
Karakteristik Ikan Red Parrot
Ada banyak jenis ikan hias yang sudah dibudidayakan masyarakat di Indonesia. Salah satu yang populer adalah ikan mas koki lantaran punya bentuk yang lucu dan warna yang elok. Selain itu, ada juga yang memelihara ikan cupang, ikan discus, ikan guppy, ikan louhan, dan ikan koi. Varian lainnya yang kini juga mulai mendapatkan hati di kalangan penggemar adalah ikan parrot. Bagi yang belum familiar, parrot adalah ikan hibrida yang cukup unik. Memiliki nama latin Parrot Cichlid dan berasa dari spesies Cichlid, parrot konon pertama kali dikembangkan di Taiwan sekitar dekade 1980-an silam. Dinamakan demikian lantaran bentuk dan kepalanya dianggap menyerupai parung burung beo, walau ada juga yang menyebutnya lebih mirip kakatua dan nuri. Secara umum, ikan parrot punya ukuran tubuh sedang, berkisar 24 cm. Namun, usia ikan ini kabarnya bisa mencapai 15 tahun. Pasalnya, ikan parrot adalah salah satu jenis ikan dengan daya tahan yang cukup tinggi, punya kemampuan beradaptasi yang baik, serta dapat memakan segala jenis bentuk makanan. Dengan sifatnya yang tidak agresif, parrot pun cocok diletakkan di aquarium bersama dengan ikan hias lainnya. Dari sekian jenis ikan parrot yang beredar, ikan parrot merah alias red parrot dapat dikatakan menjadi yang paling populer. Seperti namanya, ikan ini punya warna merah menyala yang cantik, sehingga juga kerap disebut blood parrot. Kabarnya merupakan hasil perkawinan silang antara ikan Midas Cichlid dan Redhead Cichlid, red parrot juga punya daya tahan yang baik sehingga bisa berusia lama. Versi yang lain menyebutkan bahwa ikan parrot merah adalah hasil perkawinan silang antara ikan Severum dan Red Devil. Tidak cuma warnanya yang cantik dan punya daya tahan tubuh yang kuat, sifatnya yang tenang dan tidak agresif membuat red parrot dicintai penggemar ikan. Perawatan ikan parrot merah pun cukup mudah. Anda bisa meletakkannya di dalam aquarium bersama ikan hias lainnya, dengan ukuran yang disarankan dua kali ukuran tubuhnya dan punya pH air berkisar 7-8. Untuk pakan, menurut salah satu pencinta ikan hias, makanan red parrot sama seperti ikan hias pada umumnya. Ikan tersebut dapat diberi pakan apa saja. Untuk pakan alami, Anda bisa memberikannya udang, cacing tanah, atau cacing beku. Sementara itu, untuk pakan buatan atau pelet, bisa diberikan produk yang mengandung protein dan vitamin agar pertumbuhan dan warna ikan tetap stabil. Pemberian pakan disarankan hanya dua kali sehari, pada pagi dan malam hari.
Harga Ikan Red Parrot
| Ukuran Ikan Red Parrot | Harga |
| Ikan Red Parrot No Tail 5 cm | Rp37.500 – Rp50.000 per ekor |
| Ikan Red Parrot No Tail 8-9 cm | Rp80.000 – Rp100.000 per ekor |
| Ikan Red Parrot Size 15 cm | Rp300.000 – Rp500.000 per ekor |
| Kingkong Red Parrot Size 4 inch | Rp870.000 – Rp1.270.000 per ekor |
Kategori: Hobi, Lain-lain
Tag: alami, burung, cacing, harga, hewan, hias, ikan, jenis, makanan, pakan, parrot, pasar, pelet, produk, red, sisik, size, toko, udang, ukuran, varian, warna