Update Harga Jual Daun Mint (Segar, Kering, Bubuk) 1 Ikat

Memiliki rasa yang segar dengan sensasi dingin seperti menthol, daun mint kerap dijadikan sebagai bahan pelengkap kuliner. Meskipun harga jual herbal ini tidak bisa dibilang murah, banyak orang yang ingin membelinya. Daun ini tidak hanya dijual dalam kondisi segar, tetapi juga kering atau bubuk.

Daun mint
Daun mint

Manfaat Daun Mint

Pengobatan ISPA

Daun mint biasa Anda temukan di ataupun minuman. Daun tersebut memiliki citarasa yang khas. Rasanya yang menyegarkan dan memberikan sensasi dingin di mulut membuat daun mint kerap dijadikan bahan tambahan untuk memperkaya rasa makanan dan minuman. Selain biasa digunakan sebagai penghias sajian makanan, daun ini juga kerap dijadikan sebagai bahan pendukung pembuatan permen mint atau pasta gigi. Selain itu, juga bisa dimanfaatkan sebagai pengobatan.

Bacaan Lainnya

Anda dapat memanfaatkan daun mint sebagai pengobatan, salah satunya ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut. Caranya, merebus daun mint bersamaan dengan daun lainnya seperti daun sereh dan daun jeruk. untuk merebus daun-daun tersebut adalah rice cooker.

Caranya sangat sederhana sehingga bisa diterapkan di rumah. Langkah pertama yaitu didihkan 1 air di dalam rice cooker. Setelah air mendidih, masukkan 3 batang sereh, 7 lembar daun jeruk nipis, dan dapat pula ditambah dengan 5 lembar daun mint yang semuanya sudah dibersihkan. Setelah itu, tutup rice cooker dan hirup uap yang keluar.

Daun sereh, daun jeruk, dan daun mint dinilai mengandung essential oil (sitral, sitronelal, sitronelol, geraniol, limonene, eugenol, metil eugenol, dan mentol) yang dapat membantu mengencerkan dan mengeluarkan lendir yang menyumbat saluran pernapasan. Inhalasi sederhana menggunakan air rebusan daun-daun tersebut dapat menjadi terapi suportif pada penanganan ISPA.

Diet

Daun mint (pexels: Anna Pyshniuk)
Daun mint (pexels: Anna Pyshniuk)

Bicara soal diet, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan agar kalori dari makanan yang masuk ke dalam tubuh tak melebihi besarnya kalori yang bisa dibakar oleh tubuh. Misalnya, menyediakan daun mint segar, yang bisa menjadi salah satu cara yang mudah dan sehat untuk dilakukan.

Menurut ahli diet dan ahli gizi, Cynthia Sass, daun mint memiliki efek menekan nafsu makan yang hampir sama baiknya dengan obat diet yang dijual di pasaran. Anda bisa mulai menambahkan daun mint pada secangkir teh, perasan air jeruk manis tanpa gula, bahkan pada pasta gigi. Untuk pilihan yang lebih mudah, Anda bisa menyantap permen karet beraroma mint setidaknya sehari sekali. Namun sayangnya, ini tidak berlaku untuk minuman cokelat manis atau es krim beraroma mint.

Aroma mint yang kuat merupakan penekan nafsu makanan alami yang bisa Anda gunakan untuk menekan nafsu makan. Aroma tersebut juga memiliki efek psikologis yang membuat Anda merasa puas setelah menghirup kesegarannya, sehingga bisa menjaga Anda agar tidak makan berlebihan. Seperti yang Anda , kunci kesuksesan diet adalah makan sesuai porsi dan tak berlebihan.

Sass melanjutkan, bila suatu waktu Anda merasa ingin makan yang manis atau asin, memasukkan beberapa helai daun mint segar pada air minum atau teh hangat tanpa gula, bisa membuat hasrat tersebut mereda dalam waktu 20 menit. Caranya, hirup dalam-dalam aroma mint sebelum Anda meneguk minuman tersebut, lakukan perlahan dan rasakan efeknya.

Cara Budidaya Daun Mint

Daun mint (pexels: cottonbro)
Daun mint (pexels: cottonbro)

Harga daun mint yang semakin meningkat membuat banyak petani herbal mencoba menanamnya. Ini bisa menjadi sebuah usaha yang menarik. Cara menanam daun mint pun tidaklah sulit, Anda bisa juga mencoba di rumah. Sebelum menanam daun mint, pastikan Anda menyiapkan bibit daun mint. Secara sederhana, pilihlah batang daun mint tua yang Anda beli di pasar. Pastikan daun tersebut dilengkapi dengan daun muda sejumlah 3 hingga 5 helai di bagian pucuknya.

Setelah itu, siapkan gelas atau baskom yang diisi dengan air bersih. Sebisa mungkin hindari air PDAM, akan lebih baik menggunakan air sumur. Jika Anda tidak memiliki air sumur, Anda bisa mengendapkan air PDAM selama 2 hari 1 malam. Setelah itu, masukkan ujung batang daun mint ke dalam air dan usahakan agar daun pada batang tidak ikut terendam.

Biarkan akar pada batang daun mint tumbuh. Jika Anda ingin akarnya lebih cepat tumbuh, Anda bisa meletakkan media semai ke tempat yang gelap. Setelah akarnya tumbuh, Anda harus menyiapkan media tanam. Untuk media tanam, gunakan pot agar lebih praktis.

Pot diisi dengan tanah yang dicampur pupuk organik dengan perbandingan 2:1. Setelah itu, buatlah lubang tanam dengan kedalaman 3 cm hingga 5 cm. Pindahkan bibit daun mint ke dalam pot dengan posisi akar dan batang membentuk huruf “L”. Setelah itu, tutup lubang tanam dan padatkan tanah agar daun mint Anda dapat tumbuh dengan tegak. Siram rutin untuk menjaga kelembapan tanah dan penambahan pupuk setiap minggunya. Anda bisa mulai memanen daun mint jika tanaman sudah tumbuh subur dan memiliki cabang pada batangnya. Berikut info harga daun mint pada 2022 dan 2023.

Harga Daun Mint 1 Ikat

Ilustrasi Daun Mint Siap Jual (sumber: gardentabs.com)
Ilustrasi Daun Mint Siap Jual (sumber: gardentabs.com)
Daun MintHarga SebelumnyaHarga Sekarang
Daun Mint Segar 500 gramRp25.000 per ikatRp20.000 per ikat
Daun Mint Segar 100 grRp14.000 per ikatRp13.000 per ikat
Daun Mint Segar 350 grRp20.000 per ikatRp15.500 per ikat
Daun Mint Segar 1 kgRp45.900 per plastikRp60.000 per plastik
Daun Mint Kering 500 grRp49.000 per plastikRp55.000 per plastik
Daun Mint Bubuk/Powder 250 grRp26.000 per plastikRp45.000 per plastik
Daun Mint Kering 1kgRp325.000 per Rp295.000 per toples

Harga daun mint di atas telah kami rangkum dari berbagai macam sumber, termasuk situs jual beli . Harga daun mint tersebut tidak terikat dan bisa berubah sewaktu-waktu. Sebagai perbandingan, pada tahun 2019, daun mint segar dijual mulai Rp4 ribuan hingga Rp5 ribuan per ikat dan pada tahun 2020 menjadi Rp10 ribuan hingga Rp30 ribuan per ikat. Sementara itu, di tahun 2021, harga jual daun mint bervariasi. Sebagai contoh, tahun sebelumnya, daun mint segar dijual mulai Rp10 ribuan per ikat dan pada 2021 menjadi Rp15 ribuan per ikat.

[Update: Dian]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *