Update Harga Stapler Ukuran Besar Heavy Duty

Stapler, atau staples, heavy duty merupakan salah satu jenis stapler berukuran besar yang biasa digunakan pada perusahaan percetakan, fotokopi, maupun dipakai untuk kebutuhan industri dan proses jilid dalam jumlah banyak. Tersedia dalam berbagai merk, stapler heavy duty dijual dengan harga bervariasi, hingga mencapai angka jutaan rupiah.

Stapler kertas (sumber: gizmodo.com)
Stapler (sumber: gizmodo.com)

Apa Itu Stapler?

Sebelum membahas mengenai stapler heavy duty, alangkah lebih baiknya jika mengenal lebih dulu mengenai alat yang satu ini. Dikutip dari situs Wikipedia, stapler adalah alat yang berfungsi untuk menyatukan sejumlah kertas dengan cara memasukkan stapler berbentuk huruf ‘U’ yang terlipat di bagian bawah kertas bila panjang kedua ujung melebihi tebal kertas. Di Tanah Air, alat ini juga biasa disebut dengan pengokot, cekrekan, atau jegrekan.

Bacaan Lainnya

Meski dikenal dalam dunia modern, ternyata stapler pertama telah muncul sejak abad ke-18 silam di Negeri Anggur Perancis. Menurut legenda, mesin stapler yang dioperasikan dengan tangan sudah dibuat untuk Raja Louis XIV dari Perancis pada tahun 1700-an. Setiap mesin stapler kala itu diberi lambang kerajaan.

Kemudian, pemakaian kertas yang semakin meluas pada abad ke-19 membutuhkan alat penjilid kertas yang lebih praktis. Seorang penemu bernama Samuel Slocum memperoleh paten untuk alat penjilid kertas modern pada tanggal 30 September 1841. Berdasarkan gambar paten dan penjelasannya, alat ini memang belum bisa disebut sebagai stapler. Alat ciptaan Slocum hanya menyatukan kertas dengan semacam paku agar lebih mudah dikemas dalam jumlah banyak. Slocum sendiri memang mengabdikan seumur hidupnya untuk menjual paku sambil menyempurnakan desain paku. Alat tersebut pun diciptakan semata-mata untuk memasarkan paku yang ia produksi.

Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

Kemudian, pada tanggal 7 Agustus 1866, perusahaan Patent Novelty Mfg Co. mematenkan sebuah alat yang bernama Novelty Paper Fastener. Alat ini hanya dapat diisi dengan satu kokot, namun sudah bisa digunakan untuk menjilid kertas, buku, hingga memaku karpet, mebel, dan kotak. Kokot dibuat dalam berbagai ukuran, mulai 3/16 inch, seperempat inch, 3/8 inch, hingga setengah inch.

Setahun berikutnya, tepatnya tanggal 13 Agustus 1867, George W. McGill memperoleh US Patent No. 67,665 untuk alat tekan yang bisa memasukkan kokot ke dalam kertas. Alat ini ikut dipamerkan di Centennial Exhibition tahun itu yang diselenggarakan di Philadelphia. Sebelumnya, McGill telah memperoleh US Patent No. 56,587 untuk prototipe kokot modern berupa penyatu kertas dari bahan kuningan yang bisa dibengkokkan. Berdasarkan metode kerjanya, stapler bisa dibedakan menjadi beberapa jenis.

Stapler heavy duty (youtube: Bostitch Office)
Stapler heavy duty (youtube: Bostitch Office)

Jenis Stapler

  • Stapler permanen, merupakan jenis yang paling banyak digunakan. Bahan yang ingin dijilid disatukan dengan kokot. Tekanan dari lengan bagian atas stapler melipat ujung kokot yang melebihi tebal kertas. Kokot yang mengunci di bagian belakang kertas bisa berbentuk standar atau datar sesuai dengan pola yang ada di lengan bagian bawah staples.
  • Stapler pemaku, biasa digunakan untuk memaku poster atau kertas tebal di dinding atau papan pengumuman. Stapler jenis ini juga sering disebut dengan Tacker. Sebagian stapler kantor memiliki lengan bagian bawah yang bisa dilipat keluar, sehingga lengan stapler bagian atas bisa digunakan untuk memaku.
  • Stapler penjilid majalah, memiliki lengan bagian bawah yang tetap dan lengan bagian atas yang bisa digeser-geserkan. Lembaran kertas yang akan dijilid menjadi majalah atau brosur harus dijilid di lipatan bagian tengah yang tidak bisa dicapai oleh stapler biasa.
  • Stapler listrik, sering digunakan di kantor yang berhubungan dengan penjilidan, penerbitan, dan pengemasan. Penjilidan kertas bisa dilakukan secara cepat dan akurat dengan stapler otomatis ini. Mesin fotokopi model mutakhir yang dilengkapi penjilid otomatis bisa mengeluarkan salinan yang sudah dijilid dengan stapler secara otomatis.
Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

Sementara, berdasarkan ukurannya, stapler bisa dibagi menjadi tiga jenis. Pertama adalah ukuran kecil yang memakai isi ukuran nomor 10 (standar JIS) atau nomor 23 (standar Eropa-Amerika), dan bisa menjilid kertas fotokopi hingga 20 lembar. Kemudian, stapler ukuran sedang yang memakai isi ukuran nomor 3 atau nomor 35, dan bisa menjilid kertas fotokopi maksimal 75 lembar. Terakhir, stapler ukuran besar yang memakai isi ukuran nomor 1 atau nomor 12 dan bisa menjilid kertas fotokopi hingga 250 lembar.

Stapler heavy duty, seperti namanya, merupakan stapler yang umum digunakan untuk melakukan ‘tugas-tugas berat’. Stapler ini adalah stapler ukuran besar yang sering dipakai pada perusahaan percetakan, fotocopy, maupun digunakan untuk kebutuhan industri dan proses jilid dokumen dalam jumlah banyak. Bentuk yang besar serta kapasitas yang besar, membuat alat ini cocok digunakan untuk mengklip dokumen sekaligus dalam jumlah banyak.

Di pasaran sendiri, tidak sulit menemukan stapler heavy duty karena sudah tersedia di toko stationery maupun situs beli online. Beberapa merk yang cukup populer di antaranya Kenko, Kangaro, Etona, dan Max. Berikut kami sajikan info terbaru kisaran harga stapler heavy duty bagi Anda yang membutuhkan perangkat yang satu ini.

Ilustrasi: Menggunakan Heavy Duty Stapler (credit: durabilitymatters)
Ilustrasi: Menggunakan Heavy Duty Stapler (credit: durabilitymatters)

Harga Stapler Heavy Duty

Merk Stapler Heavy Duty Harga 
Homaster Heavy Duty 3 Way Rp95.000
Kenko Heavy Duty 12N/13 Rp110.000
Joyko Heavy Duty 12N/13 Rp115.700
Nivo Heavy Duty 2200 Rp240.000
SDI 1140 Heavy Duty 23/13 Rp293.000
SDI 1159 Heavy Duty 23/13 Rp293.000
Deli 0395 Heavy Duty Rp401.375
Etona 260 Heavy Duty Rp420.000
Kenko Heavy Duty 12L/24 Rp445.000
Kangaro Heavy Duty 23S24 Rp550.000
Max HP-88 Heavy Duty Rp559.900
SDI 1142 Heavy Duty 23/24 Rp650.000
SDI 1143 Heavy Duty 12L/24 Rp1.130.000
Max Heavy Duty 12L/17 Rp1.195.000
Max Heavy Duty 12N/24 Rp1.405.000
Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

Harga stapler ukuran besar atau heavy duty di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk toko stationery dan situs online. Harga stapler heavy duty tersebut tidak mengikat dan dapat berbeda-beda di masing-masing tempat. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, harganya tahun ini mengalami kenaikan. Sebagai contoh, Joyko Heavy Duty 12N/13 yang awalnya dijual dengan harga Rp110 ribu, naik menjadi Rp115 ribuan. Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap, Anda bisa berkunjung ke toko ATK terdekat di kota Anda.

[: Almas]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *