Update Biaya Perpanjangan NPIK (Nomor Pengenal Importir Khusus)

Untuk meningkatkan upaya pemerintah dalam melindungi konsumen, mendukung industri dalam negeri dengan menciptakan iklim persaingan usaha yang , serta mengamankan penerimaan negara dari sektor pajak dan pungutan impor lainnya, Menteri Perindustrian dan Perdagangan pada tahun 2002 lalu memberlakukan Nomor Pengenal Importir (NPIK). Namun, NPIK yang sudah kedaluwarsa harus diperpanjang dengan mulai jutaan rupiah.

Ilustrasi: kapal kargo

Ilustrasi: kapal kargo

Pemberlakuan NPIK ini dituangkan dalam Surat Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia Nomor 141/MPP/KEP//2002 tentang Nomor Pengenal Importir Khusus. Menurut ketentuan tersebut, NPIK adalah tanda pengenal sebagai importir khusus yang harus dimiliki setiap perusahaan yang melakukan perdagangan impor barang tertentu. Tata cara dan persyaratan untuk memperoleh NPIK ini diatur dalam Pasal 4 bab III.

Tata Cara & Syarat Mendapat NPIK

  • NPIK hanya dapat diberikan kepada perusahaan yang telah memiliki Angka Pengenal Impor Umum (API-U); Angka Pengenal Importir Produsen (API-P); dan Angka Pengenal Importir Terbatas (API-T).
  • Untuk dapat memperoleh NPIK ini, importir wajib mengajukan permohonan kepada Direktur Jenderal dengan tembusan kepada Direktur dengan persyaratan bagi perusahaan pemegang API-Umum, yaitu API-U dan realisasi impor 2 tahun dalam 5 tahun terakhir; API-Produsen, yaitu API-P dan izin usaha industri; serta API-Terbatas, yaitu API-T dan izin usaha industri atau surat persetujuan tetap PMA/PMDN.
  • Direktur Jenderal selambat-lambatnya dalam waktu 10 hari kerja sejak diterimanya permohonan, telah menerbitkan NPIK atau menolak permohonan.
  • Masa berlaku NPIK adalah selama 5 tahun sejak tanggal diterbitkannya NPIK tersebut.

Untuk NPIK baru, pemohon wajib menyerahkan beberapa lampiran yang disyaratkan, yakni surat permohonan tertulis tentang dokumen yang diajukan dengan Kop Surat Perusahaan, NPWP, foto berwarna penanggung jawab 3x4 sebanyak dua lembar, Angka Pengenal Importir Produsen (API-P), dan Angka Pengenal Importir Umum (API-U). Apabila ingin memperpanjang, maka pemohon wajib menyertakan dokumen lama, yakni NPIK Elektronika Lama (Asli).

Ketika importir telah memiliki NPIK, maka mereka wajib menyampaikan laporan secara tertulis kepada Direktur Impor tentang dilaksanakan atau tidak dilaksanakannya impor barang tertentu. Laporan disampaikan paling lambat setiap tanggal 15 bulan berikutnya sejak NPIK diterbitkan. Laporan tersebut dapat disampaikan melalui faksimile atau jasa kantor pos atau disampaikan langsung.

Biaya Perpanjangan NPIK

Seperti disampaikan sebelumnya, NPIK memiliki masa berlaku lima tahun sejak tanggal diterbitkan dan setelahnya bisa diperpanjang. Dilansir dari situs Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, layanan untuk membuat dan memperpanjang NPIK tidak dipungut biaya alias gratis.

Namun, jika Anda memperpanjang atau membuat NPIK lewat agen atau biro yang menawarkan jasa pengurusan perizinan, Anda akan dikenakan biaya mulai Rp3,5 jutaan. Sebagai perbandingan, pada tahun lalu, biaya perpanjangan NPIK melalui agen atau biro jasa pengurusan perizinan berkisar Rp3 juta hingga Rp3,5 jutaan. Sementara, untuk membuat NPIK baru, dibutuhkan biaya sekitar Rp5 jutaan. 

Sekadar informasi, pada tahun 2015 lalu, Menteri Perdagangan memangkas birokrasi impor yang tidak efektif. Kini, impor barang tertentu seperti beras, kedelai, jagung, tekstil dan produk tekstil, alas kaki, elektronik, dan mainan tidak perlu repot mengurus NPIK. Ketentuan pencabutan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan No. 50/M-DAG/PER/7/2015 tertanggal 9 Juli 2015.

[Update: Almas]

Baca juga  Update Harga Carbon Cleaner (Semua Merk dan Kemasan)
author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Update Biaya Perpanjangan NPIK (Nomor Pengenal Importir Khusus)"