Main Image Info Terbaru Harga Kayu Rasamala per Kubik dan Aquascape

Info Terbaru Harga Kayu Rasamala per Kubik dan Aquascape

Selain jati, kayu rasamala menjadi salah satu jenis kayu yang menonjol karena kekuatan dan multifungsinya. Dengan nama ilmiah Altingia excelsa Noronha, pohon ini bisa tumbuh hingga 40-60 meter dan sering dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, termasuk bahan bangunan dan dekorasi aquascape. Hingga 2025, minat terhadap kayu rasamala semakin meningkat, dipengaruhi oleh tren keberlanjutan dan hobi seperti aquascape, yang kini lebih populer di kalangan pecinta alam dan media sosial. Kayu ini juga menghasilkan getah wangi yang digunakan sebagai bahan alami untuk pengharum ruangan, menambah nilai ekonomisnya di pasar global.

Di Indonesia, kayu rasamala dikenal dengan berbagai nama lokal seperti mala, tulasan, mandung, atau arendong, tergantung daerah. Penyebarannya meliputi Himalaya, Burma, Semenanjung Malaysia, serta wilayah Indonesia seperti Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, dan Jawa Barat. Menurut data terkini dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) per 2025, populasi rasamala mengalami penurunan akibat deforestasi dan perubahan iklim, sehingga upaya konservasi semakin digencarkan. Hal ini memengaruhi harga pasar, yang cenderung naik karena kelangkaan.

Kayu rasamala relatif awet meski terkena tanah atau air, membuatnya ideal untuk konstruksi seperti kerangka jembatan, tiang listrik, atau bahkan perahu. Selain itu, akarnya yang estetik sering digunakan dalam aquascape, tren hobi yang meledak di era digital. Berdasarkan survei dari komunitas aquascape di X (sebelumnya Twitter) dan Instagram pada 2025, penggunaan kayu rasamala meningkat 30% dibandingkan tahun sebelumnya, karena sifatnya yang alami dan ramah lingkungan. Bahkan, beberapa ahli merekomendasikan kayu ini untuk desain aquascape berkelanjutan, yang kini menjadi tren utama di kalangan penggemar ikan hias.

Karakteristik & Manfaat Kayu Rasamala

Pohon rasamala termasuk tanaman hijau abadi dengan tinggi mencapai 40-60 meter dan diameter batang hingga 150 cm. Pertumbuhannya awalnya lambat tetapi cepat setelah beberapa tahun, optimal di ketinggian 600-700 mdpl. Menurut penelitian terbaru dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada 2024, rasamala memiliki sifat adaptif tinggi terhadap perubahan iklim, membuatnya penting untuk reforestasi di daerah pegunungan. Manfaatnya meliputi penggunaan kayu untuk bahan bangunan yang awet, daun sebagai lalap atau obat alami seperti mengatasi batuk, dan getah yang diolah menjadi resin untuk produk aromaterapi.

Selain itu, rasamala berperan dalam ekosistem sebagai habitat burung dan hewan lain, serta membantu menjaga keseimbangan lingkungan dengan menyerap CO2. Di bidang kesehatan, studi dari Universitas Gadjah Mada pada 2025 menunjukkan bahwa ekstrak daun rasamala memiliki potensi antioksidan, yang bisa dikembangkan menjadi suplemen alami. Untuk aquascape, akar kayu ini tidak hanya indah secara visual tetapi juga aman untuk ikan, karena rendah racun dan mudah terurai dalam air. Tren ini didukung oleh komunitas online, di mana tutorial aquascape dengan kayu rasamala sering viral di platform seperti YouTube dan TikTok.

Dalam konteks global, kayu rasamala kini menjadi bagian dari gerakan ekonomi hijau. Menurut data dari Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) per 2025, permintaan kayu berkelanjutan seperti rasamala meningkat seiring dengan kesadaran lingkungan. Di Indonesia, pemerintah mendorong budidaya rasamala melalui program agroforestri, yang tidak hanya menjaga stok kayu tetapi juga mendukung pendapatan masyarakat lokal.

Kayu Rasamala - www.jualo.com
Kayu Rasamala - www.jualo.com

Harga Kayu Rasamala per Kubik

Di pasaran, kayu rasamala biasanya dijual dalam bentuk balok dengan ukuran standar. Harga per meter kubik (m³) telah mengalami kenaikan signifikan sejak 2023, dipengaruhi oleh inflasi, regulasi pemerintah, dan peningkatan permintaan untuk bahan bangunan ramah lingkungan. Berdasarkan data terkini dari situs jual beli online seperti Tokopedia dan Shopee per Juni 2025, harga rata-rata kayu rasamala berkisar Rp6.000.000 hingga Rp7.000.000 per m³, naik dari Rp4.500.000 pada 2023. Kenaikan ini disebabkan oleh kebijakan konservasi yang membatasi penebangan liar dan mendorong sumber daya terbarukan.

Ukuran Kayu Rasamala Harga Jumlah Kayu Rasamala
Kayu Rasamala 5 x 10 x 400 cm Rp6.500.000 per m3 50 batang
Kayu Rasamala 6 x 12 x 400 cm Rp6.500.000 per m3 35 batang
Kayu Rasamala 6 x 15 x 400 cm Rp6.500.000 per m3 28 batang
Kayu Rasamala 8 x 12 x 400 cm Rp6.500.000 per m3 26 batang
Kayu Rasamala 8 x 15 x 400 cm Rp6.500.000 per m3 21 batang
Kayu Rasamala 2 x 20 x 400 cm Rp6.500.000 per m3 62,5 batang

Harga di atas bersumber dari berbagai platform e-commerce dan penjual lokal per 2025. Perlu dicatat bahwa harga bisa berfluktuasi berdasarkan lokasi, kualitas, dan kebijakan pemerintah. Sebagai perbandingan, pada 2023 harga sekitar Rp4.500.000 per m³, dan pada 2024 sempat mencapai Rp5.500.000 akibat kenaikan biaya produksi.

Kayu rasamala untuk aquascape (sumber: 99.co)
Kayu rasamala untuk aquascape (sumber: 99.co)

Harga Kayu Rasamala Aquascape

Tren aquascape terus berkembang, dengan kayu rasamala menjadi favorit karena bentuk alaminya yang unik. Hingga 2025, harga kayu untuk aquascape sedikit naik, dipengaruhi oleh popularitas hobi ini di kalangan milenial dan Gen Z. Menurut data dari forum aquascape di X dan Reddit, permintaan kayu rasamala meningkat karena desain minimalis dan ekologisnya. Harga saat ini bervariasi berdasarkan ukuran, dengan opsi baru seperti kayu yang sudah diproses anti-bakteri untuk aquascape berkualitas tinggi.

Ukuran Kayu Rasamala Harga
Kayu Rasamala Size SS Rp6.000
Kayu Rasamala Size S Rp12.000
Kayu Rasamala Size L Rp16.000
Kayu Rasamala Size XL Rp50.000
Kayu Rasamala Jumbo (90-120 cm) Rp300.000
Kayu Akar Rasamala Size XL Rp70.000
Kayu Akar Rasamala Size XXL Rp85.000

Harga tersebut diambil dari penjual online dan toko khusus aquascape per 2025. Kenaikan harga, misalnya dari Rp10.000 menjadi Rp12.000 untuk size S, disebabkan oleh biaya pengolahan yang lebih baik untuk menjaga kualitas. Tahun lalu, harga jumbo sekitar Rp268.000, dan sekarang naik karena tren desain aquascape yang lebih kompleks dan ramah lingkungan.

Secara keseluruhan, kayu rasamala tidak hanya sebagai komoditas ekonomi tetapi juga elemen penting dalam konservasi lingkungan. Dengan perkembangan teknologi, seperti penggunaan kayu sintetis sebagai alternatif, namun kayu asli seperti rasamala tetap diminati karena keasliannya. Bagi Anda yang tertarik, pastikan membeli dari sumber legal untuk mendukung pelestarian hutan. (Diperbarui oleh Tim Harga.web.id)

[1] Ekasari, I. dan Masfiro L. 2015. Analisis Pertumbuhan Tiga Jenis Tanaman Asli Gunung Gede Pangrango di Lahan Agroforestri Melalui Pendekatan Alometrik di Nagrak, Sukabumi, Jawa Barat. PROS SEM NAS MASY BIODIV INDON, Vol. 1(6): 1461-1466. [2] Istomo & Putri N. S. 2019. Penyebaran dan Karakteristik Habitat Jenis Rasamala (Altingia excelsa Noronha) di Taman Nasional Gunung Halimun Salak. JPSL, Vol. 9(3): 608-625.

Kategori: Agribisnis
Tag: akuarium, aquascape, bahan bangunan, batang, dekorasi, hobi, kayu, material, pohon, tanaman