Harga Parabola Jaring 1 Set

No comment1652 views

Bagi mereka yang tinggal di pelosok, mungkin banyak yang kesulitan mendapatkan sinyal yang bagus dan gambar yang jernih untuk menonton acara televisi. Sebagai solusi, parabola dapat dipilih karena diklaim memiliki directivity tinggi. Setidaknya tersedia dalam dan solid, harga satu paket berkisar jutaan rupiah.

Parabola Jaring (credit: segundamano)

Parabola Jaring (credit: segundamano)

Seperti diketahui, kemajuan teknologi, perekonomian, dan tuntutan zaman, telah menempatkan pesawat televisi sebagai kebutuhan keluarga yang perlu mendapatkan prioritas pemenuhan. Pesawat televisi tidak hanya dibutuhkan sebagai salah satu indikator status sosial, tetapi juga merupakan informasi, komunikasi, pendidikan, bisnis, hiburan, dan sebagainya.[1] Bahkan, bagi banyak orang, televisi adalah teman, menjadi cermin perilaku masyarakat, dan dapat menjadi candu.[2]

Awalnya hanya Televisi Republik Indonesia (TVRI) yang mengudara, saat ini sudah hadir sejumlah televisi nasional dan lokal yang juga menghadirkan banyak program untuk ditonton, seperti RCTI, SCTV, GTV, MNCTV, ANTV, NET., Metro TV, Trans 7, Trans TV, Kompas TV, iNews, dan lain-lain. Bahkan, seiring dengan kemajuan teknologi yang kian pesat, sekarang juga muncul TV kabel.

TV kabel ini adalah sistem penyiaran acara televisi lewat isyarat frekuensi radio yang ditransmisikan melalui serat optik yang tetap atau kabel coaxial dan bukan lewat udara seperti siaran televisi biasa yang harus ditangkap antena (over-the-air). Meski sama-sama berbayar, TV kabel dan TV satelit berbeda. Perbedaan paling nyata dapat dilihat dari jumlah saluran atau channel yang disediakan. Rata-rata, setiap jasa layanan kabel menyediakan jumlah channel yang cukup bahkan, bisa mencapai hingga 300 channel, sedangkan TV satelit cuma mampu menayangkan paling banyak 250 channel.

Perbedaan lainnya dua televisi berbayar ini adalah cakupan penggunaan. Umumnya, penyedia layanan TV kabel memasarkan produk mereka di pusat perkotaan karena jangkauan area terbatas jarak. Sementara itu, cakupan area TV satelit lebih luas, bahkan tidak terbatas area, baik jika pelanggan tinggal di daerah perkotaan maupun pedesaan. Pelanggan bisa menggunakan parabola sebagai receiver.

Baca juga  Terbaru, Harga 1 Set Sound System Lapangan Outdoor

Di Indonesia sendiri, prospek pelanggan televisi berlangganan masih sangat menjanjikan. Menurut data Media Partner Asia, jumlah pelanggan TV berbayar di Indonesia pada tahun 2013 silam hanya sekitar 2,8 juta. Sementara, jumlah rumah tangga yang mampu berlangganan layanan ini mencapai 18 hingga 20 juta. Asosiasi Pengusaha Indonesia (APMI) kala itu menyebutkan pasar televisi berbayar di Indonesia yang belum tergarap mencapai 60 juta rumah tangga.[3]

Namun, untuk mendapatkan layanan televisi kabel ini, selain lokasi yang strategis, biasanya di daerah perkotaan, ekonomi calon pelanggan juga harus mencukupi. Pasalnya, seperti namanya, setiap orang yang memutuskan untuk berlangganan TV kabel, harus menyisihkan anggaran untuk membayar iuran setiap bulan, belum lagi ongkos awal untuk .

Cara Kerja Parabola Jaring tvkuindo-parabola

Cara Kerja Parabola Jaring tvkuindo-parabola

dan Prinsip Kerja Antena Parabola

Lalu, bagaimana dengan masyarakat yang berada di daerah pelosok dan kebetulan tidak memiliki anggaran berlebih? Untuk mendapatkan siaran televisi yang lebih jernih dan tanpa gangguan, bisa memakai antena parabola. Ini, seperti namanya, adalah antena yang menggunakan reflektor parabola, permukaan melengkung dengan bentuk penampang parabola, untuk mengarahkan gelombang radio. Bentuk paling umum berbentuk seperti piring dan populer disebut antena parabola atau parabola saja. Keuntungan utama antena parabola adalah memiliki directivity tinggi.

Salah satu yang memanfaatkan layanan parabola ini adalah Televisi Edukasi, yang menggunakan parabola satelit Telkom-1 yang dimiliki oleh Telkom.[4] Dengan demikian, siaran Televisi Edukasi bisa diakses secara bebas oleh pemirsa di seluruh wilayah Indonesia, dengan memakai pesawat televisi yang sudah dilengkapi dengan antena parabola.

Disalin dari Wikipedia, prinsip operasi antena parabola adalah bahwa sumber titik gelombang radio pada titik fokus di depan reflektor parabola dari bahan konduktor akan dipantulkan ke dalam klorinasi gelombang pesawat yang terpolarisasi sepanjang sumbu reflektor. Sebaliknya, gelombang bidang yang masuk sejajar dengan sumbu akan difokuskan ke titik di titik fokus.

Baca juga  Update Cara Cek Token Listrik Prabayar & Sisa Rupiah/kWh

Antena parabola tipikal terdiri dari reflektor parabola logam dengan antena umpan kecil yang tergantung di depan reflektor dengan fokusnya menunjuk ke arah reflektor. Reflektor adalah permukaan logam yang dibentuk menjadi parabola revolusi, biasanya terpotong di tepi lingkaran yang membentuk diameter antena. Dalam antena pemancar, arus frekuensi radio dari pemancar disuplai melalui kabel saluran transmisi ke antena umpan, yang mengubahnya menjadi gelombang radio.

Gelombang radio ini dipancarkan kembali ke arah antena piringan oleh antena umpan dan memantulkan antena piringan menjadi sinar paralel. Dalam antena penerima gelombang radio yang masuk memantul dari piringan dan difokuskan ke suatu titik di antena umpan, yang mengubahnya menjadi arus listrik yang bergerak melalui saluran transmisi ke penerima radio.

Ilustrasi: Proses Pemasangan Parabola Jaring (credit: Carousell)

Ilustrasi: Proses Pemasangan Parabola Jaring (credit: Carousell)

Parabola Jaring

Setidaknya, ada dua antena parabola yang banyak diperjualbelikan, yakni parabola jaring dan parabola solid. Untuk parabola jaring, dikatakan memiliki kemampuan lebih baik dalam menangkap frekuensi C Band dibandingkan Ku Band. Selain itu, parabola jenis ini diklaim lebih bagus dalam menangkap sinyal saat musim hujan. Sebaliknya, parabola solid cenderung menampung air hujan, sehingga berpotensi mengganggu proses refleksi sinyal dari satelit ke LNB, bisa mengakibatkan lost sinyal.

Tak hanya saat hujan, parabola jaring juga konon mampu menangkap sinyal yang lebih bagus dibandingkan parabola solid ketika angin sedang bertiup kencang. Pasalnya, angin yang diterima parabola solid akan dibalikkan, berbeda dengan parabola jaring yang melewatkan angin pada jaringnya. Dengan besarnya kekuatan angin, kemungkinan besar parabola solid akan lebih cepat rusak karena beban yang terlalu besar.

Namun, parabola jaring secara keseluruhan kurang sensitif terhadap sinyal. Sebaliknya, parabola solid sangat sensitif terhadap sinyal, sehingga bagus dalam menjangkau out beam dibandingkan parabola model jaring. Bahkan, menurut banyak sumber, parabola jaring bisa dikatakan tidak mungkin menjangkau out beam.

Baca juga  Info Terbaru Harga Genset Diesel Solar 5000 Watt (All Merk)

Meski demikian, parabola jaring lebih dipilih banyak orang lantaran punya harga yang cenderung lebih murah dibandingkan parabola solid. Harganya memang bervariasi, biasanya tergantung ukuran feet, namun biasanya masih relatif terjangkau. Berikut kami sajikan informasi terkini kisaran harga parabola jaring di pasaran dalam negeri.

Harga Parabola Jaring (credit: Tokopedia)

Harga Parabola Jaring (credit: Tokopedia)

Harga Parabola Jaring

/Tipe Parabola JaringHarga
Parabola Jaring Venus AL7523 7,5 FeetRp1.302.000
Parabola Jaring Venus 7 Feet HD 2 SatelliteRp1.500.000 – Rp1.800.000
Parabola Jaring Venus 4 SatelitRp1.950.000
Parabola Jaring Paramount Merah 9 FeetRp2.349.000 – Rp4.000.000

Harga parabola jaring di atas merupakan harga paket, biasanya termasuk pemasangan dan seperti router serta varian channel yang dapat dipilih. Selain membeli secara paket, Anda pun bisa membeli antena parabola (dish) saja dengan harga yang lebih murah. Berikut kisaran harga dish parabola jaring di pasaran Tanah Air.

Harga Dish Parabola Jaring

Varian Dish Parabola JaringHarga
Dish Parabola Jaring & Mounting 6Rp345.000
Dish Parabola Jaring 6,5 FeetRp389.900
Dish Parabola Jaring 7 Feet QQRp400.000
Dish Parabola Jaring VenusRp425.000
Dish Parabola Jaring MatrixRp486.900
Dish Parabola Jaring Venus AL 7210 7 FeetRp500.000

Harga parabola jaring di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk sejumlah toko peralatan elektronik dan situs jual beli online. Perlu diketahui bahwa harga parabola jaring tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Jika membutuhkan informasi lebih lengkap, Anda bisa datang langsung ke toko perkakas elektronik terdekat di kota Anda.

[1] Sartono, Kus Eddy. 1996. Antisipasi Dampak Siaran terhadap Pola Pendidikan Anak dalam Keluarga. Cakrawala Pendidikan, Vol. 1(XV): 15-24.

[2] Morrisan, M. A. 2004. Periklanan, Komunikasi Pemasaran Terpadu (Cetakan I). Jakarta: Penerbit Ramdina Prakarsa.

[3] Ismail, Ervan. 2016. Survei Minat dan Kebutuhan terhadap TV Berlangganan di Jakarta. Jurnal Communicate, Vol. 2(1): 35-46.

[4] Onibala, Toar Christian. 2015. Tanggapan Masyarakat dengan Hadirnya Channel TV Edukasi di Indonesia (Studi pada Masyarakat Jaga IV Desa Kalasey I Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa). Journal Acta Diurna, Vol, IV(1).

author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Harga Parabola Jaring 1 Set"