
Sejarah Pulpen
Sebelum ada pulpen, orang dulu menggunakan pena sebagai alat tulis. Namun, pena dianggap kurang praktis karena setiap menulis beberapa kata, mata pena harus dicelupkan kembali ke dalam tinta di botol. Akhirnya, ditemukan alat tulis bernama pulpen. Pulpen adalah alat tulis yang menggunakan mata pena tetapi tintanya dapat disimpan di bagian tangkainya. Sementara itu, bolpoin memiliki makna tersendiri, yakni pena yang bermata bulat atau tumpul dan bertangkai tabung kecil berisi tinta kental.[1] Penemuan pulpen hingga kini belum tercatat secara pasti kapan dan di mana pertama kali ditemukan. Namun, banyak studi yang menjelaskan sekitar abad ke 10 M, ditemukan sebuah alat tulis untuk menulis yang bahan utamanya menggunakan tinta. Saat itu, alat tersebut dinamakan pena yang memiliki wadah tinta sendiri. Setelah tahun 953 M, seorang berkebangsaan Mesir bernama Ma’d al-Mu’izz membuat sebuah pena yang dilengkapi dengan penyimpanan tinta. Pena tersebut dipakai dengan cara mengalirkan tinta dari badan pena menuju mata pena, sehingga tidak mengotori tangan dan baju penulis. Selanjutnya, pada 25 Mei 1827, Petrache Poenaru yang berasal dari Romania membuat sebuah pulpen dengan tempat penyimpanan tintanya dapat diganti. Temuan ini menawarkan kemajuan karena pengguna pulpen dapat lancar memakainya. Pulpen tersebut kemudian dipatenkan di Prancis pada 1828. Sejak saat itu, penelitian berkaitan dengan pulpen terus dilakukan sekaligus dipatenkan. Pada 1929, sebuah perusahaan asal Jerman, Pelikan, memproduksi sebuah pulpen yang diisi dengan tinta padat. Pulpen buatannya itu banyak digunakan pada masa-masa antara Perang Dunia I dan Perang Dunia II karena penggunaannya yang lebih praktis dari pulpen yang ditemukan sebelumnya. Pulpen praktis tersebut yang saat ini banyak ditemui di pasaran.Jenis Pulpen
- Ballpoint/bolpoin, jenis pulpen dengan bola besi bulat dan tumpul, tintanya disimpan di dalam tabung dan kental.
- Rollerball, pulpen jenis ini memiliki tinta berbasis air, sehingga tingkat kepekatannya lebih rendah.
- Pena, pulpen jenis ini bisa diisi ulang tintanya dengan mudah menggunakan pipet.
- Pulpen tinta gel, terbuat dari gel bentuknya kental dan pada permukaannya cenderung menggelembung.
Review Pulpen Snowman
Ada banyak merk pulpen dan salah satu yang cukup populer adalah Snowman. Secara garis besar, bodi pulpen Snowman tidak terlalu besar dan akhirnya terasa nyaman di genggaman. Untuk menulis, pulpen ini umumnya memiliki ketebalan mulai 0,5 mm. Anda dapat memilih beberapa warna mulai dari hitam, biru, dan merah, sesuai kebutuhan.
Harga Pulpen Snowman
| Seri Pulpen Snowman | Harga Eceran | Harga 1 Pack |
| Snowman V1 0,7 mm | Rp3.210 | Rp21.900 |
| Snowman V2 0,6 mm | Rp3.500 | Rp23.600 |
| Snowman V3 0,5 mm | Rp3.700 | Rp36.630 |
| Snowman V5 0,7 mm | Rp5.000 | Rp39.960 |
| Snowman Pen FT-700 0,1 mm | Rp12.000 | Rp120.990 |
Kategori: Lain-lain
Tag: alat tulis, kemasan, menulis, pulpen, stationery, tinta, varian, warna