Harga Roti Buaya Semua Ukuran (Mini, Medium, Besar, Sepasang)

Buaya, mungkin kata ini bisa menimbulkan konotasi negatif, terlebih jika ditujukan untuk kaum Adam. Anda pasti sudah sering mendengar istilah buaya darat yang kerap menjadi simbol ketidaksetiaan. Namun, beda ceritanya dengan buaya yang justru menjadi lambang kesetiaan dalam tradisi pernikahan Betawi. Biasanya dijadikan seserahan, ini sudah dijual bebas di pasaran dengan harga yang bervariasi, tergantung ukurannya, apakan mini, sedang, atau besar.

Harga Roti Buaya - id.wikipedia.org

Harga Roti Buaya - id.wikipedia.org

Sejarah dan Filosofi Roti Buaya

Budaya pernikahan dan aturannya yang berlaku di masyarakat atau suatu bangsa memang tidak terlepas dari pengaruh budaya dan lingkungan masyarakat tersebut berada, serta pergaulan masyarakat yang dipengaruhi oleh pengetahuan, pengalaman, kepercayaan keagamaan, serta kebiasaan setempat. Misalnya, dalam tradisi perkawinan adat Betawi, seorang laki-laki yang ingin menikahi seorang perempuan, diharuskan membawa seserahan ketika akad nikah, termasuk di dalamnya berisi roti buaya.[1]

Dilansir dari Wikipedia, roti buaya sendiri adalah roti manis yang dibentuk menyerupai hewan buaya. Roti ini memang kerap hadir dalam upacara pernikahan dan kenduri tradisional Betawi. Pasalnya, suku Betawi percaya bahwa buaya hanya kawin sekali dengan pasangannya, sehingga roti ini dipercaya melambangkan kesetiaan dalam sebuah perkawinan.

Sebuah riset selama 10 tahun oleh Rockefeller Wildlife Refuge di Louisiana, demikian diberitakan Tagar, membuktikan bahwa 70 persen lebih buaya betina akan mencari pasangan yang sama saat musim kawin tiba. Apabila si betina yang lebih dulu mati, maka buaya jantan tidak akan kawin lagi atau mencari pasangan baru.

Sebelum menggunakan roti, dulunya masyarakat setempat memakai kayu, daun, kelapa, atau semacamnya, yang dapat dibentuk menjadi buaya, lantas dipajang di depan rumah yang menandakan bahwa si wanita sudah dinikahi oleh seorang pria.[2] Di Indonesia, roti sendiri mulai dikenal ketika Belanda menjajah negara ini. Pada saat itu, pemerintah kolonial Belanda memiliki alat untuk membuat roti yang dapat dibentuk berbagai macam, sesuai keinginan. Sejak saat itulah, masyarakat Betawi memanfaatkan teknologi tersebut untuk membuat roti berbentuk buaya dan akhirnya digunakan dalam seserahan pernikahan.

Baca juga  Info Terbaru Harga Mentega Anchor Butter dalam Berbagai Ukuran di Pasaran

Karakter buaya dalam roti buaya dikaitkan dengan karakter buaya di alam. Menurut sebuah penelitian,[3] jenis buaya yang digambarkan dalam roti buaya adalah Buaya Muara (Crocodylus porosus). Karakter buaya yang dapat hidup di darat dan di air, buaya betina lebih kecil dari buaya jantan, merupakan karakter buaya yang digambarkan dalam roti buaya, dan sesuai dengan karakter buaya di alam. Opini buaya sebagai simbol kesetiaan berkembang meski hanya sesuai ketika buaya ditempatkan dalam sistem kandang pasangan, tetap dipakai masyarakat Betawi sebagai simbol kesetiaan yang bertahan hingga sekarang.

Awalnya, seperti disalin dari Fimela, roti buaya dibuat dengan tekstur yang keras dan sengaja dibiarkan alias tidak dimakan sampai membusuk. Hal ini menyimbolkan bahwa pasangan yang menikah akan langgeng hingga akhir hayat. Namun, seiring dengan perubahan zaman, roti buaya dibuat dengan tekstur lebih lembut sehingga dapat dimakan. Roti buaya pun dibagi-bagi kepada kerabat yang belum menikah dengan harapan dapat segera menyusul untuk bersanding di pelaminan.

Roti Buaya

  • Siapkan utama terlebih dahulu, seperti 700 gram terigu protein tinggi, 300 gram terigu protein sedang, 285 ml air dingin, 65 gram susu bubuk, 100 ml susu cair, 10 gram garam, 250 gram gula pasir, 10 gram pengembang, 7 gram baking powder, 20 gram ragi instan, 7 gram alpaga atau penghalus roti, 150 gram mentega, 75 gram margarin, 5 butir kuning telur, dan 2 putih telur.
  • Siapkan pula bahan olesan berupa susu evaporated secukupnya dan margarin secukupnya.
  • Masukkan tepung terigu protein tinggi dan sedang, susu bubuk, ragi instan, kuning dan putih telur, air dingin, gula pasir, serta susu cair. Campur semua bahan menjadi satu, uleni hingga kalis atau tidak lengket.
  • Kemudian, masukkan margarin, garam, dan mentega sembari terus uleni hingga menjadi kalis dan elastis. Bentuk menjadi bulat terlebih dahulu, kemudian diamkan selama kurang lebih 30 menit atau hingga menjadi dua kali lebih besar.
  • Pipihkan adonan, lalu potong dan timbang adonan sesuai selera. Diamkan kembali selama 15 menit.
  • Selepas itu, bentuk adonan menyerupai buaya.
  • Oleskan loyang dengan margarin hingga merata. Taruh adonan roti buaya ke atas loyang. Diamkan selama satu jam, kemudian olesi adonan roti buaya dengan margarin dan susu evaporated hingga merata.
  • Selanjutnya, masukkan ke dalam oven dan panggang dengan suhu api di atas 180 derajat Celcius, dan api di bawah 200 derajat Celcius selama 30 menit sampai matang dan berwarna kecokelatan.
  • Angkat dan roti buaya siap disajikan.
Baca juga  Info Terbaru, Daftar Harga Lengkap Donat di Dunkin’ Donuts

Jika Anda tidak cukup pandai memasak atau tidak memiliki banyak waktu untuk bekerja di dapur, Anda tidak perlu khawatir. Pasalnya, sekarang sudah banyak yang menjual roti buaya, baik secara offline maupun lewat situs jual beli online. Harga roti ini bervariasi, biasanya tergantung ukuran dan jumlah. Berikut kami sajikan kisaran harga roti buaya di pasaran dalam negeri.

Roti Buaya untuk Seserahan - wartawisata.id

Roti Buaya untuk Seserahan - wartawisata.id

Harga Roti Buaya

Ukuran Roti BuayaHarga
Roti Buaya Mini 30 grRp6.000 – Rp7.000 per buah
Roti Buaya Mini 40 grRp10.000 per buah
Roti Buaya Mini 15 cmRp10.000 – Rp15.000 per buah
Roti Buaya Mini 50 grRp12.000 per buah
Roti Buaya Mini 100 grRp20.000 per buah
Roti Biaya Medium 30 cmRp50.000 per buah
Roti Buaya Medium 40 cmRp75.000 – Rp90.000 per buah
Roti Buaya Mini 30 cmRp100.000 sepasang
Roti Buaya Besar 60 cm + 30 cmRp110.000 sepasang
Roti Buaya Besar 70 cmRp180.000 per buah
Roti Buaya Besar 70 cm + 40 cmRp215.000 – Rp350.000 sepasang
Roti Buaya Besar 1,5 mRp300.000 per buah
Roti Buaya Besar 60 cmRp350.000 sepasang
Roti Buaya Besar 80 cmRp380.000 sepasang
Roti Buaya Besar 1 mRp450.000 sepasang
Roti Buaya Besar 1,5 mRp650.000 sepasang
Roti Buaya Besar 2 mRp950.000 sepasang
Roti Buaya Besar 3 mRp1.250.000 sepasang
Baca juga  Info Terbaru Harga Keju Edam di Pasaran dan Cara Membuatnya

Harga roti buaya di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk sejumlah toko roti maupun situs jual beli online. Umumnya, roti buaya dijual dengan original, meski ada juga yang menawarkan isian berupa keju, cokelat, hingga srikaya dan strawberry. Untuk roti buaya sepasang, biasanya juga menyertakan bonus ‘anak roti buaya’. Selain produk rotinya saja, banyak pula yang menjual satu paket lengkap dengan wadah plus dekorasi tempat. Namun, perlu dicatat bahwa harga roti buaya tersebut tidak mengikat dan dapat berbeda-beda di masing-masing toko.

[1] Afrilia, Dian Rana. 2015. Hukum Adat Betawi yang Menggunakan Roti Buaya dalam Seserahan Pernikahan Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Kampung Pisangan Kelurahan Ragunan Kecamatan Pasar Minggu Kotamadya Jakarta Selatan) (Skripsi). Prodi Perbandingan Mazhab dan Hukum Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, hlm. 9.

[2] Ibid, hlm. 57.

[3] Sihotang, V. B., Hamidy, A., Kurniati, H.  2019. Integrasi Pengetahuan Lokal dan Ilmu Pengetahuan: Penelaahan Roti Buaya dalam Perspektif Zoologi. Patrawidya, Vol. 20(2): 161-170.

author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Harga Roti Buaya Semua Ukuran (Mini, Medium, Besar, Sepasang)"