Manfaat dan Harga Kunyit Hitam Asli di Pasaran

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan kunyit. Ini adalah salah satu herbal yang banyak tersebar di lingkungan kita, terutama di pedesaan. Umumnya berwarna kuning, kunyit juga ada yang berwarna hitam, dengan kesehatan yang tidak jauh berbeda. Namun, agak susah mendapatkan kunyit hitam ini karena tergolong langka, dengan harga yang tidak bisa dikatakan murah.

Kunyit hitam (sumber: amazon.com)

Kunyit hitam (sumber: amazon.com)

Kunyit, atau sering juga disebut kunir, adalah salah satu tanaman rempah-rempah dan termasuk obat asli dari kawasan Asia Tenggara. Tanaman ini sudah menyebar ke Malaysia, Indonesia, Australia, bahkan hingga Afrika. Hampir setiap orang di kawasan Asia sudah pernah menyantap yang satu ini, baik sebagai pelengkap bumbu masakan atau jamu untuk menjaga kesehatan dan .

Menurut Dinas Daerah Istimewa Yogyakarta, tumbuhan kunyit diperkirakan berasal dari Binar pada ketinggian 1.300 hingga 1.600 meter di atas permukaan laut, tetapi ada juga yang mengatakan bahwa kunyit berasal dari India. Pada tahun 77-78 sebelum Masehi, Dioscorides menyebut tanaman ini sebagai Cyperus menyerupai jahe, tetapi pahit, kelat, dan sedikit pedas.

Ciri tanaman kunyit dapat dilihat dari cabang yang punya ketinggian antara 40 cm hingga 100 cm, dengan batang berupa batang semu, tegak, bulat, membentuk rimpang dengan warna kekuningan dan tersusun dari pelepah (agak lunak). tanaman kunyit tunggal, berbentuk bulat telur (lanset) dan memanjang 10 cm hingga 40 cm, dengan lebar 8 cm sampai 12,5 cm. Bunganya majemuk yang berambut dan bersisik. luar rimpang berwarna jingga kecokelatan, sedangkan daging buah merah jingga kekuning-kuningan.

Baca juga  Update Info Lengkap Daftar Harga Menu Burger King Malang

Kenapa tanaman ini sering dijadikan obat herbal, lantaran punya kandungan kurkuminoid berkisar 3 persen hingga 5 persen dan minyak atsiri sebesar 2,5 persen hingga 6 persen. Selain kurkuminoid dan minyak atsiri, kunyit juga dikatakan mengandung senyawa seperti pati, lemak, protein, kamfer, resin, damar, gorm, kalsium, fosfor, dan zat besi.[1]

Manfaat Kunyit[2]

  • Senyawa yang terkandung dalam kunyit mempunyai peranan sebagai antioksidan, anti-tumor, anti-kanker, anti-mikroba, anti-pikun, dan anti-racun.
  • Secara tradisional, kunyit sering digunakan oleh masyarakat di berbagai negara untuk mengobati berbagai jenis penyakit, seperti penyakit yang disebabkan oleh mikroba parasit, gigitan serangga, penyakit mata, cacar, sakit perut, (termasuk diare, sembelit, kembung), gangguan pencernaan, gangguan hati, asma, menghilangkan gatal-gatal, mengurangi rasa nyeri, dan sakit pada penderita rematik arthritis.
  • Di beberapa negara, seperti China, India, Yunani, dan Madagaskar, kunyit dimanfaatkan sebagai anti-parasit, anti-infeksi, anti-periodik, astringen, diuretik, perangsang, dan tonik, selain sebagai obat luka, sakit perut, penyakit hati, dan gangguan saluran kencing.
  • Hasil pengujian secara in-vivo membuktikan bahwa aktivitas kurkuminoid pada kunyit selain mengurangi dan mencegah terbentuknya lemak pada sel-sel hati, juga menurunkan kandungan kolesterol jahat dan meningkatkan sekresi kolesterol dari hati dan empedu.
  • Sebuah penelitian menuturkan bahwa orang-orang yang rutin mengonsumsi makanan yang menggunakan kunyit sebagai salah satu bumbu masaknya, memiliki risiko yang lebih rendah terhadap penyakit Alzheimer. Telah dilaporkan bahwa India merupakan negara yang memiliki jumlah penderita Alzheimer terendah di dunia.
  • Studi terhadap 1.010 orang berusia lanjut (antara 60 tahun hingga 93 tahun), menunjukkan bahwa orang yang sering mengonsumsi makanan curry, memiliki daya ingat yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang jarang mengonsumsi makanan tersebut.
  • Anak rimpang kunyit sering digunakan sebagai bahan utama bumbu dan rempah pemberi citarasa dan aroma pada makanan dan minuman.
  • Kunyit kerap digunakan sebagai bahan pewarna untuk berbagai jenis makanan hingga kosmetik dan tekstil.
  • Kunyit bersifat mendinginkan dan dapat mengatasi bau tak sedap, sehingga sering digunakan sebagai kosmetik tradisional.
Baca juga  Update Harga Pupuk Dolomit per Kg dan per Sak

Ciri dan Manfaat Kunyit Hitam

Tanaman kunyit hitam (sumber: amazon.com)

Tanaman kunyit hitam (sumber: amazon.com)

Selain kunyit yang berwarna kuning, ternyata ada juga kunyit yang berwarna hitam. Memiliki bentuk yang mirip dengan kunyit kuning, ada sedikit perbedaan pada varian ini. Tanaman kunyit hitam umumnya punya batang daun berwarna merah, dengan bunga berwarna putih keunguan.Rimpang daging kunyit berwarna hitam legam, seperti biji buah kelengkeng, dengan rasa yang pahit.

Dibandingkan dengan kunyit kuning, kunyit hitam memang tergolong langka, walau sudah tersebar di berbagai negara, seperti India, Pakistan, dan Turki. Kunyit hitam ini bisa ditanam langsung di tanah atau menggunakan pot maupun plastik polybag. Penempatan tanaman sebaiknya mendapatkan sinar matahari yang cukup, terutama pada pukul 07.00 sampai 10.00 dan perlu dipagari agar terhindar dari gangguan hewan seperti bebek dan ayam.

Seperti kunyit kuning, kunyit hitam juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Rimpang ini dikatakan mampu mengatasi masalah kulit gatal, osteoarthritis, meringankan asam lambung dan gangguan maag, mengobati penyakit asma, mencegah Alzheimer, bahkan diklaim dapat membantu meredakan masalah kanker usus besar.

Baca juga  Cara Menanam dan Harga Cabe Carolina Reaper

Untuk mendapatkan manfaat kunyit, dapat dilakukan secara tunggal atau dicampur bahan lain. Untuk pemanfaatan tunggal, Anda dapat menggunakan kunyit hitam rajangan kering 20 gram. Bahan ini dicuci bersih dengan air mengalir. Setelah itu, direbus bersama 600 ml air hingga mendidih. Kira-kira air rebusan tersisa satu setengah gelas, diangkat, disaring, dan didinginkan. Hasilnya diminum tiga kali dalam sehari (sekali minum setengah gelas).

Harga Kunyit Hitam

Karena tergolong tanaman yang cukup langka, harga kunyit hitam pun bisa dibilang tidak murah. Di salah satu situs jual beli online, kunyit hitam 100 gram (berisi 3-8 rimpang), dijual dengan harga Rp400 ribuan, bahkan harga tanaman kunyit hitam dewasa bisa mencapai angka Rp3 juta hingga Rp6,9 jutaan. Jika Anda ingin membudidayakan tanaman ini, bisa membeli bibit kunyit hitam seharga Rp170 ribu hingga Rp200 ribuan per polybag.

Meski demikian, tidak sedikit pula yang menawarkan kunyit hitam dengan harga jauh lebih murah. Di pasaran dalam negeri, banyak yang menjual kunyit hitam dengan harga mulai Rp25 ribuan per kilogram. Namun, Anda harus teliti dan hati-hati, karena jangan-jangan produk yang dijual tidak asli alias KW. Umumnya, kunyit hitam yang asli sudah memiliki sertifikat resmi.

[1]Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. 2013. Khasiat Kunyit Sebagai Obat Tradisional dan Manfaat Lainnya. Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman , Vol. 19 (2), hlm. 5-9.

[2] Ibid.

loading...
author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Manfaat dan Harga Kunyit Hitam Asli di Pasaran"