Update Harga Pupuk Mutiara (Semua Varian dan Kemasan)

Pupuk NPK kerap dipilih petani sebagai nutrisi tanaman agar cepat tumbuh dan berkembang. Pupuk majemuk ini, karena punya beberapa unsur, sudah hadir dalam beragam merk. Nah, salah satu brand yang cukup populer adalah Mutiara buatan PT Meroke Tetap Jaya. Hadir dalam beberapa varian, seperti Mutiara 16-16-16, Mutiara Partner 13-13-24, dan Mutiara Grower 15-09-20+TE, produk ini dijual dengan harga yang relatif terjangkau.

Ilustrasi: menaburkan pupuk NPK (sumber: kompas)
Ilustrasi: menaburkan pupuk NPK (sumber: kompas)

Jika Anda belum familiar dengan pupuk NPK, seperti namanya, ini adalah pupuk buatan yang berbentuk cair atau butiran (granular) yang mengandung unsur hara utama nitrogen, fosfor, dan kalium. Pupuk NPK ini menjadi salah satu jenis pupuk majemuk yang paling umum digunakan oleh petani. Pasalnya, baik nitrogen, fosfor, maupun kalium, merupakan nutrisi utama yang dibutuhkan tanaman. Pasokan yang tidak memadai akan memiliki dampak negatif pada kemampuan reproduksi, pertumbuhan, dan hasil panen.[1]

Bacaan Lainnya

Dalam pertumbuhan tanaman, nitrogen berfungsi sebagai pembangun asam nukleat, protein, bioenzim, dan klorofil. Sementara, fosfor adalah zat pembangun asam nukleat, fosfolipid, bioenzim, protein, senyawa metabolik, dan merupakan bagian dari ATP yang penting dalam energi. Terakhir, kalium berguna untuk mengatur keseimbangan ion-ion dalam sel, yang berfungsi dalam pengaturan berbagai mekanisme metabolik seperti fotosintesis, metabolisme karbohidrat, dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit.[2][3][4]

Baca juga  Update Harga Rockwool Hidroponik per Meter dan 1 Slab

Karena ketiga unsur tersebut saling terkait, kehilangan salah satunya akan membuat pertumbuhan tanaman tidak berlangsung baik. Jika hanya memenuhi unsur N tanpa P dan K, akan menyebabkan tanaman mudah rebah, peka terhadap serangan hama, dan menurunnya kualitas produksi. Apabila cuma unsur P secara terus-menerus, akan membuat respon tanaman terhadap unsur tersebut menurun. Sementara, jika tanaman dipupuk dengan P dan K tanpa N, produksi akan lebih rendah.[5][6][7]

Di pasaran, sudah ada beragam merk pupuk majemuk alias NPK yang dapat Anda pilih untuk bertani atau berkebun. Nah, salah satu nama yang cukup populer adalah Mutiara. Produk dari PT Meroke Tetap Jaya ini dikatakan menyediakan kombinasi yang dan seimbang untuk memberikan hasil dan pendapatan yang tinggi. Setidaknya, ada tiga varian pupuk Mutiara yang sudah diedarkan perusahaan.

Varian Pupuk Mutiara

Varian pupuk Mutiara
Varian pupuk Mutiara
  • NPK Mutiara 16-16-16, dikatakan mengandung N, P, dan K yang dan seimbang untuk menjamin keseragaman penyebaran semua hara agar pertumbuhan dan hasil tanaman menjadi maksimal. Pupuk ini juga mengandung amonium-nitrogen (NH4), yang secara perlahan tersedia sebagai cadangan. Kombinasi kedua jenis nitrogen ini akan memberikan respon pertumbuhan tanaman lebih cepat dan hasil panen lebih banyak.
  • NPK Mutiara Grower 15-90-20+TE, diklaim sudah mengandung kombinasi terbaik dari nitrat-nitrogen (NO3), yang langsung tersedia untuk tanaman. Secara rinci, produk ini terdiri dari 15% nitrogen, 9% fosfor, dan 20% kalium, dengan kualitas yang sudah terbukti. Hara-hara dengan cepat akan tersedia, dengan penanganan dan aplikasi yang mudah dan merata.
  • NPK Mutiara Sprinter 20-10-10, adalah varian yang menyediakan hara kalium seimbang. Kalium diperlukan oleh tanaman karena berperan sebagai pengatur keseimbangan air di dalam sel, turgor sel, kehilangan air karena transpirasi, bertanggung jawab dalam produksi dan pembentukan protein, hingga meningkatkan toleransi tanaman terhadap stres kekeringan atau dingin serta serangan hama dan penyakit.
  • NPK Mutiara Professional 9-25-25, merupakan formula yang diklaim cocok dan mudah dikombinasikan dengan Urea untuk tanaman pangan dan perkebunan, seperti padi, jagung, kelapa sawit, kedelai, karet, kopi, kakao, dan tebu. Bila dipadukan dengan Urea, maka akan menghasilkan kebutuhan hara yang dan mencukupi untuk produksi tanaman.
  • NPK Mutiara Partner 13-13-24, mengandung N dan P yang seimbang serta tinggi K untuk menjamin keseragaman penyebaran semua hara agar pertumbuhan dan hasil tanaman semakin maksimal.

Harga Pupuk Mutiara

Pupuk NPK Mutiara (sumber: puriegarden.com)
Pupuk NPK Mutiara (sumber: puriegarden.com)
Varian Pupuk Mutiara Harga
NPK Mutiara 16-16-16 1 kg : Rp14.500 – Rp19.000
5 kg : Rp65.000
50 kg : Rp850.000
NPK Mutiara Grower 15-90-20+TE 1 kg : Rp18.000
25 kg : Rp415.111
50 kg : Rp825.111
NPK Mutiara Sprinter 20-10-10 1 kg : Rp14.511
50 kg : Rp635.000
NPK Mutiara Professional 9-25-25 1 kg : Rp17.000
50 kg : Rp685.000
Baca juga  Biaya Kuliah Institut Pertanian STIPER (INSTIPER) Yogyakarta TA 2022/2023

Daftar harga pupuk NPK merk Mutiara di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk situs e-commerce lokal. Harga pupuk tersebut tidak mengikat dan bisa berubah sewaktu-waktu. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, harga pupuk Mutiara saat ini cenderung naik. NPK Mutiara Professional 9-25-25 kemasan 50 kg misalnya, awalnya dijual Rp485 ribu dan sekarang menjadi Rp685 ribuan. Sementara itu, harga NPK Mutiara Sprinter 20-10-10 kemasan 50 kg yang semula Rp475 ribu, naik menjadi Rp635 ribu.

[1] Vine, H. 1953. Experiments on the maintenance of soil fertility in Ibadan, Nigeria. Journal of Expt’l Agric Vol. 21: 65-71.

[2] Sumiati, E. 1983. Pengaruh Zat Pengatur Tumbuh dan Pupuk Daun, Biokimia terhadap Hasil Tanaman Tomat (Lysopersicum esculentum Mill L.). Buletin Penelitian Hortikultura, Vol. 10(3).

[3] Sumiati, E. 1989. Pengaruh Mulsa Jerami, Naungan dan Zat Pengatur Tumbuh Hasil Buah Tomat Kultivar Berlian. Buletin Penelitian Hortikultura, Vol. 18(2): 18-31.

Baca juga  Update Harga Buah dan Bibit Pisang Cavendish di Pasaran

[4] Hilman, Y dan Ida Noordiyati. 1988. Pengujian Pemupukan P dan K Berimbang pada Tanaman Bawang Putih di Tanah Sawah. Buletin Penelitian Hortikultura, Vol. 16(1): 48-54.

[5] Rauf, A. W., dkk. 2000. Peranan Pupuk NPK pada Tanaman Padi. Loka Pengkajian Teknologi Pertanian No. 01/LPTP/IRJA/99-00, hlm. 1-9.

[6] Goenadi, D. H. 2006. Pupuk dan Teknologi Pemupukan Berbasis Hayati dari Cawan Petri ke Lahan Petani Edisi Pertama. Jakarta: Yayasan John Hi-Tech Idetama.

[7] Winarso, S. 2005. Kesuburan Tanah Dasar Kesehatan dan Kualitas Tanah Edisi Pertama. Yogyakarta: Gava Media, hlm. 65.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.