Info Harga Burung Hias Merpati Lahore di Pasaran

Merpati dulunya dikenal sebagai burung pengantar pesan. Di sejumlah daerah terutama di Pulau Jawa, merpati kerap digunakan sebagai burung aduan. Namun hewan dengan nama Latin Columbidae ini terus mengalami perkembangan varian, sehingga kini juga banyak diminati sebagai burung hias. Salah satu burung merpati hias yang populer yakni lahore dengan harga jual bervariasi di pasaran.

Merpati lahore (twitter: @pigeondiplomacy)
Merpati lahore (twitter: @pigeondiplomacy)

Burung dara sering juga disebut burung merpati. Jenis burung ini sudah lama dikenal orang, baik di desa maupun di kota. Kebanyakan burung merpati dipelihara sebagai hobi saja, jarang yang dipelihara secara khusus ataupun diperdagangkan. Pemeliharaan burung merpati yang tadinya hanya bersifat hobi atau kesenangan dapat diubah dan ditingkatkan menjadi hobi yang menguntungkan dan bermanfaat bagi keluarga karena dagingnya dapat dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan gizi protein hewani.

Bacaan Lainnya

Daging anak merpati umur 14-21 hari sangat digemari untuk dikonsumsi atau diolah menjadi burung dara goreng. Dagingnya terasa empuk dan lezat serta tulang-tulangnya lunak. Kandungan zat gizi daging merpati cukup tinggi, bahkan beberapa hal lebih tinggi daripada kandungan gizi hasil lemak burung lainnya. Kandungan zat gizi dalam 100 daging merpati yakni untuk proteinnya sebesar 35,8%; 3,25 gr lemak; 5 mg kalsium; dan 2,5 mg zat besi, serta 120 kalori.[1] Untuk merpati pedaging yang banyak ditemukan di pasaran biasanya berasal dari ras white king.

Baca juga  Info Terbaru Harga Burung Ekek Keling Jawa dan Kalimantan

Selain merpati pedaging, ada beberapa jenis merpati hias yang populer di Indonesia. Merpati hias berasal dari jenis varietas merpati karang yang dijinakkan. Saat ini, tercatat hampir 500-600 jenis merpati hias. Namun, ada beberapa jenis yang terbilang unik dengan tampilan fisiknya.

Jenis Burung Merpati Hias

  • Merpati Gondok: burung tersebut mempunyai bulatan yang terdapat di lehernya yang bergelembung menyerupai gondok.
  • Merpati Kipas: berasal dari India dan Tiongkok dengan tampilan mencolok yakni ekornya berkembang menyerupai kipas.
  • Merpati Santinet: berasal dari Turki dengan warna bulu badan putih bergaris, sedangkan warna pada bulu bahu, sayap serta ekor yakni hitam, biru, dan abu-abu cokelat.
  • Jacobin Pigeon: memiliki bulu-bulu yang mengitari kepalanya menggambarkan topi yang dipakai pendeta-pendeta Jacobin.
  • Old Dutch Capuchine: jenis merpati mewah dengan keunggulan berupa tumbuhnya surai atau bulu jambul yang padat di kepala yang berbentuk lonjong di kedua sisi leher.
  • Satinette Oriental Frill: berasal dari Turki dengan badan berwarna putih dilengkapi garis-garis pada bahu, sayap, dan ekor warna hitam, biru, dan abu-abu coklat.
  • Modena: terkenal dari jenis ini adalah Gazzi Modena dengan badan putih serta kepala, sayap dan ekor berwarna-warni, serta berukuran panjang sekitar 25 cm.
  • Maltese: berasal dari Italia Utara dekat Modena dengan ciri leher yang panjang.
  • Polish Helmet: berasal dari Polandia dengan tubuh berwarna putih dan hanya pada ekor serta kepala yang memiliki warna lain.
  • Nun Pigeon: memiliki warna menawan dengan kemampuan terbang yang unik.
  • Merpati Lahore: berasal dari Pakistan dengan leher hingga buntut bagian bawah memiliki warna putih, sedangkan bagian atas biasanya berwarna lain.
Baca juga  Harga Anjing Shih Tzu (Puppy, Stambum, Mix)

Kali ini, kami akan mengulas mengenai merpati hias jenis lahore. Merpati lahore sudah banyak dikembangbiakkan lokal.

Merpati lahore (sumber: birdsnow.com)
Merpati lahore (sumber: birdsnow.com)

Merpati Lahore

Pada sekitar tahun 1880, burung dara ini diimpor ke negara hingga awal 1960-an, jenis ini menjadi populer di kalangan para penggemar burung merpati hias. Jenis lahore awalnya banyak dimanfaatkan sebagai hewan konsumsi. Namun seiring waktu, karena keindahan bulu-bulunya, karakteristik hewan yang cenderung tenang dan lembut membuat merpati lahore diminati sebagai hewan peliharaan. Warna-warna bulu dari merpati lahore juga terbilang bervariasi. Di Pasar Pramuka Jakarta, merpati Lahore hitam dijual dengan kisaran harga Rp700.000 sepasang.

Harga Merpati Lahore

Jenis Merpati Lahore Harga (Rp)
Burung Merpati Hias Lahore Dewasa ekor 375.000
Burung Merpati Hias Lahore Hitam 1 Pasang 850.000
Burung Merpati Hias Lahore Cream 1.000.000
Burung Merpati Hias Lahore Sepasang Siap Breeding 1.050.000
Merpati Hias Lahore Silver Anakan 1.200.000
Merpati Hias Lahore Silver Dewasa 1.400.000
Baca juga  Update Harga Burung Awar-Awar (Srigunting Jambul) Anakan dan Dewasa

Informasi merpati lahore kami rangkum dari berbagai sumber di internet pada 2021. Harga tersebut dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu, tergantung kebijakan pihak penjual. Anda dapat membeli burung hias ini di sejumlah situs jual beli online dengan harga bersaing.

[1] Ganie, Suryatini N. 2008. Dapur Naga di Indonesia. Jakarta: Pustaka Utama. Hlm 92.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.