Update Harga Obat Lambung Lansoprazole di Apotek

Asam lambung atau GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) merupakan gangguan yang paling sering dialami namun kebanyakan orang tak terlalu serius menanggapi ini. Padahal, di tingkat tertentu, asam lambung bisa menyebabkan gangguan pencernaan, komplikasi masalah kesehatan, hingga kematian.

Ilustrasi: peningkatan asam lambung akibatkan nyeri (sumber: megainsurance.co.id)

Ilustrasi: peningkatan asam lambung akibatkan (sumber: megainsurance.co.id)

Asam lambung, sederhananya adalah masalah atau gangguan pencernaan. Secara etimologi, gastroesophageal berarti perut dan esophagus. Sementara reflux berarti mengalir bolak-balik. Sehingga WebMD mengartikan GERD sebagai gangguan yang membuat isi perut masuk naik ke esophagus.

Penelitian menemukan, gaya hidup, merokok, dan makanan jadi faktor pemicu munculnya asam lambung. Selain menyebabkan kanker, gangguan paru-paru, kemandulan, dan marabahaya lainnya. Sementara dari departemen makanan, cokelat, daun mint, gorengan, makanan berlemak, kopi, dan minuman beralkohol bisa memicu mulas dan naiknya asam lambung.

Mengidap asam lambung berlebih sangatlah tidak mengenakkan. Untuk mengatasinya, seseorang mesti mengetahui terlebih dahulu tentang manfaat dan ketika asam lambung berlebih. Asam lambung merupakan cairan yang diproduksi dalam organ pencernaan yang mengandung asam klorida. Fungsinya mendukung sistem pencernaan, deteksi kuman atau bakteri dari makan dan minuman, serta membantu tubuh dalam menyerap B12.

Asam lambung yang rendah atau berlebihan akan membuat rasa sakit. Asam lambung yang tinggi biasanya diiringi dengan sejumlah gejala. Di antaranya gangguan pernapasan dan bau napas yang kurang sedap. Seorang yang memiliki asam lambung tinggi juga sering bersendawa dan perut kembung, sering mengalami sakit pada bagian tenggorokan dan terkadang disertai batuk berdahak. Asam lambung tinggi akan membuat tubuh menjadi lemah, tidak bersemangat dan mudah sakit. akan terlihat kusam, demam dan rambut rontok.

Penyebab asam lambung diproduksi dengan berlebihan adalah seperti orang yang menderita kecanduan atau obsesi dengan diet, kurang air minum, diabetes, dan wanita yang sedang hamil.

Mengutip dari sejumlah sumber, seseorang yang mengalami gangguan asam lambung memerlukan -obatan yang mengandung antasida. ini akan bekerja untuk mengatasi gangguan lambung dan meringankan sakit perut, tapi patut dipahami juga bahwa konsumsi antasida yang terlalu berlebihan juga bisa menyebabkan gangguan penyakit. Dari beberapa cara mengatasi asam lambung, Anda dapat mengonsumsi Lansoprazole.

Apa Itu Obat Lansoprazole?

Lansoprazole merupakan kelompok obat proton pump inhibitor. Obat ini digunakan untuk mengatasi gangguan pada sistem pencernaan akibat produksi asam lambung yang berlebihan, seperti sakit maag dan tukak lambung. Selain itu, obat ini juga bisa meredakan gejala akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan, seperti kesulitan menelan dan batuk berkepanjangan.

Kapsul lansoprazole (sumber: walmart.com)

Kapsul lansoprazole (sumber: walmart.com)

Lansoprazole bekerja dengan cara mengurangi jumlah asam yang dihasilkan oleh dinding lambung. Lambung menghasilkan asam secara alami untuk mencerna makanan dan membunuh bakteri. Namun asam ini bisa menyebabkan pada lambung sendiri. Oleh karena itu mukosa atau lendir pelindung diproduksi untuk melindungi dinding lambung.

Ketika lapisan mukosa pelindung ini mengalami gangguan, asam lambung akan mulai melukai dinding lambung hingga menyebabkan terjadinya peradangan, tukak, dan kondisi-kondisi lainnya. Selain itu, sebagian orang juga mengalami masalah dengan katup otot (sfingter) yang berfungsi sebagai pintu satu arah untuk masuknya makanan dari kerongkongan ke lambung dan mencegah naiknya kembali makanan dari lambung ke kerongkongan. Masalah yang terjadi pada otot tersebut menyebabkan asam terlepas naik ke atas dan menyebabkan iritasi pada kerongkongan, sehingga muncul gejala-gejala penyakit asam lambung (GERD).

Merek dagang: Acilaz, Betalans, Digest, Erphalanz, Lagas 30, Digest, Lapraz, Lasgan, Lazol, Lexid, Prazotec, Prosogan Injeksi, Prazotec, Pysolan, Solans, Sopralan

Cara Mengonsumsi Lansoprazole dengan Benar

Pastikan untuk membaca informasi pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dalam mengonsumsi lansoprazole. Telan kapsulnya secara utuh, jangan dibuka, dihancurkan, atau dikunyah.

Obat ini disarankan untuk diminum 30 menit sebelum makan karena jika dikonsumsi setelah makan, penyerapannya menjadi tidak maksimal. Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi lansoprazole pada jam yang sama tiap hari untuk memaksimalisasi efeknya.

Bagi yang lupa mengonsumsi lansoprazole, disarankan untuk segera melakukannya jika jeda dengan jadwal konsumsi berikutnya tidak terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Kehamilan dan Menyusui

Bolehkah lansoprazole untuk ibu hamil dan menyusui? Lansoprazole masuk dalam kategori B untuk obat ibu hamil menurut FDA. Hal ini berarti studi terhadap obat ini pada sistem reproduksi hewan percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, tetapi studi terkontrol terhadap wanita hamil belum pernah dilakukan. Lansoprazole juga diketahui dapat terekstraksi ke dalam ASI ibu menyusui. Oleh karena itu penggunaannya sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter lebih dulu.

Ilustrasi: melihat lebih dalam efek kapsul obat

Berikut ini sejumlah interaksi yang bisa terjadi jika menggunakan lansoprazole dengan beberapa obat tertentu.

Interaksi Obat Lansoprazole

  • Peningkatan risiko hipomagnesemia jika dikonsumsi bersamaan dengan obat diuretik dan digoxin.
  • Lansoprazole dapat menurunkan konsentrasi plasma dari erlotinib, dasatinib, dan lapatinib.
  • Menurunkan bioavailabilitas dari itraconazole dan ketoconazole.
  • Dapat meningkatkan konsentrasi plasma dari cilostazol dan methotrexate.
  • Antasida dan sukralfat dapat menurunkan bioavailabilitas dari lansoprazole.
  • Lansoprazole dapat menurunkan kinerja rilpivirin dan atazanavir, serta berpotensi fatal.

Beberapa obat Lansoprazole diperjualbelikan di sejumlah apotik di sekitar tempat tinggal Anda, seperti Apotek K24 dan Kimia Farma. Berikut daftar harga obat Lansoprazole.

Harga Lansoprazole

Jenis ObatHarga
LANSOPRAZOLE HEXPHARM 30MGRp1.394 per tablet
LANSOPRAZOLE NULAB 30MGRp1.883 per tablet
LANSOPRAZOLE NOVELL 30MGRp1.883 per tablet
Lansoprazole IF 30 mg cap 20sRp1.868 per tablet

Beberapa harga Lansoprazole tahun 2019 mengalami kenaikan dari tahun 2018. Misalnya saja Lansoprazole besutan Hexpharm yang sebelumnya dijual seharga Rp1.383 per tablet naik tipis jadi Rp1.394 per tablet, lalu Lansoprazole Nulab juga naik dari Rp1.705 menjadi Rp1.883 per tablet, dan Lansoprazole Novell pun naik dari Rp1.870 jadi Rp1.883 per tablet.

Efek Samping dan Bahaya Lansoprazole

Walau jarang, beberapa efek samping yang mungkin terjadi setelah menggunakan lansoprazole adalah diare, sakit perut, mual, kembung, konstipasi, sakit kepala atau pusing, dan penurunan kadar zat besi dalam darah. Jika efek samping di atas terjadi secara berkepanjangan, disarankan untuk segera temui dokter.

[Update: Dian]

Baca juga  Harga Terbaru Avil Tablet 25 mg a(Ecer dan Box) untuk Alergi
loading...
author
Mengetahui harga-harga, dan mengikuti dinamikanya adalah proses mengasah kecerdasan finansial. Be Smart!

Leave a reply "Update Harga Obat Lambung Lansoprazole di Apotek"