Harga Pohon Kamboja (Kecil, Sedang, Besar)

No comment576 views

kamboja, pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan tanaman ini, terutama jika Anda sering atau pernah berkunjung ke makam. Memang, kamboja sering ditemui di area pemakaman sehingga menimbulkan mitos-mitos tersendiri di sejumlah masyarakat. Padahal, dengan yang plus yang harum, pohon ini menarik untuk dibudidayakan di rumah. Selain itu, jika dijual kembali, harganya bisa mencapai angka puluhan juta rupiah, terutama varian pohon kamboja fosil.

Bunga kamboja

Bunga kamboja

Walau punya nama mirip salah satu negara di kawasan ASEAN, nyatanya pohon kamboja tidak berasal dari Asia. Menurut berbagai referensi, tanaman ini pertama kali ditemukan di daerah Amerika Tengah. Pohon kamboja merupakan sekelompok tanaman dalam marga Plumeria. Namanya sendiri diberikan untuk menghormati Charles Plumier, seorang ahli botani asal Prancis.

Meskipun berasal dari jauh, pohon kamboja saat ini menjadi salah satu tumbuhan yang sangat populer di Indonesia, termasuk di Bali. Di Pulau Dewata, tumbuhan tersebut hampir selalu ditanam di setiap sudut pura, taman, serta kampung karena memiliki fungsi penting menurut adat setempat. Tanaman kamboja Jepang (Adenium sp.) dan kamboja putih (Plumeria alba) dipercaya berfungsi sebagai tanaman upakara dan dapat menambah estetika serta mengikat energi positif.[1]

Sementara, di banyak daerah lain, pohon kamboja kerap ditemukan di area pemakaman. Hal inilah yang akhirnya memunculkan mitos-mitos di kalangan masyarakat, yang berasal dari bentukan sejarah dan bersifat statis atau kekal.[2] Mitos yang berkembang antara lain pohon kamboja dapat mengundang roh jahat hingga dapat mendatangkan rezeki.

Baca juga  Info Manfaat dan Update Harga Buah Cherry Segar & Kalengan

Ciri Pohon Kamboja

Dikutip dari Wikipedia, secara umum, bentuk pohon kamboja berupa pohon kecil dengan daun jarang tetapi tebal. Bunganya yang harumnya sangat khas, dengan mahkota berwarna putih hingga merah keunguan, biasanya lima helai. Jika bunga memiliki empat atau enam helai mahkota bunga, oleh masyarakat tertentu dianggap memiliki kekuatan gaib. Sementara, akarnya serabut dan tekstur bunganya tidak terlalu kasar dan tidak terlalu halus.

Bunga kamboja

Bunga kamboja

Mengenai kenapa pohon kamboja sering ditemukan di area pemakaman, lantaran tanah di kuburan memang cenderung subur lantaran ada jasad yang membusuk secara organik. Nah, karakteristik pohon kamboja yang sangat membutuhkan pemupukan intens dan kuat untuk tetap hidup dan bunga cocok untuk karakteristik tanah makam atau tumbuhan.

Keberadaan pohon kamboja di kuburan sendiri memiliki sejumlah fungsi. Seperti diketahui, pohon tersebut akan merontokkan bunganya sebelum layu, dalam kondisi masih menyimpan bau wangi yang optimal. Keadaan ini akan membuat kuburan dapat bertabur bunga secara berkala dan tetap wangi, meski tidak ada orang yang datang menaburkan bunga. Selain itu, dengan karakteristik daun yang tumbuh bergerombol, bisa dimanfaatkan sebagai peneduh bagi pengunjung makam.

Baca juga  Update Info Harga Cengkeh di Indonesia

Cara Menanam Pohon Kamboja

Secara umum, pohon kamboja merupakan salah satu tumbuhan yang mudah ditanam dan tidak memerlukan perawatan khusus. Jika ingin budidaya tanaman ini, Anda bisa menggunakan berbagai metode, seperti stek pada bagian batang tanaman (vegetatif) atau menyemai biji tanaman kamboja pada media tanam (generatif).

Dari kedua teknik menanam tersebut, menanam dan membudidayakan dengan teknik generatif (biji) jauh lebih unggul jika dibandingkan dengan teknik vegetatif berupa stek batang. Keunggulan yang didapat dari teknik generatif adalah ketika Anda menanam dari biji, bonggolnya atau batangnya akan lebih unggul dan lebih besar serta dapat menggelembung daripada pohon yang ditanam dengan teknik vegetatif.

Lebih lanjut, yang terjadi pada teknik vegetatif (stek batang) ialah hasil bonggolnya cenderung datar dan kaku sehingga membuat daya tariknya kurang. Karena itu, meski teknik generatif proses tumbuhnya lebih lama dibanding vegetatif, tetapi kebanyakan orang justru lebih banyak yang memilih menanam dengan teknik tersebut.

Jika sudah tumbuh dan berbunga, ternyata pohon kamboja tidak bisa dikatakan murah. Bahkan, ada pohon kamboja yang ditawarkan dengan harga mencapai angka puluhan juta rupiah. Nah, sebagai referensi, berikut kami sajikan informasi kisaran harga pohon kamboja di pasaran dalam negeri jika Anda memang berniat berbisnis tanaman ini.

Baca juga  Harga Pohon Kamboja Jepang (Semua Varian Warna)

Harga Pohon Kamboja

Bunga kamboja

Bunga kamboja

Varian Pohon KambojaHarga
Pohon Kamboja Fosil KecilRp850.000 – Rp1.500.000
Pohon Kamboja Kecap 2 mRp950.000
Pohon Kamboja Fosil 3 mRp3.500.000 – Rp5.000.000
Pohon Kamboja Fosil BesarRp5.000.000 – Rp10.000.000
Pohon Kamboja Fosil IP 30Rp12.500.000
Pohon Kamboja Fosil AM7Rp15.000.000
Pohon Kamboja Fosil KY6Rp15.000.000
Pohon Kamboja Fosil KR4Rp15.000.000
Pohon Kamboja Fosil Y12Rp35.000.000
Pohon Kamboja Fosil BL1Rp50.000.000
Pohon Kamboja Fosil 100 tahunRp75.000.000 – Rp100.000.000

Selain sudah berbentuk pohon besar, banyak juga pedagang yang menawarkan pohon kamboja. Untuk benih pohon kamboja pink, yellow, atau red, masing-masing ditawarkan dengan harga mulai Rp17.800 per . Selain itu, ada pula yang menjual paket pohon kamboja empat sampai lima warna dengan harga berkisar Rp200 ribu sampai Rp250 ribuan.

[1] Hazrinah, Novia Dewi, Ellis Nihayati, Sitawati. 2016. Pengaruh Adat dalam Penentuan Jenis Tanaman di Taman Bali. Jurnal Tanaman, Vol. 4(3): 240-248.

[2] Iswidayati, Sri. 2007. Fungsi Mitos dalam Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat Pendukungnya. Harmonia Jurnal Pengetahuan dan Pemikiran Seni. Vol. VIII(2): 180-184.

author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Harga Pohon Kamboja (Kecil, Sedang, Besar)"