Harga Burung Tledekan (Gunung, Laut, Biru, Bakau)

Jika Anda mengaku penggemar kicau, pasti sudah tidak lagi dengan burung tledekan. Merupakan burung kecil dari keluarga Muscicapidae dan genus Cyornis, atau sering disebut burung sikatan, burung tledekan tidak hanya punya suara yang merdu, tetapi juga warna bulu yang elok. Hadir dalam sejumlah varian, harga burung tledekan rata-rata berada di angka ratusan ribu rupiah per ekor.

Burung tledekan (sumber: pinhome.id)
Burung tledekan (sumber: pinhome.id)

Selain anjing, ikan, dan kucing, satwa yang juga menjadi peliharaan banyak orang di Indonesia adalah burung. Menurut sebuah survei yang dilakukan di enam kota, sebanyak 40 persen responden mengaku memelihara burung, sedangkan 60 persen lainnya memelihara hewan selain burung.[1] Alasan utama orang memelihara burung karena hewan tersebut punya keindahan fisik dan keindahan suara.[2] Selain itu, konon meningkatnya pemeliharaan burung, terutama burung kicau, disebabkan tradisi orang Jawa.

Bacaan Lainnya

Di Indonesia sendiri, sudah ada banyak burung yang dipelihara oleh masyarakat. Sejumlah varian yang cukup terkenal adalah burung perkutut, burung jalak, burung serindit, burung cucak rawa, burung lovebird, dan lainnya. Selain itu, banyak juga yang memilih untuk merawat burung tledekan. Apa kelebihan burung tersebut?

Ciri Burung Tledekan

Seperti disinggung di atas, burung tledekan masih merupakan keluarga burung sikatan atau burung sulingan. Di Indonesia sendiri, burung tledekan sempat sangat populer pada tahun 2000-an karena sering menjadi raja di sejumlah perlombaan. Meskipun sekarang tidak setenar dulu, burung tledekan masih sangat menarik untuk dipelihara karena memiliki suara yang khas.

Baca juga  Update Harga Tokek Rumah dalam Berbagai Ukuran

Secara umum, tledekan dapat dikategorikan sebagai burung berukuran mini karena cuma memiliki panjang antara 14 sampai 15 cm, dengan bobot tubuh sekitar 12 sampai 18 gram saja. alami burung ini berada di area hutan yang lebat dengan banyak sungai yang mengalir di sekitarnya. Ia menyukai ulat, capung, dan buah-buahnya untuk dikonsumsi ketika berada di alam liar.

Burung tledekan masih dibagi lagi menjadi banyak varian. Konon, ada lebih dari 32 varian burung tledekan yang dikenali di seluruh dunia, biasanya dibedakan berdasarkan warna bulu mereka. Dari puluhan varian tersebut, ada beberapa varian yang menjadi idola para kicau mania di Indonesia dan berikut ciri-ciri mereka.

Varian Burung Tledekan

  • Burung tledekan gunung (Hill Blue-flycatcher), mudah ditemukan di sekitaran Jawa dan Pulau Kalimantan. Burung yang sering disebut dengan sikatan cacing ini memiliki ciri khas kicauan burungnya yang terdengar mendayu-dayu dan warna bulu yang cantik. Perbedaan antara tledekan gunung jantan dengan betina adalah pada warna bulu mereka. Bulu jantan lebih dominan berwarna kehitaman hingga ke bagian ekor, sedangkan pada betina memiliki warna bulu yang lebih cerah seperti kuning keabu-abuan.
  • Burung tledekan bakau (Mangrove Blue-flycatcher), dijuluki sikatan gunung Kalimantan, tetapi tidak cuma ditemukan di Kalimantan, melainkan pula di daerah Karimun Jawa, Sulawesi, dan Sumatera. Suara burung ini berirama merdu dan punya volume yang cukup tinggi sehingga nantinya akan terdengar lebih melengking. Secara umum, karakteristik fisik burung ini tidak jauh berbeda dengan tledekan gunung.
  • Burung tledekan laut (Blue-and-white-flycatcher), sering disebut sulingan laut dan memiliki warna bulu yang cantik. Untuk jantan, memiliki warna yang sangat mengilap dan juga perpaduan warna hitam yang terdapat pada leher, dada, dan muka. Sementara itu, betina punya tubuh bagian atas berwarna coklat keabu-abuan, sedangkan perutnya warnanya putih.
  • Burung tledekan selendang biru, memiliki ukuran tubuh medium sekitar 16 cm. Untuk pejantan, punya perut putih keabuan serta penutup ekor bawah warna putih. Sementara itu, pada burung betina, tubuh bagian atas cokelat abu dan juga lingkar mata berwarna kuning kecokelatan. Burung selendang mempunyai suara yang dengan ciri khas kicau dari burung tledekan laut, antara lain nyanyian manis, nyaring, menurun, lalu akan naik lagi.
  • Burung tledekan kembang, punya warna bulu yang cantik seperti bunga. Ukuran tubuhnya tergolong kecil, dengan paruh dan ekor yang pendek. Warna hitam gelap mendominasi tubuh bagian atas, sedangkan warna putih hanya dapat ditemukan di bagian sayap dan di atas mata. Beberapa kicau mania tidak memasukkan burung ini ke jenis tledekan karena bukan termasuk ke genus Cyornis.
Baca juga  Info Terbaru Harga Joran Pioneer Evo (Semua Tipe)
Burung tledekan biru (sumber: mspetlovers.id)
Burung tledekan biru (sumber: mspetlovers.id)

Apabila Anda tertarik dengan keindahan bulu dan merdunya suara tledekan, tidak sulit mendapatkan burung tersebut. Pasalnya, Anda sudah bisa membelinya di berbagai pasar burung. Bahkan, tidak sedikit pedagang yang menawarkan varian ini lewat sejumlah situs jual beli online. Sebagai referensi, berikut informasi kisaran harga burung tledekan saat ini.

Harga Burung Tledekan

Varian Burung Tledekan Harga
Tledekan Selendang Biru Bakalan Jantan Rp100.000 – Rp150.000 per ekor
Tledekan Selendang Biru Trotol 2 Bulan Rp150.000 per ekor
Tledekan Selendang Biru Dewasa Rp203.000 – Rp250.000 per ekor
Tledekan Gunung Sumatra Betina Rp225.000 per ekor
Tledekan Laut Jantan Rp300.000 per ekor
Tledekan Bakau Jantan Rp350.000 – Rp450.000 per ekor
Tledekan Gunung Sumatra Jantan Rp350.000 – Rp642.000 per ekor
Tledekan Gunung Jawa Jantan Rp650.000 – Rp725.000 per ekor
Tledekan Gunung Sepasang Rp1.290.000 – Rp1.835.000
Tledekan Gunung Gacor Rp2.500.000 per ekor

Harga burung tledekan di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk sejumlah situs jual beli online dalam negeri. Perlu Anda catat bahwa harga burung tledekan tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selain itu, harga satwa ini juga bisa berbeda di masing-masing pedagang meskipun produk yang ditawarkan sama.

Baca juga  Karakteristik dan Update Harga Siamese Cat

[1] Abdurrazaq, N. & Y. Prasetyawan. 2019. Analisis Kebutuhan Informasi bagi Pecinta Burung Kicau di Kota Malang. Jurnal Ilmu Perpustakaan, Vol. 7(1): 1-10.

[2] Putera, Lorencius Echo Sujianto & C. Kuntoro Adi. 2016. Klasifikasi Burung Berdasarkan Suara Kicau Burung Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Propagasi Balik. Seminar Ilmu Komputer, hlm. 42-49.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *