Pohon kamboja, pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan tanaman ini, terutama jika Anda sering atau pernah berkunjung ke makam. Memang, pohon kamboja kerap ditemui di area pemakaman sehingga menimbulkan mitos-mitos tersendiri di sejumlah masyarakat. Padahal, dengan bunga yang cantik plus aroma yang harum, pohon ini menarik untuk dibudidayakan di rumah. Selain itu, jika dijual kembali, harganya bisa mencapai angka puluhan juta rupiah, terutama varian pohon kamboja fosil

Ciri Pohon Kamboja
Dikutip dari Wikipedia, secara umum, bentuk pohon kamboja berupa pohon kecil dengan daun jarang tetapi tebal. Bunganya yang harumnya sangat khas, dengan mahkota berwarna putih hingga merah keunguan, biasanya lima helai. Jika bunga memiliki empat atau enam helai mahkota bunga, oleh masyarakat tertentu dianggap memiliki kekuatan gaib. Sementara, jenis akarnya serabut dan tekstur bunganya tidak terlalu kasar dan tidak terlalu halus. Mengenai kenapa pohon kamboja sering ditemukan di area pemakaman, lantaran tanah di kuburan memang cenderung subur lantaran ada jasad yang membusuk secara organik. Nah, karakteristik pohon kamboja yang sangat membutuhkan pemupukan intens dan kuat untuk tetap hidup dan bunga cocok untuk karakteristik tanah makam atau tumbuhan. Keberadaan pohon kamboja di kuburan sendiri memiliki sejumlah fungsi. Seperti diketahui, pohon tersebut akan merontokkan bunganya sebelum layu, dalam kondisi masih menyimpan bau wangi yang optimal. Keadaan ini akan membuat kuburan dapat bertabur bunga secara berkala dan tetap wangi, meski tidak ada orang yang datang menaburkan bunga. Selain itu, dengan karakteristik daun yang tumbuh bergerombol, bisa dimanfaatkan sebagai peneduh bagi pengunjung makam.Cara Menanam Pohon Kamboja
Secara umum, pohon kamboja merupakan salah satu tumbuhan yang mudah ditanam dan tidak memerlukan perawatan khusus. Jika ingin budidaya tanaman ini, Anda bisa menggunakan berbagai metode, seperti stek pada bagian batang tanaman (vegetatif) atau menyemai biji tanaman kamboja pada media tanam (generatif). Dari kedua teknik menanam tersebut, menanam dan membudidayakan dengan teknik generatif (biji) jauh lebih unggul jika dibandingkan dengan teknik vegetatif berupa stek batang. Keunggulan yang didapat dari teknik generatif adalah ketika Anda menanam dari biji, bonggolnya atau batangnya akan lebih unggul dan lebih besar serta dapat menggelembung daripada pohon yang ditanam dengan teknik vegetatif. Lebih lanjut, yang terjadi pada teknik vegetatif (stek batang) ialah hasil bonggolnya cenderung datar dan kaku sehingga membuat daya tariknya kurang. Karena itu, meski teknik generatif proses tumbuhnya lebih lama dibanding vegetatif, tetapi kebanyakan orang justru lebih banyak yang memilih menanam dengan teknik tersebut. Jika sudah tumbuh dan berbunga, ternyata harga jual pohon kamboja tidak bisa dikatakan murah. Bahkan, ada pohon kamboja yang ditawarkan dengan harga mencapai angka puluhan juta rupiah. Nah, sebagai referensi, berikut kami sajikan informasi kisaran harga pohon kamboja di pasaran dalam negeri jika Anda memang berniat berbisnis tanaman ini.
Harga Pohon Kamboja
| Varian Pohon Kamboja | Harga |
| Pohon Kamboja Fosil Kecil 1 m – 1,5 m | Rp2.500.000 |
| Pohon Kamboja Fosil 3 m | Rp3.500.000 |
| Pohon Kamboja Fosil Besar 5 m | Rp4.200.000 |
| Pohon Kamboja Fosil IP 30 | Rp4.999.000 |
| Pohon Kamboja Fosil KR4 | Rp9.000.000 |
| Pohon Kamboja Fosil AM7 | Rp15.000.000 |
| Pohon Kamboja Fosil KY6 | Rp15.000.000 |
| Pohon Kamboja Fosil Y12 | Rp35.000.000 |
| Pohon Kamboja Fosil 100 tahun | Rp75.000.000 – Rp78.750.000 |
| Pohon Kamboja Bali Bunga Merah Kecap 2 m | Rp2.000.000 |
| Pohon Kamboja Bali Fosil IP 1 | Rp6.500.000 |
| Pohon Kamboja Bali Fosil Plumeria IP 1 | Rp12.000.000 |

Varian Pohon Kamboja Jepang
Nah, jika pohon kamboja kebanyakan bisa berukuran sangat tinggi, maka sedikit berbeda dengan pohon kamboja Jepang. Kamboja jenis ini hanya dapat tumbuh hingga 50 cm, meski ada juga beberapa yang bisa tumbuh hingga 1 meter. Karena itu, ini adalah varian pohon kamboja yang lebih cocok dijadikan tanaman hias, termasuk di taman atau diletakkan di pot dalam rumah. Daun kamboja Jepang juga berbeda dengan pohon kamboja jenis lainnya. Daun tersebut berbentuk lonjong dengan ujung membulat, sedangkan daun bunga kamboja lain akan berbentuk menyirip dengan ujung lancip. Ciri pohon bunga kamboja yang sehat adalah memiliki daun berwarna hijau tua, mengilap, dan tidak layu. Untuk bunganya, kamboja Jepang memiliki bunga yang cenderung kecil dan berbentuk seperti terompet. Di bagian ujung bunga, terdapat kelopak yang menyatu dan berbentuk bulat dengan ujung runcing. Bunga kamboja Jepang memiliki banyak warna, ada yang merah, kuning, putih, merah muda, dan lainnya. Lalu, berapa harga pohon kamboja Jepang saat ini?Harga Pohon Kamboja Jepang
| Varian Pohon Kamboja Jepang | Harga |
| Kamboja Jepang Meinveng (Bibit) | Rp10.000 |
| Kamboja Jepang Blue Rare Rose (Bibit) | Rp12.000 |
| Kamboja Jepang Green Elf (Bibit) | Rp12.000 |
| Kamboja Jepang Merah Muda/Pink (Bibit) | Rp15.500 |
| Kamboja Jepang Bunga Hitam (Bibit) | Rp17.000 |
| Kamboja Jepang Rachan Purple Grafting | Rp18.000 |
| Kamboja Jepang Tumpuk Stek | Rp25.000 |
| Kamboja Jepang Putih Grafting | Rp35.000 |
| Kamboja Jepang Phet Mon Kom Grafting | Rp35.000 |
| Kamboja Jepang Ungu Triple Violet Grafting | Rp35.000 |
| Kamboja Jepang Santa Claus Grafting | Rp35.000 |
| Kamboja Jepang Snow White Grafting | Rp35.000 |
Kategori: Agribisnis
Tag: aroma, bunga, daun, jenis, perawatan, pohon, spesies, taman, tanaman, tumbuhan