Update Biaya Kursus Brevet Pajak A dan B di Berbagai Lembaga

Bagi mereka yang berkecimpung di bidang perpajakan, ternyata perlu mengikuti kursus atau pelatihan brevet pajak. Brevet pajak adalah kursus tanpa atau dengan pengaplikasian terhadap pajak. Program ini terdiri dari brevet A, B, dan C. Masing-masing brevet memiliki tingkatan berdasar materi yang diajarkan. Biaya yang dipatok untuk masing-masing kursus pun berbeda-beda. Namun, biasanya kursus brevet A akan dijadikan satu paket dengan brevet B, sedangkan kursus brevet C dibuat terpisah.

biaya, kursus, brevet, pajak, A, B, C, bidang, perpajakan, pelatihan, informasi, indonesia, kampus, rincian, materi, jadwal, akuntansi, lembaga, 2018, anggota, non, uji, kompetensi, pendaftaran
Pelatihan Brevet Pajak A & B (sumber: mdp.ac.id)

Saat ini, staf pajak memang sangat dibutuhkan, terlebih di perusahaan-perusahaan besar. Namun, biasanya perusahaan lebih membutuhkan Sarjana Akuntansi yang memiliki pengetahuan di bidang akuntansi plus (memiliki brevet pajak) untuk mereka jadikan staf pajak.[1] Jadi, sebaiknya lulusan program studi Akuntansi atau semester akhir mengikuti kursus brevet pajak ini. Biasanya durasi kursus brevet pajak rata-rata 9 bulan sampai dengan brevet C.[2]

Bacaan Lainnya

Untung saja sudah ada banyak lembaga yang mengadakan kursus brevet pajak A dan B, termasuk C, mulai dari seperti Universitas Trisakti, UGM, UNIKA Parahyangan, dan UBAYA, sampai lembaga-lembaga seperti IAI (Ikatan Akuntan Indonesia), Educipta, YAI (Yayasan Administrasi Indonesia), dan lainnya. Selain secara bertatap muka, ada pula yang memberikan pelatihan atau kursus secara online seiring dengan kemajuan teknologi digital. Berikut ini informasi terbaru biaya kursus pajak brevet A dan B yang diselenggarakan beberapa lembaga di Indonesia.

Ilustrasi: menghitung pajak (sumber: azcentral.com)
Ilustrasi: menghitung pajak (sumber: azcentral.com)

Biaya Kursus Brevet Pajak

Nama Lembaga Biaya Kursus Brevet Pajak
FEB UGM Kursus Brevet AB Reguler : Rp2.175.000
Kursus Brevet AB Eksekutif : Rp2.425.000
Kursus Brevet ABC Reguler : Rp2.980.000
Kursus Brevet C (Alumni & Mahasiswa UGM) : Rp1.010.000
Kursus Brevet C (Umum) : Rp1.265.000
Educipta Program Brevet AB : Rp2.000.000
TRIEBI FEB Universitas Trisakti Brevet AB Kelas Malam Senin-Kamis : Rp2.350.000
Brevet AB (Sabtu Online) : Rp3.650.000
Brevet AB Kelas Sabtu Full Online : Rp4.500.000
UNIKA Atma Jaya Kelas Brevet Pajak AB Mahasiswa : Rp1.250.000
Kelas Brevet Pajak AB Umum : Rp1.500.000
IAI Jawa Timur Kelas Brevet AB Anggota Muda IAI : Rp2.350.000
Kelas Brevet AB Anggota IAI/Mahasiswa : Rp2.850.000
Kelas Brevet AB Umum : Rp3.050.000
IAI DKI Jakarta Kelas Brevet AB Offline Anggota : Rp4.40.000
Kelas Brevet AB Offline Mahasiswa : Rp4.600.000
Kelas Brevet AB Offline Umum : Rp4.900.000
Kelas Brevet AB Online Anggota : Rp3.200.000
Kelas Brevet AB Online Mahasiswa : Rp3.300.000
Kelas Brevet AB Online Umum : Rp3.500.000
YAI (Yayasan Administrasi Indonesia) Kursus Brevet AB Terpadu : Rp1.600.000
Surabaya Global Kursus Brevet AB : Rp3.500.000
Hanya Ujian Brevet AB : Rp750.000
Hanya Ujian Brevet C : Rp750.000
UNIKA Parahyangan Kursus Brevet AB : Rp2.500.000
UBAYA Kursus Brevet AB Mahasiswa UBAYA : Rp3.050.000
Kursus Brevet AB Mahasiswa Umum : Rp3.200.000
Kursus Brevet AB Alumni UBAYA : Rp3.450.000
Kursus Brevet AB Umum : Rp3.650.000

biaya kursus brevet pajak A dan B di atas kami rangkum langsung dari resmi masing-masing lembaga yang bersangkutan. Perlu Anda catat bahwa biaya kursus brevet pajak A dan B, juga C, tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung kebijakan masing-masing lembaga.

Ilustrasi: kelas kursus (sumber: futuready.com)
Ilustrasi: kelas kursus (sumber: futuready.com)

Sebagai perbandingan, pada tahun  lalu, biaya kursus brevet pajak A dan B di IAI Jakarta berkisar Rp3,9 juta untuk anggota IAI dan mahasiswa serta Rp3,95 juta untuk non-anggota dan masyarakat umum. Sementara itu, biaya kursus brevet pajak A dan B di TRIEBI FEB Universitas Trisakti mulai Rp3,03 juta untuk kelas malam, Rp3,3 juta untuk kelas Sabtu, dan Rp4 juta untuk kelas .

Dulu, seperti kursus pada umumnya, kelas brevet pajak dilakukan secara tatap muka atau offline. Namun, karena pandemi Covid-19, banyak lembaga yang melaksanakan kursus ini secara online. Hingga sekarang, kelas online masih diterapkan, selain juga membuka kelas offline. Pasalnya, biaya untuk kelas online lebih terjangkau.

(Panca)

[1] Widarno, Bambang. 2007. Profil dan Kompetensi Sarjana Akuntansi. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan, Vol. 7(2): 150-159.

[2] Ibid,

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *