Harga Bibit Sapi Limosin (Jantan dan Betina)

No comment6463 views

Selain sapi simental, sapi limosin merupakan salah satu jenis yang menjadi favorit masyarakat yang ingin berkurban pada Hari Raya Idul Adha. Pasalnya, selain warnanya yang tampak bagus, bagian-bagian tubuhnya sangat padat karena dipenuhi daging. Tak hanya sebagai hewan potong, sapi limosin pun juga dapat diambil susunya. Dengan harga berkisar jutaan hingga belasan juta rupiah untuk yang masih bibit, sapi ini dapat dijual kembali dengan harga mencapai puluhan juta per ekor ketika sudah dewasa.

Bibit sapi limosin (sumber: pixabay)

Bibit sapi limosin (sumber: pixabay)

Sapi potong merupakan salah satu ternak ruminansia yang memiliki kontribusi terbesar sebagai penghasil daging, serta untuk pemenuhan kebutuhan pangan, khususnya protein hewani. Konsumsi daging sapi nasional sendiri terus meningkat, dari semula 0,99 kg per kapita pada tahun 2005, menjadi  hingga 2,16 kg pada tahun 2012.[1] Karena itu, tidak mengherankan jika kemudian sapi ditetapkan menjadi satu dari lima komoditas bahan pangan strategis oleh Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan.[2]

Upaya peningkatan populasi sapi potong sendiri dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain meningkatkan mutu genetik serta efisiensi reproduksi dengan program inseminasi buatan (IB). Program IB adalah salah satu teknologi reproduksi yang diklaim mampu dan telah berhasil meningkatkan perbaikan mutu genetik ternak, sehingga dalam waktu pendek, bisa menghasilkan anak dengan baik dalam jumlah yang besar.[3]

Baca juga  Update Harga Clearblue Digital Ovulation Test, Test Pack Kehamilan Digital

Ciri dan Kelebihan Sapi Limosin

Ada banyak jenis sapi potong yang cocok untuk program IB, salah satunya sapi limosin. Dikutip dari berbagai sumber, ini adalah sapi keturunan bos Taurus asal Eropa yang awalnya dikembangkan di Prancis Tengah sebagai sapi pekerja di sawah. Selain sebagai sapi potong, sapi limosin juga kerap diperah untuk diambil susunya.

Karakteristik sapi limousin adalah pertambahan badan yang cepat, sekitar 1,1 kg per hari. Tinggi sapi bisa mencapai 1,5 m walau bobot lahir tergolong kecil, bulu tebal yang menutupi seluruh tubuh warnanya mulai dari kuning sampai merah keemasan, tanduknya berwarna cerah, punya fertilitas yang cukup tinggi, mudah melahirkan, mampu menyusui, dapat mengasuh anak dengan baik, serta pertumbuhannya cepat.

Sayangnya, di Indonesia, sapi limosin murni tergolong jarang ditemukan. Sapi limosin yang umumnya dipelihara dalam negeri umumnya merupakan hasil persilangan dengan sapi lokal. Persilangan tersebut misalnya dengan peranakan ongole (PO), brahman, atau hereford. Persilangan sapi limosin dengan peranakan ongole bisa disebut sapi limpo (limousin ongole), yang memiliki ciri tidak berpunuk, tidak bergelambir, serta bulu cuma cokelat kehitaman atau cokelat muda.[4]

Dengan bobot yang besar, tidak heran jika kemudian sapi limosin menjadi idola para pesohor Tanah Air sebagai hewan kurban. Pada tahun 2018 lalu misalnya, Presiden Joko Widodo memilih sapi limosin seberat 1,5 ton untuk ibadah kurban di Masjid Istiqlal. Kemudian, pada tahun 2019, Presiden Jokowi sekali lagi berkurban sapi limosin, yang kali ini memiliki berat mencapai 1,7 ton.

Sapi limosin (twitter: @anbiocore)

Sapi limosin (twitter: @anbiocore)

Di pasaran sendiri, sapi limosin yang sudah dewasa bisa dijual dengan harga mencapai Rp43 juta sampai Rp50 jutaan per ekor untuk bobot antara 600 hingga 800 kg, sedangkan yang beratnya 1 ton dilepas Rp115 jutaan. Sementara, mengutip salah satu situs jual beli online dalam negeri, sapi limosin dengan bobot 480 kg sekarang ditawarkan dengan harga Rp28,5 juta hingga Rp35 jutaan per ekor, sedangkan berat 400 kg dijual Rp20 jutaan per ekor.

Baca juga  Info Terbaru Biaya Training ESQ Way 165 Leadership Center Ary Ginanjar

Harga Bibit Sapi Limosin

Dengan harga yang bisa mencapai angka puluhan juta rupiah ketika dewasa, tentu sangat menggiurkan memelihara hewan ternak ini. Apabila Anda juga tertarik, Anda bisa membeli bibit sapi limosin yang sekarang ditawarkan dengan harga sekitar Rp12,5 jutaan per ekor, bisa juga lebih. Ini untuk sapi anakan yang sudah lepas dari induk dan tidak menyusu lagi. Biasanya, harga anakan jantan lebih mahal dibandingkan betina.

Selain per ekor, sejumlah daerah di Indonesia juga menjual sapi berdasarkan berat atau bobot tubuhnya. Di Aceh misalnya, harga anak sapi jantan dipatok Rp45 ribuan per kg, sedangkan harga anak sapi betina berkisar Rp40 ribuan per kg. Sementara itu, di Lampung, harga anakan sapi dipatok Rp100 ribuan per kg, berlaku untuk semua varietas ternak.

Sebelum membeli bibit sapi limosin, calon konsumen perlu mengetahui ciri bibit yang baik. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah proporsi badan hewan (samping, belakang, depan, dan seluruh badan), memilih bibit dengan kepala yang besar tetapi tetap seimbang dengan tubuh, memilih bibit dengan leher besar dan kuat, punggung sapi sebaiknya lurus sejajar atau tidak bengkok/melengkung, mulut sapi terlihat datar, punya rusuk tidak melengkung ke dalam, serta kaki terlihat normal atau tidak cacat.

Baca juga  Info Terbaru Harga Tandon Air Stainless Steel (Semua Merk dan Kapasitas)

[1] Susanti, Yuliana, Dominicus Savio Priyarsono, Sri Mulatsih. 2014. Pengembangan Peternakan Sapi Potong untuk Peningkatan Perekonomian Provinsi Jawa Tengah: Suatu Pendekatan Perencanaan Wilayah. Jurnal Agribisnis Indonesia. Vol. 2(2): 177-190.

[2] Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. 2011. Rencana Strategis Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan 2011-2014 Edisi Revisi. Jakarta: Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.

[3] Susilawati, T. 2013. Pedoman Inseminasi Buatan pada Ternak. Malang: Universitas Brawijaya Press.

[4] Syamsul, F. dan D. Ruhyadi. 2012. Bisnis Penggemukan Sapi. Jakarta: PT Agromedia Pustaka.

author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Harga Bibit Sapi Limosin (Jantan dan Betina)"