Info Terbaru Tarif PPh Pasal 17 & Cara Perhitungannya

Undang-undang terkait penghasilan alias PPh di Indonesia memang telah beberapa kali mengalami perubahan alias amandemen sebagai langkah pemerintah untuk menyesuaikannya dengan kondisi perekonomian di Tanah Air. Penghasilan sendiri merupakan yang dikenakan kepada orang pribadi atau badan (subjek /wajib ) atas penghasilan yang diterima objek dalam tahun .

Pajak Penghasilan - ekbis.sindonews.com

Pajak Penghasilan - ekbis.sindonews.com

Ketentuan mengenai PPh ini telah diatur lewat berbagai pasal dalam Undang Undang PPh, salah satunya Pasal 17. Dalam UU No. 36 Tahun 2008 tentang PPh, Pasal 17 berisi peraturan tentang yang diberlakukan oleh pemerintah terhadap subjek pajak.

Pasal 17 menjelaskan secara rinci tarif yang dijadikan patokan untuk menghitung penghasilan kena pajak. Berdasarkan pasal 17, subjek pajak atau wajib pajak yang dikenai PPh adalah Wajib Pajak orang pribadi dalam negeri dan wajib pajak badan dalam negeri atau bentuk usaha tetap.

Berikut ini rincian besarnya tarif pajak penghasilan berdasar PPh Pasal 17 yang digunakan untuk menghitung penghasilan kena pajak:

KriteriaTarif Pajak
Wajib Pajak Orang Pribadi dalam Negeri:
Penghasilan sampai dengan Rp 50 juta5%
Penghasilan di atas Rp 50 juta – Rp 250 juta15%
Penghasilan di atas Rp 250 juta – Rp 500 juta25%
Penghasilan di atas Rp 500 juta30%
Wajib Pajak Badan dalam Negeri dan Bentuk Usaha Tetap28%

Penetapan tarif pajak PPh pasal 17 menggunakan aturan pembulatan ke bawah. Jadi jika penghasilan kena pajak adalah sebesar Rp 5.050.900, maka penerapan tarif pajaknya dibulatkan ke bawah menjadi sebesar Rp 5.050.000 saja. Untuk menghitung penghasilan Anda sebagai wajib pajak orang pribadi yang terkena pajak sesuai Pasal 17 UU PPh sebenarnya juga cukup mudah, berikut perhitungan sederhananya agar Anda lebih paham:

  • Jika Anda menerima penghasilan kena pajak Rp 45.000.000, maka: 5% x 45.000.000, dan jumlah PPh terutang adalah Rp 2.250.000.
  • Jika Anda menerima penghasilan kena pajak Rp 150.000.000, hitungannya bukan seperti perhitungan sebelumnya, namun berlaku aturan seperti ini: (5% x 50.000.000) = 2.500.000, kemudian ditambahkan dengan (15% x 100.000.000) = 15.000.000, jadi total PPh terutang Anda adalah Rp 17.500.000.
  • Namun, jika Anda menerima penghasilan kena pajak sebesar Rp 320.000.000, maka perhitungannya menjadi: (5% x 50.000.000 = 2.500.000), ditambah (15% x 200.000.000) = 30.000.000, dan ditambahkan dengan (25% x 70.000.000) = 15.000.000, total PPh terutang menjadi Rp 17.500.000.

Adapun untuk pajak penghasilan karyawan biasanya akan dipotong dan disetor oleh pemberi penghasilan. Sedangkan untuk ASN/PNS (Pegawai Negeri Sipil) akan dipotong oleh bendahara masing-masing instansi.

Pajak Penghasilan - www.herefordgroup.co.za

Pajak Penghasilan - www.herefordgroup.co.za

Sedangkan untuk perhitungan pajak terutang untuk wajib pajak (WP) dalam negeri dan BUT, juga sama seperti aturan biasa. Apabila penghasilannya Rp 1.250.000.000, maka Anda tinggal mengalikannya dengan tarif sebesar 28%, sehingga diperoleh hasil akhir pajak terutang sebesar Rp 350.000.000. Apabila Anda masih belum memahami bagaimana cara perhitungan pajak penghasilan, maka Anda bisa langsung berkunjung ke pajak terdekat untuk memperoleh lebih seputar besaran PPh Anda.

[Dian]

Baca juga  Ukuran dan Harga Pampers serta Tips Memilih Popok Bayi Baru Lahir
loading...
author
Pengamat produk dan harga komoditas. Saat ini tinggal di Kota Malang.

Leave a reply "Info Terbaru Tarif PPh Pasal 17 & Cara Perhitungannya"