Update Harga Mio Sporty Bekas (2007, 2008, 2009, 2010, 2011, 2012)

Anda pasti sudah tidak lagi dengan skuter matik Mio keluaran Yamaha. Mio bisa dikatakan sebagai salah satu pelopor motor matik di era modern, khususnya di Indonesia. Ada banyak varian Mio yang telah dirilis pabrikan berlogo garpu tala, salah satunya model Mio Sporty. Meski produksinya sudah dihentikan, produk bekas sepeda motor ini ternyata masih banyak diburu masyarakat, salah satunya karena harganya yang terjangkau.

Mio Sporty sendiri bisa dikatakan sebagai keluarga matik Mio generasi pertama. Produk ini merupakan upaya terbaru Yamaha untuk menyasar pasar Asia Tenggara yang membutuhkan kendaraan dengan bodi ramping dan mesin berkapasitas kecil. Sebelumnya, Yamaha sempat merilis varian Nouvo pada tahun 2003. Meski tidak sukses secara penjualan, namun produk ini bisa dikatakan sebagai cikal bakal kesuksesan Mio di kemudian hari.

Bacaan Lainnya
Ilustrasi: Seseorang Mengendarai Motor Yamaha Mio (credit: c-magazine)
Ilustrasi: Seseorang Mengendarai Motor Yamaha Mio (credit: c-magazine)

Tidak seperti generasi Yamaha Nouvo yang masih dipengaruhi desain motor bebek (underbone), Yamaha Mio menganut desain bodi skuter murni. Hal tersebut bisa dilihat dari lingkar roda yang kecil (14 inch) yang mengakibatkan jarak yang lapang antara dua sumbu roda. Di samping itu, tampilan pijakan kaki Yamaha Mio juga jauh berbeda jika dibandingkan kepunyaan sepeda motor bebek.

Mio generasi awal dibuat ramping sesuai dengan target awal perusahaan, yaitu sebagai motor kaum Hawa. Hasilnya pun tidak mengecewakan karena skuter matik ini mampu menyokong penjualan Yamaha Vega dan menjadi tulang punggung pendapatan Yamaha di Indonesia. Di kemudian hari, tidak hanya kaum yang melirik skuter ini, banyak juga kaum laki-laki yang membeli Yamaha Mio, bahkan sampai membentuk klub sepeda motor.

Baca juga  Cara Perawatan dan Update Harga ATV 250cc Berbagai Merk

Meski secara umum Mio Standar dan Mio versi Sporty terlihat mirip, namun ada beberapa perbedaan di antara kedua jenis varian tersebut. Yamaha Mio generasi awal belum dilengkapi dengan fitur rak barang di dashboard, sedangkan model Mio Sporty ini sudah memiliki rak barang untuk menyimpan sesuatu dengan ukuran mini, seperti botol air mineral.

Untuk urusan footstep buat pembonceng, Yamaha Mio memberikan dua pilihan sesuai kenyamanan para pengendara. Jika menginginkan pijakan yang tinggi, pengendara cukup memijak dek atas. Sementara, jika menginginkan pijakan yang lebih rendah, pengendara tinggal membuka footstep yang terlipat di bawahnya.

Di samping itu, keunggulan lain dari Yamaha Mio Sporty adalah memiliki rem yang diklaim lebih pakem dibandingkan para kompetitor di segmen yang sama. Rem yang pakem ini tentunya memberikan efek aman dalam penggunaan sehari-gari. Ini masih ditambah dengan jok atau tempat duduk Yamaha Mio Sporty yang dibuat tebal dan empuk untuk meningkatkan kenyamanan para pengendara.

Di bagian jantung pacu, Yamaha Mio Sporty menggendong mesin tipe 4-stroke, SOHC, dua katup, silinder segaris, berkapasitas 113,7cc, pendingin kipas, karburator. Dengan modal tersebut, skuter matik ini diklaim mampu meletupkan tenaga maksimal 7,14 kW pada putaran 8.000 rpm dan mencapai torsi puncak di angka 7,84 Nm pada putaran 7.000 rpm, melalui sistem transmisi otomatis.

Baca juga  Info Lengkap Sejarah & Update Harga Roti Bagelen di Pasaran

Beralih ke bagian kaki-kaki, skuter dengan dimensi 1.820 x 675 x 1.050 mm telah dibekali dengan suspensi depan model teleskopik dan suspensi belakang tipe swing arm, single shock-breaker. Sementara, urusan pengamanan, motor dengan berat bodi mulai 92 kg tersebut mengandalkan rem model cakram di roda depan dan rem tromol di roda belakang.

Mio, Yamaha, mesin, sepeda, motor, spesifikasi, harga, produk, bekas, model, tipe, skuter, matik, desain, kelemahan, produksi
Yamaha Mio Sporty tahun 2012 (sumber: jualo.co.id)

Spesifikasi Mio Sporty

Tipe Mesin 4-stroke, SOHC, 2 valve, single cylinder, pendingin kipas
Kapasitas Mesin 113,7cc
Diameter x Langkah 50 mm x 57,9 mm
Rasio Kompresi 8,8:1
Daya Maksimum 7,14 kW @ 8.000 rpm
Torsi Maksimum 7,84 Nm (0,88 kg-m) @ 7.000 rpm
Karburator Keihin NCV24 x1
Pelumas Wet sump
Pengapian DC-
Baterai/Aki GM5Z-3B-YB5L-B
Busi C7HSA (NGK) – U22 FS-U (DENSO)
Transmisi V-belt automatic
Kopling Kering, sentrifugal, CVT automatic
Starter Electric & Kick
Dimensi (P x L x T) 1.820 mm x 675 mm x 1.050 mm
Jarak Sumbu Roda 1.240 mm
Jarak ke Tanah 125 mm
Tinggi Jok 745 mm
Kapasitas Oli Mesin 0,9 L
Kapasitas Bahan Bakar 3,7 L
Berat 92 kg (tipe CW); 94 kg (tipe SW)
Tipe Rangka Steel tube
Suspensi Depan Teleskopik
Suspensi Belakang Swing arm, single shock-breaker
Ban Depan 70/90-14MC 34P
Ban Belakang 80/90-14MC 34P
Rem Depan Disc (cakram) hidraulik
Rem Belakang Drum (tromol)

Ketika pertama kali diperkenalkan pada tahun 2007 lalu, Yamaha melepas Mio Sporty di kisaran harga Rp13 jutaan. Sayangnya, dilansir dari situs resmi PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), skuter matik ini sudah tidak diproduksi dan diperdagangkan lagi. Nah, berikut kami sajikan informasi terbaru kisaran harga Mio Sporty bekas di Tanah Air.

Ilustrasi: Mio Sporty Modifikasi (credit: gridoto)
Ilustrasi: Mio Sporty Modifikasi (credit: gridoto)

Harga Mio Sporty Bekas

Tahun Produksi Harga Bekas
Mio Sporty 2007 Rp2.500.000 – Rp11.500.000
Mio Sporty 2008 Rp2.500.000 – Rp10.000.000
Mio Sporty 2009 Rp2.300.000 Rp7.000.000
Mio Sporty 2010 Rp2.850.000 – Rp7.500.000
Mio Sporty 2011 Rp2.700.000 – Rp9.600.000
Mio Sporty 2012 Rp2.000.000 – Rp8.000.000
Baca juga  Update Harga Air Purifier Sharp Berbagai Tipe

Daftar harga skuter Yamaha Mio Sporty bekas di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk situs jual beli online dan situs jual beli motor second. Harga Yamaha Mio Sporty bekas tersebut tidak mengikat dan bisa berbeda-beda di masing-masing wilayah, tergantung kondisi sepeda motor dan kesepakatan antara penjual dan pembeli. Sebagai perbandingan, tahun sebelumnya skuter matik ini ditawarkan dengan harga mulai Rp3 juta hingga Rp6,45 jutaan dalam kondisi second.

Kelemahan Mio Sporty

Meski memiliki desain yang ramping serta akselerasi yang memadai, namun Yamaha Mio Sporty juga tidak lepas dari beberapa kelemahan. Kekurangan yang paling dikeluhkan oleh konsumen adalah konsumsi bahan bakar yang cukup boros. Sistem transmisi otomatis yang menuntut rpm tinggi serta sistem karburator dianggap menjadi biang kerok borosnya konsumsi bahan bakar Mio Sporty.

Selain itu, produk ini juga memiliki suspensi yang terbilang tidak nyaman. Suspensi tipe stiff dan kurangnya peredaman getar yang dimaksudkan untuk keandalan melakukan manuver ternyata malah menjadi kurang nyaman. Mio Sporty juga belum menerapkan sistem auto-choke, masih menggunakan kunci kontak model lama, dan standar samping yang belum dipasangi sekering pengaman. 

[Update: Panca]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.