Harga Kupu-Kupu Gajah dan Kepompongnya

No comment413 views

Kupu-kupu gajah menjadi salah satu hewan yang terbilang laris. Ini karena banyak orang ingin menjadikannya sebagai hiasan dinding di . Kupu-kupu gajah yang seperti ini biasanya harganya tidak murah, tergantung dari besar dan corak sayapnya. Selain dijual dalam bingkai, ada juga yang menjual kepompongnya.

Kupu-kupu gajah (sumber: wikidata.org)

Kupu-kupu gajah (sumber: wikidata.org)

Karakteristik Kupu-Kupu Gajah

Kupu-kupu merupakan salah satu serangga yang berasal dari ordo Lepidoptera dan di Indonesia kabarnya ada sekitar 1.600 . Keanekaragaman kupu-kupu di suatu daerah dipengaruhi oleh banyak faktor, di antaranya faktor biotik seperti , predator, parasit, tumbuhan inang, dan parasitoid, maupun faktor abiotik seperti ketinggian tempat, parasit, tempat, suhu, kelembapan udara, dan intensitas cahaya.[1]

Karena faktor tersebut, kupu-kupu gajah tidak bisa ditemukan di semua daerah. Kupu-kupu gajah hanya bisa ditemukan pada daerah dengan iklim lembap dan dekat dengan hutan. Selain itu, kupu-kupu gajah suka dengan tempat yang cenderung agak dingin dan dipenuhi dengan beragam pepohonan besar.

Anda tidak bisa menemukan kupu-kupu gajah dengan mudah di daerah perkotaan yang panas atau daerah pantai yang kurang ditumbuhi pepohonan. Sehingga, salah satu mudah untuk mencari kupu-kupu gajah adalah dengan pergi ke hutan atau wilayah pedesaan yang masih asri. Karena habitatnya yang berada di daerah hutan lembap, kupu-kupu gajah jarang ditemukan dan hanya sedikit orang yang membudidayakannya.

Baca juga  Info Terbaru Harga Joran Pioneer Evo (Semua Tipe)

Kupu gajah suka dengan lingkungan yang lembap karena memiliki sayap yang cenderung kering dibanding dengan jenis kupu lainnya. Sehingga, untuk menjaga sayapnya agar tetap terhidrasi dan berfungsi dengan baik, mereka suka berkumpul di tempat yang banyak airnya. Sayap kupu-kupu gajah juga mudah patah akibat kekeringan, yang menjadi alasan mereka suka hinggap di bawah pohon, di batuan sungai, dan sekitar gua yang berair.

Jika habitatnya terancam, seperti adanya tanah longsor atau kemarau panjang, kupu gajah akan bermigrasi ke tempat yang lebih lembap dan berair. Ini yang membuat para kolektor merasa senang. Mereka biasanya akan diuntungkan karena ada kupu gajah yang tak sengaja bermigrasi ke tempat tinggal manusia.

Sebenarnya, kupu-kupu gajah adalah salah satu jenis ngengat yang berukuran besar. Bisa dibilang, meskipun namanya kuku-kupu, namun serangga tersebut bukanlah golongan Rhopalocera, melainkan jenis ngengat Heterocera. Ini karena kupu-kupu gajah cenderung lebih aktif di malam hari dan termasuk hewan nokturnal, berbeda dengan kupu-kupu umumnya yang lebih aktif di pagi hari atau termasuk serangga diurnal.

Baca juga  Harga Crayon Faber Castell (Semua Varian)
Kupu-kupu gajah (sumber: esteem.app)

Kupu-kupu gajah (sumber: esteem.app)

Dilansir dari DosenBiologi.com, kupu-kupu gajah sering dianggap sebagai ngengat terbesar di dunia, karena memiliki rentang sayap yang besar dengan ukuran 25 cm hingga 30 cm. Besarnya rentang sayap tersebut tentu membuat banyak orang kagum. Apalagi kupu gajah memiliki corak dan warna sayap yang indah.

Secara umum, kupu gajah memiliki warna sayap yang gelap hingga cokelat muda. Setiap sayapnya dilengkapi dengan pola lingkaran dengan warna lebih gelap dan terang di bagian pinggirnya. Untuk tubuhnya sendiri, berukuran seperempat dari tingginya sayap dan cenderung lebih gemuk dibanding jenis kupu atau ngengat lainnya.

Keindahan sayap kupu gajah biasanya dimanfaatkan sebagai hiasan dinding dengan wadah berupa pigura kayu yang diukir. Untuk menjadikan kupu gajah sebagai hiasan dinding, tidaklah sulit. Para pemburu serangga biasanya akan mengawetkan kupu gajah terlebih dahulu dengan formalin yang disuntikkan ke kupu.

Baca juga  Harga Friskies (Semua Varian Rasa dan Kemasan)

Cara tersebut biasanya dilakukan pada kupu gajah yang sudah bertelur. Ini karena kupu gajah yang sudah bertelur biasanya memiliki usia yang pendek. Bahkan, tak jarang kupu gajah akan mati setelah bertelur. Nah, kupu gajah yang sudah mati tersebut yang dipakai sebagai hiasan dinding.

Kupu-Kupu Gajah

Kupu-kupu gajah yang dijadikan sebagai hiasan dinding, harganya memang tidak murah. Di , dilepas dengan harga mulai Rp50.000 hingga Rp750.000. Semakin besar dan indah sayap kupu-kupu gajah, maka semakin mahal harganya. Selain dijual dalam bentuk awetan, ada juga orang yang menjual kepompongnya, dengan harga mulai Rp15.000 hingga Rp598.000, tergantung banyaknya kepompong. Harga kupu-kupu gajah dan kepompongnya tersebut tentu tidak terikat dan dapat berubah sewaktu-waktu.

[1] Irni, Julaili, dkk. 2016. Keanekaragaman Jenis Kupu-Kupu Berdasarkan Tutup Lahan dan Waktu Aktifnya di Kawasan Penyangga Tangkahan Taman Nasional Gunung Leuser. Media Konservasi, Vol. 21(3): 225-232.

loading...
author

Leave a reply "Harga Kupu-Kupu Gajah dan Kepompongnya"