Info Terkini Ongkos Kirim (Ongkir) Barang Via Pos Indonesia, TIKI, & JNE

Saat ini jasa barang sudah menjadi bisnis yang menjamur di Indonesia. Ada banyak penyedia jasa kirim barang baru yang hadir demi memenuhi kebutuhan masyarakat dalam bisnis e-commerce yang kian ramai. Akan tetapi, meski banyak yang bermunculan, ada beberapa pilihan yang banyak dipilih masyarakat karena kualitas serta kecepatan pengirimannya, yakni Pos Indonesia, TIKI, dan .

tarif, ongkos, kirim, pengiriman, ongkir, biaya, harga, barang, paket, dokumen, tiki, jne, jnt, j&t, pos indonesia, dari, ke, hari, berapa, lama, ekspedisi, kurir, cara, cek, 2018, via, hp, website, situs, 2019

Ilustrasi: pengantar kiriman

Tidak salah jika kita menyebut Pos Indonesia sebagai pelopor jasa ekspedisi di Indonesia. Awalnya Pos Indonesia menyediakan jasa kirim surat maupun dokumen penting pada masa kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia pada abad 17-18.

Kegiatan surat-menyurat di Indonesia telah dimulai pada masa kerajaan meskipun masih dalam bentuk sederhana seperti simbol-simbol pada tulisan. Namun kegiatan surat-menyurat semakin berkembang setelah adanya Jalan Raya Pos (De Grote Postweg) dari Anyer hingga Panarukan sepanjang 1.000 km pada tahun 1809 atas perintah Gubernur Jenderal Herman William Daendels. Hal tersebut mempersingkat jarak tempuh dari Jawa Barat ke Jawa Timur yang sebelumnya membutuhkan waktu 40 hari menjadi 6 hari.

Pos Indonesia pertama kali didirikan pada tanggal 26 Agustus 1746 di Batavia (sekarang ) oleh Gubernur Jendral G.W Baron Van Imhoff. Tujuannya adalah untuk lebih menjaga keamanan surat-surat para penduduk, bagi mereka yang berdagang dari kantor-kantor yang berada di wilayah luar Jawa dan terutama bagi para bangsawan yang datang dan pergi ke Negara Belanda.

Empat tahun berlangsung, untuk mengadakan perhubungan yang teratur guna mempercepat pengiriman surat maka dibuatlah kantor pos yang berada di Semarang. pengiriman surat saat itu melalui Karawang, Cirebon, dan Pekalongan.

Baca juga  Update Daftar Tarif Pengiriman (Ongkir) Herona Express ke Seluruh Indonesia

Pos Indonesia beberapa kali mengalami perubahan status, dimulai dengan Jawatan PTT (Post, Telegraph dan Telephone) yang dipimpin oleh Kepala Jawatan (tidak bersifat komersil dan dimaksudkan untuk mengadakan pelayanan publik) hingga menjadi Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel).

Tahun 1965 kemudian berganti menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos dan Giro), dan pada Tahun 1978 berubah menjadi Perum Pos dan Giro yang sejak saat itu ditegaskan menjadi Badan Usaha Tunggal dalam menyelenggarakan dinas pos dan giropos baik untuk dalam maupun luar negeri. Selama 17 tahun berstatus Perum, maka pada Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT. Pos Indonesia (persero).

Hingga saat ini, ekspansi wilayah pelayanan Pos Indonesia tidak hanya meliputi wilayah Indonesia saja, tetapi juga sudah meliputi dunia internasional. Pelayanan dalam skala internasional ini memungkinkan Pos Indonesia untuk melaksanakan salah satu tujuannya untuk bisa go international. Ekspansi wilayah pelayanan Pos Indonesia ini dilakukan dengan menjalin kerja sama dengan badan-badan usaha di negara lain yang berskala internasional, seperti Western Union.

Andil Pos Indonesia dalam melayani pelanggannya, baik di skala nasional ataupun internasional, tidak terbatas hanya dalam dunia perposan, tetapi juga dalam dunia keuangan. Fasilitas transfer uang melalui Pos Indonesia bisa dinikmati oleh para pelanggannya.

Kurir Pos Indonesia - (Sumber: bisnis.tempo.co)

Kurir Pos Indonesia - (Sumber: bisnis.tempo.co)

Fasilitas pembayaran tagihan listrik, air, dan telepon pun bisa dinikmati di kantor-kantor Pos Indonesia. Berbagai kemudahan yang ditawarkan dalam pelayanan Pos Indonesia terhadap pelanggannya merupakan suatu strategi yang diambil oleh Pos Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya.

Baca juga  Info Terbaru Cara Cek Tarif Ongkos Kirim Melalui PCP Express

Kesuksesan Pos Indonesia yang kian melonjak, membuat beberapa perusahaan turut andil dalam meluncurkan jasa ekspedisi serupa. Terlebih saat ini, bisnis atau usaha jual beli online (e-commerce) sedang ramai-ramainya, maka berdampak pada kebutuhan pelanggan terhadap perusahaan penyedia jasa kirim barang. Beberapa perusahaan yang sukses menarik minat pelanggannya adalah JNE dan TIKI.

Ketiga penyedia jasa ekspedisi yang populer di Indonesia ini telah mengintegrasikan sistemnya secara online dengan menyediakan resmi yang dapat memudahkan konsumen untuk menggunakan jasa mereka. Sehingga Anda dapat mudah memeriksa sendiri berapa biaya atau tarif pengiriman untuk menggunakan jasa masing-masing ekspedisi tersebut.

Cara Mengecek Ongkos Kirim Via Pos Indonesia

  1. Buka situs www.posindonesia.co.id.
  2. Pilih menu ‘Layanan Pelanggan’.
  3. Pilih Layanan Domestik (jika Anda ingin mengirim barang via pos area dalam negeri).
  4. Pada form ‘Hitung Kiriman Dalam Negeri’. Anda harus mengisi Kota Asal, Kota Tujuan, Berat Barang, dan Dimensi Kiriman.
  5. Klik tombol ‘Tampilkan Tarif’ setelah melengkapi data di atas.
  6. Masukkan kode keamanan lalu klik ‘Cari’.

Atau Anda bisa secara mudah kunjungi laman ini //www.posindonesia.co.id/index.php/cara-cek-ongkos-kirim-pos-indonesia-secara-online/

Cara Mengecek Ongkos Kirim Via TIKI

  1. Masuk ke situs resmi TIKI di www.tiki-online.com.
  2. Pilih kolom Product Inquiry untuk cek ongkos kirim.
  3. Masukkan kota asal.
  4. Masukkan kota tujuan.
  5. Masukkan jumlah barang.
  6. Klik check.

Atau Anda bisa dengan mudah mengunjungi laman //tiki.id/tarif atau //tiki.id/.

Cara Mengecek Ongkos Kirim Via JNE

tarif, ongkos, kirim, pengiriman, ongkir, biaya, harga, barang, paket, dokumen, tiki, jne, jnt, j&t, pos indonesia, dari, ke, hari, berapa, lama, ekspedisi, kurir, cara, cek, 2018, via, hp, website, situs, 2019

Laman beranda website JNE

  1. Akses situs resmi JNE di www.jne.co.id.
  2. Klik ‘Check our tariff now’
  3. Klik ‘from’ dan masukkan kota asal.
  4. Klik ‘to’ dan masukkan kota tujuan.
  5. Lengkapi form berat paket dengan satuan kg.
  6. Tekan tombol submit setelah seluruh data diisi lengkap
  7. Tuliskan security code dengan benar.
  8. Tekan tombol submit.

Atau Anda bisa dengan mudah mengunjungi laman //www.jne.co.id/id/beranda.

Selain bisa cek melalui situs resmi masing-masing ekspedisi, Anda juga bisa memanfaatkan situs pihak ketiga yakni melalui website cektarif. Caranya mudah, berikut langkahnya:

  1. Buka link pihak ketiga yakni www.cektarif.com.
  2. Pilih ekspedisi yang akan Anda gunakan.
  3. Isi kolom Kota Asal.
  4. Isi kolom Kota Tujuan.
  5. Isi kolom berat barang.
  6. Kemudian klik cek tarif.

Sebagai informasi sekaligus pembanding, berikut adalah rangkuman ongkos kirim dari Jakarta ke Surabaya melalui jasa pengiriman Pos Indonesia, TIKI, dan JNE. Berat barang sebesar 1 kg.

Pos Indonesia

LayananTarifEstimasi pengiriman
Paket Kilat Khusus19.0001 - 2 hari
Express Next Day (barang)29.0001 hari
Paket Pos Dangerous Goods29.0003 hari
Paket pos Valuable Goods29.0003 hari

TIKI

Ongkos Kirim TIKI - www.tikitegal.com

Ongkos Kirim TIKI - www.tikitegal.com

LayananTarifEstimasi pengiriman
REG19.0002 hari
ECO12.0004 hari
ONS27.0001 hari
SDS256.0000 hari
HDS52.0001 hari
TRC45.0005 hari

JNE

LayananTarifEstimasi pengiriman
JTR50.0003 – 4 hari
JTR2501.350.0003 – 4 hari
JTR<150750.0003 – 4 hari
JTR>2501.900.0003 – 4 hari
17.0002 - 3 hari
REG19.0001 - 2 hari
SPS483.000-
YES29.0001 hari

Tarif atau ongkos kirim di atas bisa berubah sewaktu-waktu. Silakan cek melalui ketiga situs resmi ekspedisi tersebut untuk harga yang lebih akurat.

[Update: Dian]

Baca juga  Update Daftar Tarif/Ongkos Kirim (Ongkir) Lengkap JNE dari Bogor ke Seluruh Indonesia
loading...
author
Mengetahui harga-harga, dan mengikuti dinamikanya adalah proses mengasah kecerdasan finansial. Be Smart!
  1. author

    hari5 tahun ago

    untuk harga paket pos, tiki, jne apa bisa berubah atau tetap?

    Reply
  2. author

    Zakiah intan3 tahun ago

    Paketkan TV led via pos indonesia bisa tdk?

    Reply
    • author

      redaktur3 tahun ago

      Bisa, yang penting packing nya bagus

Leave a reply "Info Terkini Ongkos Kirim (Ongkir) Barang Via Pos Indonesia, TIKI, & JNE"