Info Syarat, Cara Daftar, & Harga Franchise Alfamart

Alfamart merupakan perusahaan distributor eceran yang menyediakan kebutuhan pokok sehari-hari dengan luas kurang dari 250 m2. Target geografis Alfamart adalah area perumahan, publik, dan gedung perkantoran.[1] Perkembangan bisnisnya yang cepat rupanya menarik minat beberapa pengusaha untuk mendaftar (franchise) Alfamart. Dengan harga franchise yang beragam, Alfamart menawarkan keuntungan yang menggiurkan untuk jangka panjang.

Gerai Alfamart (sumber: detik)
Gerai Alfamart (sumber: detik)

Skema Franchise Alfamart

Tipe kerjasama franchise yang ditawarkan oleh Alfamart ada 3 macam, yang pertama adalah skema gerai baru dimana Franchisee mengajukan usulan untuk pembukaan gerai baru. Kemudian, skema kedua adalah skema gerai baru, yakni konversi dimana Franchisee mengajukan usulan lokasi yang masih berupa toko kelontong/minimarket untuk dikembangkan menjadi gerai Alfamart.

Bacaan Lainnya

Sedangkan skema ketiga adalah skema gerai take over, dimana Franchisee mengambil alih kepemilikan gerai milik Alfamart yang sudah berjalan. Masing-masing skema franchise atau waralaba Alfamart tersebut memiliki syarat, ketentuan, dan biaya yang berbeda-beda. Berikut informasi lengkap harga franchise Alfamart.

Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

Harga Franchise Alfamart

Franchise Gerai BaruAlfamart

Tipe Gerai Alfamart Produk Area Sales Biaya Investasi
9 Rak 1.200 30m2 Rp300.000.000
18 Rak 1.600 60m2 Rp350.000.000
36 Rak 3.800 80m2 Rp450.000.000
45 Rak 4.500 100m2 Rp500.000.000

Modal investasi franchise gerai baru Alfamart ini mencakup: Franchise Fee sebesar Rp45 juta untuk 5 tahun, instalasi listrik, peralatan gerai dan air conditioner, cash register dan sistem informasi ritel, shop sign dan pole sign, perizinan gerai, serta promosi dan persiapan pembukaan gerai.

Franchise Gerai Baru – KonversiAlfamart

Program Konversi menawarkan kerjasama franchise kepada pemilik toko minimarket lokal/kelontong/yang ingin mengembangkan usahanya.Alfamart memberikan 2 (dua) kemudahan bagi para pemilik yang mengikuti program ini yaitu pengakuan barang dagangan milik toko minimarket lokal/kelontong sebagai barang dagangan untuk stok pembukaan gerai franchise Alfamart, serta rak milik toko minimarket lokal/kelontong/dapat digunakan dan diakui sebagai pengurang biaya investasi. Namun, kriteria rak harus sesuai dengan standar rak gerai Alfamart.

Adapun tahapan franchise Alfamart konversi yang pertama adalah presentasi awal, stock opname 01, perjanjian kerjasama, stock opname 02, kemudian pembukaan toko konversi.

Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

Franchise Gerai Take OverAlfamart

Pembelian gerai Alfamart yang sudah beroperasi dengan harga “Paket” yang telah ditentukan.Besar investasi untuk Gerai Take Over bervariasi mulai dari Rp800 juta.Besarnya investasi untuk Gerai Take Over bergantung pada harga sewa lokasi dan sales perharinya

Besarnya biaya investasi tersebut mencakup:Franchise Fee sebesar Rp45 juta untuk 5 tahun, sewa lokasi untuk 5 tahun, peralatan gerai dan air conditioner, cash register dan sistem informasi ritel, shop sign dan polesign, perizinan gerai, dan goodwill.

Staf Alfamart (sumber: tipkerja.com)
Staf Alfamart (sumber: tipkerja.com)

Syarat Franchise Alfamart

  • Memiliki minat di industri minimarket.
  • Negara Indonesia (WNI) dengan Badan Usaha (CV, PT, Koperasi dan Yayasan).
  • Sudah atau akan memiliki lokasi tempat usaha dengan luas area sales minimal 100 m2 (diluar area gudang dan ruang administrasi). Total keseluruhan lahan kurang lebih 150 m2 sampai 250 m2.
  • Memenuhi persyaratan perizinan seperti Izin Tetangga, Izin Domisili, NIB, NPWP, NPPKP, STPW, IUTM (mengikuti persyaratan di wilayah tersebut).
  • Bersedia mengikuti sistem dan prosedur yang berlaku di Alfamart.

Cara Daftar Franchise Alfamart

  1. Pendaftaran usulan lokasi dilakukan melalui www.alfamartku.com. Pastikan mengisi lengkap formulir pendaftaran dan melengkapinya dengan denah serta foto tampak depan.
  2. Ajukan proposal dan persetujuan. Proposal yang disajikan akan mencakup kajian potensi usulan lokasi, gambar kerja, RAB, dan proyeksi keuangan. Jika semua disetujui maka bisa dilanjutkan ke tahap berikutnya.
  3. Perjanjian Waralaba mencakup berbagai aspek hak dan kewajiban para pihak yang harus sudah disetujui kedua belah pihak sebelum tahapan pembukaan gerai dimulai.
  4. Grand opening. Setelah tahapan persetujuan proposal, penandatangan perjanjian waralaba, renovasi, pengurusan perizinan, dan setup, maka gerai Alfamartsiap beroperasi.
Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

Royalti Franchise Alfamart

Penjualan Bersih Royalti Franchise Alfamart
0 – Rp150.000.000 0%
Rp150.000.001 – Rp175.000.000 1%
Rp175.000.001 – Rp200.000.000 2%
Rp200.000.001 – Rp250.000.000 3%
>Rp250.000.001 4%

Royalti dibayarkan kepada franchisor, dihitung secara progresif dari penjualan bersih dan belum termasuk pajak. Apabila Anda membutuhkan informasi lebih lengkap seputar franchise Alfamart, Anda bisa mengakses situswaralaba.alfamart.co.id atau menghubungi nomor telepon (021) 1500959.

[1]Rachmadi, BN. 2007. Franchising – Membedah Tawaran Franchise Lokal Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, hlm 106.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *