
Kandungan Gizi Sarang Burung Walet
| Kandungan | Nilai |
| Kalori | 281 kal |
| Protein | 37,5 gram |
| Lemak | 0,3 gram |
| Karbohidrat | 32,1 gram |
| Kalsium | 485 mg |
| Fosfor | 18 mg |
| Zat besi | 3 mg |
| Vitamin A | 0 SI |
| Vitamin B1 | 0 mg |
| Vitamin C | 0 mg |
| Air | 24,5 gram |
Manfaat Sarang Burung Walet
Sarang burung walet ini dianggap mempunyai banyak khasiat dan mempunyai rasa yang sangat lezat. Dalam komunitas Tionghoa, sarang burung walet diyakini mempunyai manfaat kesehatan seperti sebagai anti aging dan meningkatkan sistem imun. Sarang burung walet tidak hanya digunakan sebagai obat, tetapi juga makanan yang lezat. Secara tradisional, sarang burung walet direbus dengan gula batu untuk menghasilkan makanan yang lezat yang dikenal sebagai sup sarang burung. Ekstrak air sarang burung walet dapat mempotensiasi respon mitogenik monosit darah perifer manusia terhadap rangsangan dengan agen proliferatif concanavalin A dan phyto hemaglutinin A. Hal ini menunjukkan bahwa sarang burung walet mempunyai efek meningkatkan sistem imun dengan membantu pembelahan sel-sel sistem imun.[1] Minuman dari sarang burung walet diklaim sangat baik untuk menjaga stamina tubuh, khususnya untuk mempercepat pemulihan setelah operasi, seperti setelah operasi sesar. Di samping itu, minuman dari sarang burung walet juga dikatakan baik untuk para ibu hamil guna menjaga kebersihan bayi di dalam kandungan, sehingga kulit bayi menjadi lebih bersih, halus, dan tentunya sehat. Manfaat lainnya adalah mengandung Glyco Protein yang berkhasiat memperbaiki daya tahan tubuh dan membersihkan paru-paru, serta mengandung Growth Factor yang memperbaiki regenerasi sel. Manfaat sarang burung walet yang lain yaitu dapat memperlancar kinerja paru-paru, meredakan batuk, membuat darah lebih bersih, dan mengembalikan stamina setelah sakit. Selain itu, sarang walet dapat menyembuhkan sakit asma, meningkatkan kerja otak dan menambah daya ingat, memperkuat daya tahan tubuh, memperlancar peredaran darah, dan meningkatkan kinerja jantung, serta untuk memperlambat proses penuaan.
Jenis Sarang Burung Walet
- Sarang walet putih yang dihasilkan oleh burung walet jenis Aerodramus fushipagus. Sarang burung walet jenis ini biasanya dapat ditemukan di gua-gua alam maupun gedung-gedung atau biasa disebut dengan walet rumahan. Sarang burung walet berwarna putih hampir seluruhnya tersusun dari air liur burung walet, meskipun terkadang terdapat sedikit bulu-bulu halus dari burung walet tersebut. Sarang ini sendiri memiliki ciri khas, yaitu warnanya yang putih kekuningan. Sarang walet warna putih dari gua-gua alam akan memiliki warna yang agak suram dan agak kotor, sedangkan sarang walet rumahan memiliki warna yang lebih cerah dan bersih.
- Sarang burung walet berwarna hitam, yang dihasilkan oleh burung walet jenis Aerodramus maximus. Burung walet ini membuat sarangnya dari air liur yang bercampur dengan bulu-bulunya, yang digabungkan dan direkatkan dengan air liur dan biasanya menempel pada dinding-dinding gua. Sarang walet berwarna hitam memiliki ukuran lebar sekitar 5-7 cm. Walet sarang hitam memiliki warna hitam sampai ke bagian dalam. Sarang walet hitam kualitasnya tidak sebaik sarang walet warna putih dan harganya pun lebih rendah dari sarang walet warna putih. Rendahnya harga sarang burung walet jenis ini dikarenakan kandungan air liur yang hanya sekitar 60 persen.
- Sarang burung walet rumput yang dihasilkan burung walet jenis Collocalia esculenta, Aerodramusfuciphagus atau maximus. Sarang walet jenis ini biasanya berada pada lokasi yang teduh dengan sedikit intensitas cahaya, tetapi bukan di tempat yang terlalu gelap. Sarang walet ini terbuat dari campuran air liur burung walet dengan material lain seperti rerumputan, dedaunan, bunga-bungaan, cemara, daun pinus, dan material lain yang serupa.
- Sarang lumut sriti yang dihasilkan oleh burung walet jenis Collocalia vanikorensis. Sarang ini terbuat dari campuran air liur burung walet dan lumut. Jika kondisi sarang masih cukup baru, akan memiliki warna kehijauan seperti lumut, dan lama-kelamaan akan berubah menjadi warna coklat kehitaman dan mengering.
- Sarang walet merah, yang dihasilkan oleh burung walet jenis Aerodramus fuciphagus. Sarang walet dengan warna merah diproduksi pada saat musim penghujan di lokasi yang memiliki kelembapan udara sangat tinggi. Sarang walet warna merah memiliki diameter kurang lebih sekitar 9 cm dengan berat sekitar 9 gram.
Harga Sarang Burung Walet

| Jenis/Bentuk Sarang Burung Walet | Kisaran Harga |
| Sarang Burung Walet Hancuran 1 gr | Rp35.000 |
| Sarang Burung Walet Mangkok 50 gr | Rp1.250.000 - Rp1.750.000 |
| Sarang Burung Walet Patahan 100 gr | Rp2.100.000 – Rp2.576.000 |
| Sarang Burung Walet Sudut 100 gr | Rp2.500.000 – Rp2.999.000 |
| Sarang Burung Walet Mangkok Kalimantan 100 gr | Rp2.590.000 |
| Sarang Burung Walet Mangkok Super 100 gr | Rp3.232.000– Rp4.732.000 |
| Sarang Burung Walet Patahan Kotor per kg | Rp15.000.000 |
| Sarang Burung Walet Mangkok Jawa 1 kg | Rp20.000.000 |
| Sarang Burung Walet Mangkok Bersih 1 kg | Rp30.000.000 |
[Update: Ditta]
[1] Elfita, L. 2014. Analisis Profil Protein dan Asam Amino Sarang Burung Walet(Collocalia Fuciphaga) Asal Painan. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, Vol. 1(1): 27-37.Kategori: Lain-lain
Tag: fungsi, konsep, makanan, penelitian, penyakit, produksi, sarang burung, sarang burung walet, sistem