Update Info Terkini Tarif Pajak Bea Cukai untuk Ekspor

Setiap kegiatan ekspor dan impor barang di Indonesia pasti akan dikenai pajak oleh pihak Bea Cukai. Beberapa komoditas yang akan dikenai pajak ekspor atau bea keluar adalah kelapa sawit, minyak sawit alias CPO, kayu, hingga kulit binatang. Besaran tarif pajak ekspor untuk setiap komoditas pun bervariasi, tergantung jenis dan spesifikasinya.

Ilustrasi: Kegiatan Ekspor Impor dengan Cargo Container (credit: dw.com)
Ilustrasi: Kegiatan Ekspor Impor dengan Cargo Container (credit: dw.com)

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menjelaskan secara rinci berapa besaran tarif atau bea cukai untuk ekspor setiap produk dari dalam negeri ke luar negeri. Bahkan beberapa produk yang diekspor seperti logam pun diatur besaran tarif cukainya dengan dikelompokkan berdasar kategori-kategori tertentu dan juga kadar produk yang hendak diekspor.

Bacaan Lainnya

Berikut ini daftar bea keluar dan tarif bea keluar untuk berbagai barang ekspor yang ada di Indonesia pada berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Republik Indonesia Nomor 166/PMK.010/2020 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 13/PMK.010/2017 tentang Penetapan Barang Ekspor yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Bea Keluar.[1]

Informasi berikut sekaligus menggantikan daftar tarif tahun lalu yang masih mengacu pada padaPeraturan Menteri Keuangan (PMK) Republik Indonesia Nomor 164/PMK.010/2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 13/PMK.010/2017 tentang Penetapan Barang Ekspor yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Bea Keluar.[2]

Baca juga  Update Harga Deodorant Nivea di Alfamart, Indomaret dan Situs E-Commerce

Daftar Tarif Pajak Bea CukaiKelapa Sawit, Crude Palm Oil (CPO), dan Produk Turunannya

Daftar Tarif Pajak Bea CukaiProduk Hasil Mineral Logam

Produk Termasuk dalam Pos Tarif
Konsentrat tembaga dengan kadar ≥ 15% Cu ex 2603.00.00.00
Konsentrat besi (hematit, magnetit) dengan kadar ≥ 62% Fe dan ≤ 1% TiO2 ex 2601.11.00
ex 2601.11.90
ex 2601.12.10
ex 2601. 12.90
Konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan kadar ≥ 50% Fe dan kadar (Al2O3+SiO2) ≥ 10% ex 2601.11.10
ex 2601.11.90
ex 2601.12.10
ex 2601. 12.90
Konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) dengan kadar ≥ 56% Fe dan 1% < TiO2≤ 25% ex 2601.11.90.00
ex 2601.12.90.00
Pellet konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) dengan kadar ≥ 54% Fe dan 1%<TiO2≤ 25% ex 2601.11.90.00
ex 2601.12.90.00
Konsentrat mangan dengan kadar ≥ 49% Mn ex 2602.00.00.00
Konsentrat timbal dengan kadar ≥ 56% Pb ex 2607.00.00.00
Konsentrat seng dengan kadar ≥ 51% Zn ex 2608.00.00.00
Konsentrat ilmenite dengan kadar ≥ 45% TiO2 ex.2614. 00.10.00
Konsentrat rutil dengan kadar ≥ 90%% TiO2 ex.2614.00.90.00
Baca juga  Update Wahana dan Harga Tiket Masuk The Legend Waterpark Kertosono

Daftar Tarif Pajak Bea CukaiProduk Mineral Logam dengan Kriteria Tertentu

Produk Termasuk dalam Pos Tarif Tarif Bea Keluar
Nikel dengan kadar < 1,7% Ni ex 2604.00.00.00 10%
Bauksit yang telah dilakukan pencucian (washed bauxite) dengan kadar ≥ 42% Al2O3 ex 2606.00.00.00 10%

Daftar Tarif Pajak Bea CukaiProduk Biji

Produk Termasuk dalam Pos Tarif Tarif Bea Keluar
Biji 1801.00.00.00 0%

Daftar Tarif Pajak Bea CukaiProduk Kulit dan Kayu

Besaran tarif cukai ekspor yang terbaru ada yang sama seperti peraturan sebelumnya, misalnya saja untuk produk biji dan Produk Mineral Logam dengan Kriteria Tertentu. Sedangkan produk-produk lainnya ada yang mengalami perubahan, baik dari segi pengelompokan produk dan juga besaran pos tarif. Sementara itu untuk tarif bea keluarnya relatif sama seperti peraturan tahun sebelumnya.

Peraturan sebelumnya sendiri diterbitkan dan ditetapkan pada Desember 2018 lalu oleh Menteri Keuangan Sri MulyaniIndrawati karena pemerintah menimbang, bahwa untuk mendukung hilirisasi produk mineral hasil di dalam negeri, maka pemerintah perlu melakukan perubahan terhadap ketentuan mengenai tarif bea keluar atas barang ekspor yang dikenakan bea keluar berupa produk hasil pengolahan mineral logam. Kemudian, sejak tahun ini peraturan mengenai tarif ekspor mengacu pada aturan yang ditetapkan pada Oktober 2020. Sebagian besar nominal tarif ekspor hampir sama seperti sebelumnya.

Baca juga  Update Harga Briket Arang Batok Kelapa

Apabila Anda ingin mengetahui informasi yang lebih seputar tarif bea cukai ekspor untuk komoditas yang lain, Anda bisa langsung mengakses situs resmi Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Republik Indonesia atau menghubungi layanan Tanya BRAVO di nomor telepon 1500225, maupun melalui akun media sosial Bea Cukai di Facebook, Instagram, maupun Twitter @beacukaiRI. Perlu Anda ingat bahwa besaran tarif cukai ekspor untuk setiap produk dari dalam negeri dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu melalui peraturan Kemenkeu yang diterbitkan oleh pemerintah.

[Update: Dian]

[1]Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 166/PMK.010/2020Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 13/PMK.010/2017 tentang Penetapan Barang Ekspor yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Bea Keluar. 23 Oktober 2020. Jakarta.

[2] Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 164/PMK.010/2018 Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 13/PMK.010/2017 tentang Penetapan Barang Ekspor yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Bea Keluar. 18 Desember 2018. Jakarta.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.