Update Harga Isi Ulang Rokok Elektrik (Vape)

No comment5868 views

atau elektronik (atau e-cigarette) saat ini memang sedang hits di kalangan masyarakat Indonesia, terutama profesional muda dan remaja. Pasalnya, rokok jenis ini dikatakan memiliki risiko yang lebih rendah untuk kesehatan dibandingkan rokok konvensional. Selain itu, harga isi ulang rokok elektrik yang terbilang murah menjadi salah satu alasan mengapa rokok jenis ini digemari.

Pengertian Rokok Elektrik

Rokok elektrik (Electronic Nicotine Delivery Systems atau e-Cigarette) bisa dikatakan sebagai sebuah inovasi dari bentuk rokok konvensional menjadi rokok modern. Rokok model ini pertama kali dikembangkan pada tahun 2003 lalu oleh SBT Co., Ltd., sebuah perusahaan yang berbasis di Beijing, China, yang sekarang dikuasai oleh Golden Dragon Group Ltd. Pada tahun 2004, Ruyan mengambil alih proyek untuk mengembangkan teknologi yang muncul.

Harga Isi Ulang Rokok Elektrik - equity-jakarta.com

Harga Isi Ulang Rokok Elektrik - equity-jakarta.com

Para pengguna rokok elektrik mengklaim bahwa ini sebagai rokok yang lebih sehat dan ramah lingkungan daripada rokok biasa dan tidak menimbulkan bau dan asap. Selain itu, rokok elektronik lebih hemat daripada rokok biasa karena dapat diisi ulang. Bentuknya ENDS seperti batang rokok biasa, namun tidak membakar tembakau, seperti produk rokok konvensional. Rokok ini membakar cairan menggunakan baterai dan uapnya masuk ke paru-paru pemakai. Produk tersebut dipasarkan dengan banyak nama, di antaranya rokok elektronik, ecigarro, electro-smoke, green-cig, dan smartsmoker

Selain diklaim lebih sehat dibandingkan rokok konvensional, rokok elektrik juga dianggap sebagai ‘ penolong’ bagi mereka yang kecanduan rokok supaya berhenti merokok. Produk ini dipasarkan sebagai alternatif yang lebih aman dibandingkan produk tembakau biasa. Untuk melegitimasi keamanan produk, banyak perusahaan yang juga menempelkan label ‘Health’ pada rokok elektrik.

Jenis Rokok Elektrik

Ada beberapa jenis rokok elektrik yang populer di masyarakat. Jenis pertama adalah pen, yang sesuai namanya, berbentuk mirip pulpen. Vaporizer pen ini merupakan rokok elektrik dengan bentuk paling kecil dan bisa dibawa kemana-mana. Vaporizer pen dapat menghasilkan uap dengan cara memanaskan cairan rokok. Ada dua jenis elemen pemanas yang bisa dipilih untuk memanaskan cairan, yaitu:

  • Atomizer, yaitu elemen pemanas untuk memanaskan cairan vaporizer yang mengandung nikotin. Atomizer biasanya harus diganti jika panas yang dihasilkan sudah berkurang kualitasnya, membuat rasa vaporizer menjadi tidak enak lagi. Dekat dengan atomizer, terdapat tank sebagai tempat bahan yang akan dipanaskan.
  • Cartomizer, adalah kombinasi dari cartridge dan atomizer. Pada pengaturan ini, komponen yang dipanaskan bersentuhan langsung dengan elemen pemanas.

Jenis rokok elektrik yang kedua adalah portable atau juga dikenal dengan handheld vaporizer, yang bentuknya lebih besar dibandingkan dengan vaporizer pen. Namun, vaporizer ini juga bisa dibawa ke mana pun, sama seperti vaporizer pen. Walaupun lebih besar dari vaporizer pen, vaporizer portable masih bisa dimasukkan ke kantong Anda.

Tidak jauh berbeda dengan vaporizer pen, vaporizer portable juga mempunyai komponen elemen pemanas dan baterai. Namun, pada vaporizer portable, cairan vaporizer tidak kontak langsung dengan elemen pemanas, sehingga menghasilkan rasa yang lebih baik dan asap yang lebih sedikit. Baterai pada vaporizer portable biasanya dapat bertahan dua sampai tiga jam atau bahkan lebih.

Kemudian, jenis rokok elektrik ketiga yang juga populer adalah jenis desktop. Berbeda dengan vaporizer pen dan portable, vaporizer jenis desktop ini bentuknya lebih besar dan tidak dapat dibawa ke mana-mana. Vaporizer desktop ini hanya bisa digunakan di rumah atau di satu tempat. Vaporizer desktop juga membutuhkan permukaan yang datar untuk menempatkannya, serta memerlukan pasokan energi yang konstan agar dapat berfungsi dengan baik.

Karena pasokan energi yang stabil dibutuhkan untuk fungsi vaporizer ini, tentunya vaporizer desktop bisa menghasilkan panas yang lebih maksimal, rasa yang lebih tajam, dan uap yang lebih banyak daripada vaporizer lainnya. Semakin tajam rasa rokok elektrik dan semakin banyak uap yang dihasilkan, mungkin membuat pengguna merasa puas. Namun, hati-hati, karena semakin banyak uap yang dihasilkan, semakin juga risiko kesehatan yang bisa dialami.

Harga Isi Ulang Rokok Elektrik - style.tribunnews.com

Harga Isi Ulang Rokok Elektrik - style.tribunnews.com

Harga Rokok Elektrik

Rokok ElektrikHarga
EVOD Vaporizer 2mlRp86.000
Kramer X6 Battery Variable Wattage ModRp125.000
Joyetech eGO AIO D22 2mlRp225.000
VaporFI Pulse Starter KitRp221.000
Remax Just Energy Vape with Spear Mint CartridgeRp329.000
VaporFI Pro Starter KitRp401.200
Authentic Cloupor Mini Variable Voltage Mod 30WRp400.000
GNOMES Starter Kit ModRp422.000
Innokin ITaste VV V3.0-iClear16Rp490.000
VaporFI Rocket Starter KitRp800.000

Harga Isi Ulang Rokok Elektrik

Merek Isi UlangHarga
Ocean E-liquid 60 mlRp35.000
Queenine 60 mlRp65.000
Mr. DV9 30 mlRp80.000
Daily Vape Refill Max VG 60 mlRp85.000
Dark Luna Liquid 60 mlRp89.000
CMW 60 mlRp85.000
Liquid Lokal Premium Vape 30 mlRp100.000
Hype Juice E-liquid 55 mlRp100.000
Cloud Niners 60 mlRp110.000
Mr. DV9 60 mlRp130.000
Ret Bul 55 mlRp140.000
Jam Monster 60 mlRp160.000
Mr. DV9 100 mlRp190.000
Moo E-liquidRp195.000
CMW 60 mlRp210.000
Beard 60 mlRp240.000

Informasi harga di atas kami ambil dari berbagai macam sumber, termasuk situs dagang online. Harga rokok elektrik dan liquid isi ulang tersebut tentu tidak terikat, dan dapat berubah sewaktu-waktu. Pada tahun 2018 lalu, harga rokok elektrik berkisar antara Rp59 ribuan hingga Rp799 ribuan, sedangkan untuk isi ulangnya berkisar antara Rp30 ribuan hingga Rp200 ribuan per botol. 

Risiko Kesehatan Rokok Elektrik

Apa pun bentuknya, rokok elektronik ini dibangun dengan elemen pemanas yang dioperasikan dengan baterai, cartridge yang mengandung nikotin dan bahan kimia lainnya, serta alat penyemprot yang mengubah bahan kimia tersebut menjadi uap inhalable. Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Preventive Medicine menyimpulkan bahwa rokok elektronik memang dapat membantu perokok untuk berhenti merokok.

Rokok Elektrik (Vape) - www.medicalnewstoday.com

Rokok Elektrik (Vape) - www.medicalnewstoday.com

Namun, studi terbaru dari FDA di Selandia Baru dan Yunani memunculkan kekhawatiran tersendiri untuk rokok elektronik. Ada tiga alasan utama yang berkaitan dengan bahaya rokok elektronik. Pertama, dosis nikotin yang disampaikan dengan setiap kepulan dapat bervariasi secara substansial. Analisis FDA mencatat dosis nikotin antara 26,8 hingga 43,2 mikrogram per tiupan. Nikotin juga terdeteksi dalam produk berlabel bebas nikotin.

Kedua, rokok elektronik mengandung berbagai bahan kimia lainnya, termasuk dietilen glikol (zat yang sangat beracun), berbagai nitrosamin (karsinogen kuat yang ditemukan dalam tembakau), dan setidaknya empat bahan kimia lainnya yang dicurigai berbahaya bagi manusia. Yang pasti, dosis senyawa ini umumnya lebih kecil dari yang ditemukan pada asap rokok konvensional, meski tidak nol.

Ketiga, dengan mensimulasikan pengalaman rokok, rokok elektronik mungkin mengaktifkan kembali kebiasaan merokok di kalangan mantan perokok lama. Mereka juga bisa menjadi ‘pintu gerbang’ ke penyalahgunaan tembakau untuk orang-orang berusia muda yang belum ketagihan. Jadi, sebelum memutuskan untuk merokok elektrik, Anda harus mempertimbangkan secara matang.

[Almasshabur]

Baca juga  Info Terbaru & Terlengkap Harga Lem Fox (Semua Kemasan)
loading...
author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Update Harga Isi Ulang Rokok Elektrik (Vape)"