Cara Ternak dan Harga Bibit Entok (DOD)

No comment185 views

Bagi Anda yang ingin usaha ternak, selain ayam dan angsa, tidak ada salahnya untuk beternak . Basur sendiri memiliki banyak penggemar, apalagi banyak industri kuliner yang mulai memperdagangkannya. Selain karena banyak peminat, ternak bebek manila tidak membutuhkan banyak, apalagi bibitnya terbilang terjangkau.

Entok, yang memiliki nama ilmiah Cairina moschata, merupakan salah satu unggas air penghasil daging yang baik. Itik manila tersebut sebenarnya berasal dari Amerika Selatan yang masuk ke Indonesia melalui Filipina, lalu dilakukan domestikasi. Sehingga, basur dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan Nusantara. Entok adalah unggas penghasil daging yang baik, karena pertumbuhannya yang cepat dengan ukuran tubuh lebih besar dibanding itik.[1]

Ilustrasi Ternak Entok (credit: faktualnews.co)

Ilustrasi Ternak Entok (credit: faktualnews.co)

Selain yang cepat, harga daging entok di pasaran juga lebih mahal dibanding ayam dan bebek. Ini menjadi alasan mengapa banyak peternak unggas yang mulai melirik mentok. Untuk ternak entok, sebenarnya tidak terlalu susah. Anda hanya perlu memperhatikan beberapa hal agar hasil panen dan keuntungan melimpah.

Cara Ternak Entok

Sebelum beternak basur, pastikan Anda sudah memilih lokasi dan mempersiapkan yang baik. Pilihlah lokasi yang agak jauh dari rumah, namun mudah dijangkau. Setidaknya, jarak dari rumah ke lokasi ternak sekitar 10 hingga 20 m. Selain untuk mencegah stres pada entok, ini juga menghindari bau tidak sedap yang bisa menyebar dari ke lingkungan sekitar. Pastikan juga lokasi jauh dari kebisingan jalan raya dan pemukiman penduduk.

Baca juga  Cara Kerja dan Harga Filter Air Hydro (Semua Tipe)

Bersihkan lokasi pilihan Anda dari berbagai benda yang mengganggu pembuatan kandang, seperti sampah, batuan, perdu, rumput, dan pohon yang dirasa perlu ditebang. Setelah lokasi bersih, buatlah kandang dengan menyesuaikan kebutuhan ternak. Anda bisa membuat kandang lebih dari satu ruang dengan sekat pemisah berupa kawat atau besi.

Kandang pertama berfungsi sebagai tempat pembesaran hingga panen, sedangkan kandang lainnya bisa dijadikan sebagai tempat menampung anakan entok yang baru lahir jika ada entok yang bertelur nantinya dan entok dewasa. Untuk kandang entok yang baru lahir atau berumur kurang dari 3 hari dan kandang pembesaran, harus dilengkapi dengan lampu agar mereka tetap hangat.

Sesuaikan ukuran kandang dengan entok yang akan diternak. Semakin banyak entok yang dipelihara, maka semakin luas dan besar kandang yang dibutuhkan. Sebagai referensi, biasanya kandang dengan ukuran 4 m x 12 m memiliki kapasitas sekitar 400 ekor entok. Kandang harus memiliki dinding yang tinggi supaya entok tidak bisa kabur atau keluar masuk kandang.

Baca juga  Update Harga Mesin Las Listrik (Berbagai Merk) 

Jika ukuran luas kandang 10 m2, maka Anda harus membuat naungan entok sekaligus lokasi pemberian dengan jarak 5 m. Selain itu, buat tempat seluas 5 m di dalam kandang sebagai tempat pemisah antara kubangan air, tempat berjemur, dan tempat bermain entok. Selain harus dilengkapi dengan tempat makan dan minum secara khusus, Anda juga harus membuat drainase atau saluran air. Sehingga, air dapat diganti dengan mudah dan tidak menimbulkan bau tidak sedap.

Setelah kandang siap, masukkan bibit entok atau DOD yang ingin diternak. Untuk DOD, pilihlah entok yang lincah, sehat, tidak cacat, dan diperoleh dari supplier terpercaya. Umur ideal meri yang bisa dipelihara, yaitu anakan usia 6-7 bulan dengan bobot 100 gr-200 gr. Setelah proses pemindahan bibit entok ke kandang, pastikan Anda melakukan perawatan.

Bibit Entok (credit: solusiternak.id)

Bibit Entok (credit: solusiternak.id)

Pakan harus diberikan sesuai dengan usia DOD. Untuk sia 1-14 hari, berikan pakan berupa konsentrasi starlet atau pellet dengan kandungan protein, fosfor, kalsium, dan kalori. Untuk bibit itik manila usia 15-35 hari, diberi pakan konsentrat yang sudah dicampur bekatul, biji jagung, ampas tahu, dan umbi. Sementara itu, untuk mentok usia 36-60 hari, bisa diberi pakan kombinasi, berupa bekatul, nasi aking, ikan rucah, ampas tahu, menir, eceng gondok, dan siput.

Baca juga  Jenis dan Update Kisaran Biaya Vaksin Kucing

Selain pakan, Anda harus membersihkan kandang entok setiap hari, rajin memberi vaksin, melakukan pengendalian penyakit, dan mempersiapkan entok yang bertelur hingga masa panen. Setelah indukan basur bertelur dan telurnya menetas, Anda bisa memisahkan anakan entok jika usianya sudah lebih dari 3 hari. Setelah itu, Anda baru bisa memanen entok dewasa untuk dijual.

Harga Bibit Entok

Dengan mengetahui cara ternak entok di atas, apakah Anda tertarik melakukannya? Jika iya, pastikan Anda mengetahui harga bibit entok di pasaran. Harga DOD di pasaran sendiri saat ini berkisar Rp4.000 hingga Rp5.000 per ekor. Harga bibit entok tersebut tentu tidak terikat dan dapat berubah sewaktu-waktu.

[1] Ayuningtyas, dkk. 2016. Produktivitas Entok Betina dengan Pemberian Pakan Terbatas Selama Periode Pertumbuhan. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, Vol. 4(2): 280-285.

loading...
author

Leave a reply "Cara Ternak dan Harga Bibit Entok (DOD)"