lezat. Tak hanya lezat, Anda bisa mendapatkan berbagai kebaikan di dalamnya. Harga kentang per kg sendiri bervariasi, tergantung kondisi dan permintaan pasar.

Kentang segar (unsplash: Markus Spiske)
Kentang segar (unsplash: Markus Spiske)

Bernama latin Solanum tuberosum, L, kentang merupakan salah satu umbi-umbian yang banyak digunakan sebagai sumber karbohidrat atau makanan pokok bagi masyarakat dunia setelah gandum, jagung, dan beras. Sebagai umbi-umbian, kentang cukup menonjol dalam kandungan zat gizinya. Umbi kentang mengandung sedikit lemak dan kolesterol, namun mengandung karbohidrat, sodium, serat, protein, vitamin C, kalsium, zat besi, dan vitamin B6 yang cukup tinggi.[1]

Bacaan Lainnya

Kentang sangat kaya akan senyawa flavonoid, karotenoid, dan fenolik. Senyawa-senyawa itu berperan sebagai antioksidan di dalam tubuh yang akan mencegah radikal bebas muncul yang biasanya merusak sel tubuh. Bahkan, kumpulan radikal bebas diyakini sebagai salah satu faktor risiko dari berbagai penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Penelitian dalam Nutrition and Cancer tahun 2011 menunjukkan bahwa antioksidan dalam kentang dapat menekan pertumbuhan sel kanker hati dan usus besar. Jadi, untuk menurunkan risiko semua penyakit tersebut, Anda bisa mengonsumsi kentang.

Dalam tubuh kentang juga ada zat solanin yang dikenal sebagai obat penenang, antikejang, antijamur, dan pestisidal. Hindari mengonsumsi kentang yang sudah berkecambah dan berwarna hijau di bagian bawah kulit, karena alkaloid solaninnya sudah tinggi dan sudah sangat beracun. Kentang di Indonesia lebih sering menjadi pelengkap hidangan utama. Banyak kita temui sebagai pelengkap salad, steak, soto, dan banyak lainnya. Harga yang terjangkau dari kentang bisa menjadi pilihan tambahan untuk dijadikan pengganti nasi.[2]

Kentang Membantu Kendalikan Gula Darah

Banyak yang mengatakan kalau kentang buruk bagi diabetes, padahal sebaliknya. Manfaat kentang adalah membantu mengendalikan gula dalam darah, sehingga cukup aman bagi diabetesi. Kentang mengandung banyak pati yang disebut dengan pati resisten yang tidak bisa diserap sepenuhnya oleh tubuh. Ketika pati resisten masuk ke dalam usus besar, pati ini akan menjadi sumber nutrisi untuk bakteri baik yang ada dalam usus. Penelitian menyatakan bahwa pati resisten dapat membuat insulin, hormon pengendali gula darah, menjadi lebih optimal.

Selain itu, sebuah penelitian dalam Medicine (Baltimore) 2015 yang dilakukan pada orang yang mengalami diabetes tipe dua, juga menunjukkan bahwa setelah mengonsumsi makanan dengan pati resisten, gula darah terbukti lebih stabil. Menariknya, Anda juga bisa meningkatkan kandungan pati resisten kentang dengan menyimpan kentang rebus di dalam lemari es semalaman lalu dimakan selagi dingin.

Kentang
Kentang

Kentang Baik untuk Pencernaan

Kandungan pati resisten yang dimiliki kentang yang ternyata juga bisa membantu memperbaiki sistem pencernaan. Jadi saat masuk ke dalam usus, pati resisten ini akan dimakan oleh bakteri baik. Kemudian, bakteri baik tersebut akan mengubahnya menjadi asam lemak rantai pendek.

Nah, asam lemak rantai pendek ini yang punya segudang manfaat bagi kesehatan, contohnya dapat mengurangi risiko peradangan di usus besar, memperkuat pertahanan usus besar, dan mengurangi risiko kanker kolorektal (kanker usus besar). Selain itu asam lemak rantai dari pati resisten ini juga sangat penting untuk membantu orang yang sedang mengalami infeksi usus, seperti penyakit Crohn, atau divertikulitis.

Kentang Bebas Gluten

Kandungan zat dalam kentang juga bebas gluten. Gluten adalah jenis protein yang ditemukan dalam biji-bijian, seperti biji gandum. Bagi orang yang mengalami masalah dalam mengolah gluten seperti penyakit celiac, kentang bisa dijadikan pilihan tepat. Meskipun bebas gluten, tetapi tidak semua makanan dari kentang benar-benar bebas gluten, seperti dalam saus, atau roti kentang. Jika Anda memiliki penyakit celiac atau sensitivitas gluten, pastikan membaca daftar bahan lengkapnya dahulu.

Kentang Mampu Menjaga Tekanan Darah Normal

Manfaat kentang yang penting lainnya adalah membantu menstabilkan tekanan darah. Dilansir dalam laman Live Science, kentang merupakan sumber kalium yang baik, bahkan jumlahnya lebih banyak ketimbang buah pisang. Kalium adalah mineral yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dengan cara merangsang pembuluh darah untuk melebarkan ukurannya.

Selain itu, kentang juga mengandung kalsium dan magnesium, yang juga berperan dalam mengendalikan tekanan darah normal. Institute for Food Research telah menemukan bahwa kentang mengandung bahan kimia yang disebut kukoamines, yang berhubungan juga untuk menurunkan tekanan darah.

Ilustrasi: Mengolah Kentang (credit: wiselivingmagazine)
Ilustrasi: Mengolah Kentang (credit: wiselivingmagazine)

Kentang Menjaga Kesehatan Sistem Saraf dan Fungsi Otak

Vitamin B6 dalam kentang sangat penting untuk menjaga kesehatan neuron atau saraf. Vitamin B6 membantu menciptakan bahan kimia otak yakni, termasuk serotonin, dopamin, dan norepinefrin, menurut University of Maryland Medical Center. Ini berarti, makan kentang dapat membantu mengatasi depresi atau stres. Selain itu, kalium dalam kentang yang bisa mendorong pelebaran pembuluh darah juga membantu memastikan otak cukup mendapatkan darah.

Kentang Menjaga Kesehatan Jantung

Karotenoid dalam kentang membantu menjaga fungsi jantung dengan baik. Vitamin C dan B6 juga membantu mengurangi radikal bebas pada sel jantung dan sel-sel tubuh lainnya. Vitamin B6 juga memiliki peranan penting dalam proses di dalam tubuh bernama proses metilasi. Proses ini salah satu fungsinya mengubah homosistein, molekul yang berbahaya menjadi metionin, struktur komponen baru dalam protein. Terlalu banyak homosistein dapat merusak dinding pembuluh darah dan kadarnya yang semakin tinggi memiliki kaitan terjadinya peningkatan risiko serangan jantung dan stroke.

Agar lebih sehat, kentang bisa dikonsumsi tanpa digoreng. Ada banyak hidangan nikmat yang bisa Anda nikmati dengan bahan dasar kentang. Mulai dari baked potato hingga kentang rebus yang enak dipadukan dengan bumbu dan rempah yang sedap. Konsumsi kentang sesuai kebutuhan dan jangan berlebihan untuk mendapatkan manfaat baik tersebut.

Mengenai harganya, pada 2021, kentang putih ditawarkan dengan harga Rp17 ribu per kilogram dan kentang merah seharga Rp25 ribu per kilogram. Kemudian pada 2022 lalu, harga kentang putih naik menjadi Rp20 ribu per kilogram , sedangkan harga kentang merah menjadi kisaran Rp19.000 sampai Rp45.000 per kilogram. Berikut informasi harga kentang yang berlaku saat ini di pasaran.

Harga Kentang per Kg - (www.livescience.com)
Harga Kentang per Kg – (www.livescience.com)

Harga Kentang per Kg

Jenis KentangHarga
Kentang kuning sedang 1 kgRp17.000
Kentang putih 1 kgRp25.000
Kentang hitam 1 kgRp100.000
Kentang Dieng ukuran kecil 1 kgRp15.500
Kentang merah 1 kgRp20.000 – Rp38.500
Kentang Dieng super 1 kgRp18.000 – Rp21.900

Informasi harga kentang di atas telah kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk situs jual beli online. Meski begitu, harga produk ini tidak terikat karena bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung kebijakan pihak penjual. Untuk info lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi pasar tradisional atau memesannya lewat marketplace terpercaya.

[Update: Ditta]

[1] Saputro, A. W., dkk. 2019. Hasil Tanaman Kentang (Solanum tuberosum, L.) Var. Granola L. (G1) pada Berbagai Konsentrasi Trichoderma sp. dan Media Tanam. VIGOR: Jurnal Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika. 4(1): 1-4.

[2] Aidah, S. N., dkk. 2020. Ensiklopedi Kentang: Deskripsi, Filosofi, Manfaat, Budidaya, dan Peluang Bisnisnya. Yogyakarta: Penerbit KBM Indonesia, hlm 2.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *