Info Terkini Harga Mesin Fotocopy Mini Epson (Semua Tipe)

Mesin fotokopi (atau ) merupakan alat yang memiliki fungsi utama untuk menyalin dokumen dalam jumlah banyak. Nah, selain mesin fotokopi konvensional, beberapa perusahaan, seperti Epson, juga telah merilis produk mesin fotocopy mini. Dibandingkan varian standar, harga mesin fotocopy mini memang relatif lebih terjangkau, sehingga cocok bagi mereka yang punya anggaran terbatas.

Mesin Fotocopy Mini Epson L485 - www.gogi.in
Mesin Fotocopy Mini Epson L485 – www.gogi.in

Dilansir dari Wikipedia, mesin fotokopi bisa dikatakan sebagai sebuah alat teknologi yang berfungsi untuk membuat salinan ke atas kertas dari dokumen, buku, maupun sumber lain. Mesin fotokopi pertama kali ditemukan oleh ahli fisikawan asal Amerika, Chester Carlson, pada tahun 1939. Mesin fotokopi menggunakan energi listrik statis untuk menggandakan naskah yang dinamakan xerografi, tetapi mesin fotokopi lainnya dapat menggunakan tinta.

Bacaan Lainnya

Masih menurut sumber yang sama, sejarah awal penemuan mesin fotokopi (photocopy dalam bahasa Inggris) diawali oleh penelitian dan percobaan yang sangat panjang. Awalnya, penemu sistem Xerography, Chester Carlson, mengawali pekerjaannya sebagai penyalin dokumen paten di sebuah perusahaan analisis paten. Carlson berpikir untuk mempercepat pekerjaannya, yaitu dengan membuat sebuah alat yang bisa mencetak dokumen secara berulang-ulang. Ia pun membaca berbagai referensi mengenai mesin cetak. Akhirnya, ia menemukan konsep elektrofotografi, yang sekarang kita kenal sebagai mesin fotokopi.

Pada 1938, ia membuat eksperimen yang memanfaatkan bubuk jelaga (karbon) dan penyinaran cahaya dan memindahkan suatu tulisan dari sebuah medium ke medium yang lain. Ia juga menggunakan konsep yang disebut photo-conductivity, sebuah proses perubahan elektron jika terkena cahaya. Intinya, dengan proses ini, gambar bisa digandakan dengan proses perubahan elektron tersebut.

Sebagian besar literatur menyebutkan, temuan Carlson menciptakan proses mengkopi dengan menggunakan energi elektrostatik, yaitu xerography. Nama xerography berasal dari bahasa Yunani, radical xeros (kering) dan graphos (menulis). Karena, dalam prosesnya tidak melibatkan cairan kimia, tak seperti teknologi sebelumnya. Melalui teknik ini, Chester Carlson telah menemukan cara yang merombak paradigma penulis ulangan sebuah dokumen, yang nantinya akan menjadi proses yang disebut fotokopi.

Selama beberapa tahun, ia mencoba menyempurnakan temuannya ini. Meski sangat berguna, mesin elektrofotografi tidak diminati banyak orang, karena mesin tersebut dianggap tidak memiliki masa depan yang menjanjikan. Chester yang berhasil membuat alat itu harus berjualan konsep bertahun-tahun lamanya agar mesin fotokopi itu bisa dijual di pasaran. Berbagai perusahaan besar seperti Kodak, IBM, dan General Electric, menolak temuan itu.

Setelah hampir putus asa, Chester mendapat mitra pertama Batelle Memorial Institute yang bersedia memodali dengan dana dan usaha, yang kemudian -sama berhasil meyakinkan Haloid, sebuah perusahaan menengah Haloid Corporation, New York yang menjual kertas foto agar mau menjadi mitra untuk mengembangkan temuannya.

Haloid Company kemudian mengubah nama mesin fotokopi pertama elektrofotografi karena dianggap kurang memiliki nilai jual, dengan nama Xerographyi. Xerographyi lantas menjadi komersial setelah diadopsi oleh Xerox Corporation. Salah satu produk awal Xerox adalah Xerox 914, mesin fotokopi otomatis pertama yang menggunakan proses xerography. Dinamai Xerox 914 karena untuk merujuk pada kemampuan mesin dalam mengkopi kertas dengan ukuran 9 inci x 14 inci.

Ilustrasi: menggunakan mesin fotokopi (sumber: copysonic.com.au)
Ilustrasi: menggunakan mesin fotokopi (sumber: copysonic.com.au)

Jenis Mesin Fotocopy

  • Mesin Fotocopy Portable, sekilas memiliki bentuk mirip dengan printer, namun basic dan kekuatannya lebih bagus dibandingkan printer. Mesin ini mampu mencetak rata-rata 18 sampai 30 lembar kertas per menit. Sistem yang diusung tipe ini untuk seri-seri terbaru adalah copy, print, dan scan sehingga sangat mirip dengan printer multifungsi. Mesin jenis ini biasanya digunakan untuk kantor kecil dengan kapasitas copy atau print per hari rendah, maksimal 100 lembar per hari. Terkadang, untuk pemakaian pribadi atau pelengkap usaha, mesin ini juga digunakan, namun mesin jenis ini tidak direkomendasikan untuk membuka usaha fotocopy, karena kapasitas yang tidak memungkinkan.
  • Mesin Fotocopy Medium, merupakan jenis menengah dengan kekuatan copy antara 50.000 hingga 200.000 lembar per bulan dengan kecepatan antara 28 hingga 45 ppm (page per minute). Jenis ini biasa digunakan untuk kantor dengan kapasitas copy menengah hingga tinggi, dengan pemakaian per hari mencapai 5.000 lembar. Fitur yang disematkan untuk tipe-tipe terbaru biasanya copy, print, dan scan ditambah optional fax kit. Mesin jenis ini juga bisa digunakan untuk pemula usaha fotocopy jika belum mengetahui pangsa pasar yang sebenarnya atau tempat usaha jauh dari sekolah, kampus, atau perkantoran.
  • Mesin Fotocopy High Speed, ini adalah mesin fotokopi dengan kecepatan tinggi, antara 50 hingga 75 ppm, dengan fitur standar copy, print, dan scan. Mesin ini sangat cocok digunakan untuk kantor dengan kapasitas copy atau print besar di atas 10.000 lembar per bulan, juga digunakan untuk usaha fotocopy dengan penggunaan rata-rata 200.000 hingga 400.000 per bulan. Sangat direkomendasikan untuk usaha fotocopy dengan tempat usaha berdekatan dengan banyak sekolah, kampus, atau perkantoran yang notabene membutuhkan jasa fotokopi.

Nah, jika bisnis atau kantor Anda tergolong kecil dan tidak membutuhkan banyak dokumen, mesin fotokopi mini bisa menjadi opsi menarik. Banyak produsen yang telah merilis mesin fotokopi jenis ini, salah satunya Epson. Berikut kami sajikan informasi terbaru kisaran harga mesin fotokopi mini keluaran Epson di pasaran Indonesia.

Mesin Fotocopy Mini Epson L1455 - blog.dimensidata.com
Mesin Fotocopy Mini Epson L1455 – blog.dimensidata.com

Harga Mesin Fotocopy Mini Epson

Tipe Mesin Fotocopy Mini Epson Harga
Epson L220 Rp1.499.999
Epson L3110 Rp2.215.000
Epson M200 Rp2.290.000
Epson L360 Rp2.580.000
Epson L380 Rp2.640.000
Epson L565 Rp2.650.000
Epson L3150L Rp2.759.000
Epson L485 Rp3.175.000
Epson L455 Rp3.739.000
Epson L6160 Rp4.190.000
Epson L4160 Rp4.747.000
Epson L6270 Rp5.199.000
Epson L655 Rp5.199.000
Epson L850 Rp5.925.000
Epson L405 Rp9.734.000
Epson L1455 Rp12.520.000

Informasi harga mesin fotocopy mini buatan Epson di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk toko elektronik dan situs jual beli online. Harga mesin fotocopy mini buatan Epson tersebut tidak mengikat dan dapat berbeda-beda di masing-masing tempat. Sebagai perbandingan, tahun lalu Epson L1455 dijual dengan harga mulai Rp10,85 jutaan, sedangkan harga Epson L655 berkisar Rp8,26 jutaan.

Mesin Fotocopy Mini Epson - (www.epson.co.id)
Mesin Fotocopy Mini Epson – (www.epson.co.id)

Tips Memilih Mesin Fotocopy Mini Epson

  • Ketahui spesifikasi masing-masing mesin fotocopy mini Epson secara detail, mencakup copy speed, ukuran kertas, memori, dan lain-lain.
  • Pertimbangkan daya listrik yang dibutuhkan. Pada umumnya, mesin fotokopi mini membutuhkan daya yang tidak terlalu besar, yakni mulai dari 400 watt. Namun, perhatikan juga penggunaan alat elektronik lain di rumah atau kantor Anda.
  • Cek fitur lain mesin fotocopy mini Epson yang memudahkan pekerjaan Anda. Beberapa fitur yang umumnya ditambahkan pada mesin fotokopi mini antara lain scan, cetak atau print, dan faksimile. Anda juga bisa mempertimbangkan fitur lain seperti cetak dokumen berwarna yang juga terdapat pada mesin fotocopy Epson.

Itu tadi beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli mesin fotocopy mini Epson. Anda bisa membeli produk sesuai kebutuhan. Apabila Anda masih membutuhkan informasi lebih detail, Anda dapat menanyakan langsung kepada toko atau penjual mesin fotocopy yang Anda tuju.

(Panca)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *