Cara dan Info Terbaru Kisaran Biaya Merakit Sepeda Listrik

Sepeda listrik, mungkin Anda sudah familiar dengan kendaraan yang satu ini. Sesuai namanya, sepeda listrik, merupakan sepeda yang selain memiliki pedal untuk dikayuh, juga dipersenjatai dengan tenaga listrik yang berasal dari komponen-komponennya, seperti motor listrik, , hingga . Selain bisa dibeli dalam bentuk utuh, dengan harga bervariasi, Anda juga bisa memiliki sepeda listrik ini dengan cara merakit sendiri dengan biaya tentunya lebih murah.

Iliustrasi Spare Part Sepeda Listrik (sumber: ametregionalsantafe.org)
Iliustrasi Spare Part Sepeda Listrik (sumber: ametregionalsantafe.org)

Menurut laman Wikipedia, sepeda listrik adalah kendaraan sepeda motor tanpa bahan bakar minyak yang digerakkan oleh dinamo dan akumulator. Seiring dengan mencuatnya masalah pemanasan global dan kelangkaan BBM, maka banyak produsen yang berlomba-lomba menciptakan kendaraan hibrida, dan sepeda listrik termasuk di dalamnya. Pihak kepolisian dalam negeri dan Dinas Perhubungan menyatakan kendaraan ini tidak memerlukan STNK dan juga BPKB.

Bacaan Lainnya

Secara umum, sumber tenaga sebuah sepeda motor hibrida adalah akumulator, tetapi perkembangan dalam sel bahan bakar menyebabkan terciptanya beberapa prototipe menggunakannya. Beberapa contoh misalnya ENV dari Intelligent Energy memanfaatkan Fuel Cell hidrogen. Pada Honda, teknologi ini diberi nama Honda FC Stack, sedangkan Yamaha menyebutnya sebagai FC-AQEL. Terdapat pula sepeda motor listrik-hibrida berbahan bakar yang sedang dikembangkan, misalnya adalah Ecycle, dan Gen-RYU dari Yamaha.

Di Indonesia, jarak tempuh terjauh yang dapat dicapai oleh sebuah sepeda listrik telah meningkat secara signifikan hingga menyentuh angka 80 km. Adapun untuk jalan menaik, kendaraan ini mampu melakukannya dengan sudut kemiringan hingga 30 derajat. Sementara, waktu yang diperlukan untuk mengisi penuh akumulator adalah delapan jam dan akumulator dapat diisi kapan saja tanpa perlu menunggu habis.

Harga Sepeda Listrik di Indonesia

Jika Anda ingin memiliki sepeda listrik dan kebetulan mempunyai bujet berlebih, Anda bisa membeli sepeda listrik di berbagai toko, mulai offline hingga online. Harga sepeda listrik sendiri bervariasi. Sepeda listrik model Nano keluaran SELIS misalnya, saat ini ditawarkan dengan harga mulai Rp17,65 juta, sedikit turun dari tahun sebelumnya yang dilepas Rp18,5 jutaan sedangkan varian Thunder dari merk yang sama dijual dengan harga sekitar Rp5,52 jutaan, turun dari tahun lalu yang dilepas Rp6 jutaan..

Merk yang lain, Sekuto misalnya, menawarkan sepeda listrik buatan mereka dengan harga berkisar Rp17,7 juta untuk tipe Bossman S, tidak jauh berbeda dari tahun lalu. Sementara itu, sepeda listrik keluaran Hero sekarang dipasarkan dengan harga berkisar Rp5 jutaan untuk tipe Butterfly. Adapun merk United, memiliki sepeda listrik dengan harga mulai Rp4,88 jutaan untuk tipe Amalfi dan Mr. Jackie membanderol sepeda listrik model Grand Viales mereka dengan harga mulai Rp9,5 jutaan, masih sama seperti tahun lalu.

Namun, jika Anda kebetulan tidak memiliki bujet berlebih untuk membeli sepeda listrik, merakit sendiri bisa menjadi opsi yang menarik. Pasalnya, dengan merakit sendiri, Anda bisa menghemat biaya pengeluaran. Di samping itu, sepeda listrik juga bisa didesain atau dirancang sesuai dengan yang Anda inginkan. Berikut adalah beberapa komponen yang harus ada pada sebuah sepeda listrik.

Sepeda, listrik, merakit, dinamo, biaya, harga, rupiah, sistem, pengereman, spesifikasi, pedal, rem, disc, cakram, motor, merek, baterai, komponen
Sejumlah komponen untuk merakit sepeda listrik (sumber: sites.google.com)

Komponen Sepeda Listrik

  • Motor penggerak atau dinamo. Ini merupakan komponen yang berfungsi menghasilkan gerakan putaran untuk mendorong sepeda listrik. Secara umum, ada dua jenis dinamo yang sering digunakan untuk sepeda listrik, yaitu brushed DC dan BLDC. Kunci utama untuk menentukan pemakaian dinamo pada sepeda listrik adalah kecepatan yang diinginkan dan alokasi biaya yang diharapkan.
  • Bagian ini pada sepeda listrik tidak serumit kepunyaan sepeda motor. Hanya ada beberapa controller untuk sepeda listrik, seperti controller standar, controller full , controller LED/LCD function, dan controller sine-wave untuk dinamo BLDC. Sementara, controller yang biasa digunakan untuk dinamo DC hanya ada satu macam.
  • Handle gas. Ada dua model handle gas yang bisa digunakan untuk sepeda listrik, yaitu model handle gas tarik dan model thumb throttle. Handle gas tarik memiliki bentuk full grip, sedangkan thumb throttle adalah gas dengan menggunakan dorongan jempol tangan (dipencet).
  • Baterai dan charger. Baterai adalah komponen paling mahal pada sebuah sepeda listrik.
  • LED/LCD panel. Alat ini berfungsi untuk menampilkan display pada setang sepeda, dengan beberapa merek dan fitur yang bervariasi.
  • Pedal assist . Ini merupakan komponen yang terletak di pedal dan berfungsi ‘menyalurkan’ sensor ketika pedal dikayuh, maka motor otomatis akan berputar.
  • Handle rem. Ini merupakan alat penghenti laju yang seperti rem pada sepeda umumnya, namun dibutuhkan switch untuk memutus aliran listrik yang masuk ke dinamo.

Cara Merakit Sepeda Listrik

Sepeda listrik rakitan (sumber: bogipower.com)
Sepeda listrik rakitan (sumber: bogipower.com)

Nah, untuk merakit sepeda listrik, Anda bisa memulai dengan memasang dinamo, di roda belakang, roda depan, atau di kedua roda. Setelah itu, baterai bisa disimpan dengan dudukan di bagian belakang, di frame tengah, atau di depan setang untuk kepraktisan. Tetapi, jika baterai cukup berat, lebih baik dipasang di belakang demi kestabilan dan keseimbangan.

Kemudian, diperlukan juga kendali atau pengatur kecepatan. Alat ini berfungsi sebagai pengatur kecepatan, yang terdiri dari dua macam, yaitu throttle control yang mengatur gas dari stang sepeda dan pedal assist system yang mengaktifkan motor lewat kaki. Umumnya, orang lebih kendali melalui throttle control.

Selain itu, perhatikan juga ketebalan ban dan sistem pengereman. Dengan ukuran ban dan beban sepeda yang cukup ringan, Anda cukup memerlukan penggerak berdaya 250 Watt. Tetapi, jika diperlukan tenaga yang lebih besar, sebaiknya juga disertai dengan mengganti ketebalan ban agar daya cengkeram ke permukaan jalan menjadi bertambah, selain penggantian sistem pengereman menggunakan disc atau cakram.

Lalu, berapa biaya merakit sepeda listrik? Jika ada pertanyaan demikian, jawabannya tentu variatif, tergantung komponen apa saja yang Anda gunakan untuk merakit sepeda listrik. Semakin tinggi spesifikasi yang diusung, biasanya semakin besar pula biaya yang diperlukan. Berikut informasi terbaru kisaran biaya untuk merakit sepeda listrik.

Biaya Merakit Sepeda Listrik

Komponen Kisaran Biaya
Motor brushed DC, spesifikasi 24 Volt, 250 Watt, kecepatan 20 km/jam Rp1.500.000 – Rp3.000.000
Dinamo 24 Volt 250 W, receiver box 24 Volt, pegangan tangan, handle rem, lampu, rantai, kunci on-off, gear, as tengah 18 cm, soket, charger Rp1.958.000
Dinamo 36 Volt 350 W, controller, throttle, handle rem Rp2.100.000 – Rp2.550.000
Dinamo brushless 48 Volt 1000 W, ban belakang 28 inch, velg, controller, handle gas plus LCD, handle rem, aksesori tas, kabel2, soket, buku manual Rp3.750.000
Aki/baterai lithium ion 36 Volt, charger, dinamo BLDC 36 Volt 350 W, velg ring 26, controller 36 Volt 350 W, throttle, handle rem, pedal assist Rp5.430.000

Harga set sepeda listrik di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk sejumlah situs jual beli online. Perlu Anda catat bahwa harga set sepeda listrik tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selain itu, harga di masing-masing penjual bisa saja berbeda. Sebagai perbandingan, tahun lalu, satu set kelengkapan membuat sepeda listrik dijual Rp1,5 juta hingga Rp9 jutaan, tergantung specs.

Jika Anda tidak punya waktu atau keterampilan merakit sepeda listrik sendiri, tidak perlu khawatir. Karena, sudah banyak toko atau orang yang menawarkan jasa merakit sepeda listrik. Seorang pria yang berdomisili di Pondok Gede, Bekasi, misalnya, menawarkan jasa merakit sepeda listrik dengan biaya cuma Rp7,5 jutaan, sudah termasuk dinamo, baterai, serta kontrol dan pemasangan, dengan durasi waktu pengerjaan sekitar sepuluh hari. (Panca)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *