Update Terkini Besaran Tarif Uber Motor (Grab)

No comment5625 views

Teknologi saat ini memang sudah semakin maju dan memungkinkan masyarakat untuk menikmati apa saja cukup dengan bermodal ponsel pintar alias smartphone. Hanya dengan smartphone, Anda bisa melakukan banyak hal seperti memesan makanan bahkan hingga memesan moda umum.

Seperti yang Anda ketahui, sarana transportasi berbasis aplikasi kini sedang digandrungi oleh masyarakat di kota-kota besar. Sudah ada sederet layanan ojek yang melayani masyarakat Indonesia seperti Go-Jek, Grab, hingga Uber. Ketiga layanan ojek berbasis aplikasi tersebut merupakan yang terbesar dan paling banyak penggunanya di Tanah Air. Ketersediaan banyak transportasi yang memadai, baik dari segi maupun keamanan, menjadikannya solusi masyarakat di perkotaan yang enggan mengendarai kendaraan pribadi.

Driver Uber Motor (sumber: techinasia)

Driver Uber Motor (sumber: techinasia)

Namun, per April 2018 lalu, ride-sharing asal Malaysia, Grab, resmi mengakuisisi operasional Uber di pasar Asia Tenggara, yang meliputi delapan negara, yakni Singapura, Malaysia, Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam, Kamboja, dan Myanmar. Kedua ini berjanji akan bekerja sama dalam pemindahan mitra pengemudi, penumpang, pelanggan, rekanan pengantaran, hingga merchant yang terdapat di aplikasi Uber ke aplikasi Grab. 

Para pelanggan Uber mendapat e-mail pemberitahuan yang mengimbau penggunanya untuk hijrah ke aplikasi Grab. Per tanggal 8 April 2018, Uber melakukan transisi layanan ke platform Grab. Itu artinya, setelah tanggal tersebut, semua layanan Uber hanya bisa diakses melalui aplikasi Grab, termasuk bagi di Indonesia.

Dari sekian banyak jasa transportasi online tersebut, Uber Motor (sekarang Grab) dianggap sebagai salah satu penyedia jasa yang mematok layanan dengan harga murah. Misalnya, minimum untuk menggunakan layanan GrabCar adalah Rp10.000. Jika Anda terkena macet, tidak akan pernah berubah, Anda hanya membayar biaya sesuai dengan yang tertera di aplikasi ketika melakukan pemesanan.

GrabCar juga tidak menerapkan biaya pembatalan, tetapi disarankan untuk menginformasikan pengemudi bila adanya pembatalan agar pengemudi tidak mengarah menuju penjemputan. Namun, biaya GrabCar hanyalah mencakup biaya perjalanan. Sehingga, apabila ada biaya tambahan seperti biaya parkir, tol, dan lainnya, maka penumpang diwajibkan untuk membayar biaya tersebut.

Cara kerja Grab pun kurang lebih sama seperti jasa ojek online pada umumnya. Anda hanya perlu mendownload aplikasi khusus ponsel di PlayStore atau App Store. Kemudian, Anda dapat melakukan permintaan perjalanan lewat aplikasi tersebut. Permintaan Anda akan dikirimkan ke mitra pengemudi terdekat dan bila mitra pengemudi menerima permintaan Anda, aplikasi Grab akan menunjukkan estimasi waktu yang dibutuhkan sang driver untuk sampai di lokasi penjemputan.

Anda juga akan memperoleh informasi detail seputar nama, jenis kendaraan, dan plat nomor mitra pengemudi agar dapat memastikan bahwa Anda telah menumpang kendaraan yang benar. Sementara, untuk sistem pembayaran, Grab pada dasarnya dirancang menjadi moda transportasi dengan pembayaran sepenuhnya tanpa uang tunai. Sehingga, Anda dapat membayar menggunakan PayPal, kartu kredit, kartu debit, atau e-Cash.

Namun, di Indonesia, pihak Grab juga menyadari betul kebutuhan dan kenyamanan para pengguna dengan menawarkan metode pembayaran secara tunai. Anda juga perlu memperhatikan bahwa Anda akan dikenai biaya tambahan jika melakukan perjalanan yang melalui tol, bandara, parkir, atau sebagainya.

Uber Motor - selular.id

Uber Motor - selular.id

Tarif Grab Bike

Lalu, berapa tarif yang harus dibayarkan pengguna jika ingin memakai jasa Grab Bike? Pada tahun 2019 lalu, tarif Grab Bike, juga ojek online lainnya, dipatok minimal Rp7.000 hingga Rp10.000 untuk 4 km pertama dan Rp1.850 hingga Rp2.300 per km di Zona I, yakni Sumatera, Jawa (kecuali Jabodetabek), dan Bali. Sementara, di kawasan Jabodetabek, ditetapkan sebesar Rp2.000 hingga Rp2.500 per km dengan biaya minimal Rp8.000 sampai Rp10.000 untuk 4 km pertama. Lalu, untuk Zona III, tarif per km sebesar Rp2.100 hingga Rp2.600 dengan biaya minimal Rp7.000 sampai Rp10.000 untuk 4 km pertama.

Kemudian, pada tahun 2020, ada kenaikan tarif ojek online yang berlaku di kawasan Jabodetabek. Berlaku mulai Maret 2020, Kementerian Perhubungan mengumumkan batas bawah dan batas atas tarif ojek online masing-masing naik Rp250 dan Rp150 per km. Sementara, tarif untuk Zona II dan Zona III (Kalimantan, Sulawesi, NTT, Maluku) masih berpatokan pada tarif lama. 

[Update: Panca]

Baca juga  Info Terbaru Jadwal dan Tarif KMP Legundi Surabaya-Lombok PP
loading...
author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Update Terkini Besaran Tarif Uber Motor (Grab)"