Update Cara Menentukan Besaran Biaya Produksi per Unit

merupakan salah satu komponen yang sangat penting bagi , baik manufaktur maupun . Pasalnya, ini adalah yang berkaitan langsung dengan bahan baku, tenaga kerja, serta overhead pabrik. ini sendiri biasanya dihitung atau ditentukan per unit, tergantung .

Bagi perusahaan manufaktur, biaya per unit penting untuk penilaian persediaan, penentuan laba, dan pengambilan sejumlah keputusan penting seperti apakah akan membuat atau membeli produk, menerima atau menolak suatu pesanan khusus, atau mempertahankan atau menghentikan suatu lini produk. 

Ilustrasi: aktivitas produksi di pabrik

Ilustrasi: aktivitas produksi di pabrik

Selain itu, biaya per unit juga merupakan hal penting untuk perusahaan jasa, karena perusahaan jasa harus mengidentifikasi unit jasa yang disediakan. Misalnya pada bengkel sepeda motor, unit jasa berupa pekerjaan yang dilakukan pada motor pelanggan secara individu di antaranya servis ringan, ganti oli, turun mesin atau yang lain. Atas setiap pekerjaan, harus dibebankan secara individual pada masing-masing pekerjaan.

Biaya produksi sendiri disebut juga dengan biaya produk, yaitu biaya-biaya yang dapat dihubungkan dengan suatu produk ketika biaya ini merupakan bagian dari persediaan. Contoh dari biaya produksi antara lain:

  • Biaya bahan baku langsung, bahan baku langsung adalah bahan baku yang merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari produk selesai dan dapat ditelusuri langsung kepada produk selesai. Contoh dari bahan baku langsung adalah kayu dalam pembuatan mebel, dalam pembuatan pakaian, karet dalam pembuatan ban, tepung dalam pembuatan kue, minyak mentah dalam pembuatan bensin, kulit dalam pembuatan sepatu, dan lain-lain. 
  • Biaya tenaga kerja langsung, biaya ini merupakan tenaga kerja yang digunakan dalam mengubah atau mengonversi bahan baku menjadi produk selesai dan dapat ditelusuri secara langsung kepada produk selesai. Contoh dari biaya tenaga kerja langsung adalah upah tukang serut dan potong kayu dalam pembuatan mebel, tukang jahit, bordir, pembuatan pola dalam pembuatan pakaian, operator mesin jika menggunakan mesin, dan lain-lain.
  • Biaya overhead pabrik, adalah biaya selain bahan baku langsung dan tenaga kerja langsung, tetapi membantu dalam mengubah bahan menjadi produk selesai. Biaya ini tidak dapat ditelusuri secara langsung hingga produk selesai. Biaya overhead dapat dikelompokkan menjadi elemen bahan tidak langsung (bahan pembantu atau penolong), tenaga kerja tidak langsung, dan biaya tidak langsung lainnya). 

Secara konseptual, menentukan biaya produksi per unit merupakan hal yang terbilang sederhana. Biaya per unit adalah total biaya yang berkaitan dengan unit diproduksi dibagi dengan jumlah unit yang diproduksi. Walaupun secara konseptual sederhana, namun dalam praktiknya perhitungan biaya produksi dapat menjadi rumit dan kompleks.

Dalam perhitungannya, akan terdapat banyak pertanyaan, seperti, ‘Apakah hanya terdiri dari biaya produksi saja?’ atau ‘Biaya produksi ditambah biaya pemasaran?’, atau ‘Semua biaya organisasi?’, ‘Bagaimana mengukur biaya-biaya yang dibebankan?’, ‘Apakah menggunakan biaya yang diestimasi atau menggunakan biaya yang sesungguhnya terjadi?’, ‘Bagaimana biaya-biaya tersebut berkaitan dengan produk yang dihasilkan terutama bila produk yang dihasilkan adalah beragam?’, dan pertanyaan lainnya.

Berbagai pertanyaan di atas akan dapat dijawab secara praktik. Seluruhnya tergantung bagaimana biaya produk didefinisikan, dan definisi yang digunakan akan tergantung pada kepentingan tujuan manajerial yang ingin dipenuhi. Misalnya, untuk kepentingan laporan eksternal, atau penetapan , maka biaya produk didefinisikan sebagai biaya produksi yang terdiri dari komponen biaya bahan baku langsung, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead perusahaan.

Untuk kepentingan menentukan jumlah nilai moneter dari bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan overhead, diperlukan pengukuran biaya. Untuk kepentingan pengendalian biaya, maka nilai estimasi dapat digunakan sebagai elemen agar informasi biaya tepat waktu. Singkatnya, untuk menghasilkan informasi biaya per unit, dibutuhkan definisi biaya produk, pengukuran, dan pembebanan.

Menghitung Biaya Produksi

cara, menentukan, biaya, produksi, per, unit, usaha, bisnis, non, persediaan, barang, laba, pengambilan, keputusan, upah, tenaga, kerja, langsung, unit, waktu, bahan, jam, komponen

Ilustrasi: perhitungan biaya

Terdapat dua cara yang umum digunakan untuk mengukur biaya yang berhubungan dengan biaya produksi, yaitu:

  • Menghitung biaya aktual yang mengharuskan perusahaan menggunakan biaya aktual dari seluruh sumber daya yang digunakan dalam produksi untuk menentukan biaya per unit.
  • Menghitung biaya normal yang mengharuskan perusahaan membebankan biaya aktual bahan baku langsung dan tenaga kerja langsung kepada unit yang diproduksi, sedangkan biaya overhead dibebankan berdasarkan estimasi yang ditentukan terlebih dulu. Dalam praktik, kalkulasi biaya normal paling sering digunakan, yaitu tarif Overhead = Overhead yang dianggarkan : Penggunaan aktivitas yang dianggarkan.

Contohnya, sebuah perusahaan yang memproduksi ponsel cerdas sedang memperhitungkan biaya produksi per unit ponsel dari total produksi sebulan. Biaya bahan langsung dan biaya tenaga kerja langsung yang dikeluarkan misalnya masing-masing sebesar Rp20 miliar dan Rp200 juta. Sementara, biaya overhead pabrik adalah sebesar Rp150 juta dan jumlah unit yang telah diproduksi adalah sebanyak 10.000 unit ponsel.

Jadi, biaya produksi per unit adalah (Biaya Bahan Langsung + Biaya Tenaga Kerja Langsung + Biaya Overhead Pabrik) dibagi Jumlah Unit yang diproduksi. 

  • Biaya Produksi per Unit = (Rp20.000.000.000 + Rp200.000.000 + Rp150.000.000) : Rp10.000
  • Biaya Produksi per Unit = Rp20.350.000.000 : 10.000
  • Biaya Produksi per Unit = Rp2.350.000

Dari perhitungan di atas, diperoleh bahwa biaya produksi per bulan yang bersangkutan adalah sebesar Rp20.350.000.000. Jika dihitung per unit, maka biaya produksi per unit perusahaan tersebut sebesar Rp2.350.000. Misalnya perusahaan tersebut menjual produk ponsel mereka dengan harga Rp2.800.000 per unit, maka margin yang akan didapatkan adalah sebesar Rp450.000 atau sebesar 19,15 persen.

[Update: Panca]

Baca juga  Info Jenis, Kegunaan, & Harga Sabun Asepso
loading...
author
Literatur akuntansi sudah digeluti hingga pendidikan pascasarjana. Bagiku ini adalah seni pencatatan dan pengikhtisaran transaksi keuangan dan penafsiran akibat suatu transaksi terhadap suatu unit ekonomi.

Leave a reply "Update Cara Menentukan Besaran Biaya Produksi per Unit"