Update Harga Kuda Tunggangan di Indonesia

No comment8836 views

Bagi orang-orang yang punya uang berlimpah, kuda merupakan salah satu binatang yang sering dipelihara. Selain sebagai ajang lomba pacuan, kuda juga bisa dijadikan tunggangan untuk acara-acara khusus atau . Di pasaran sendiri, kuda tunggangan bervariasi, namun bisa mencapai angka miliaran rupiah per ekor.

Harga, kuda, tunggangan, tunggang, patroli, hewan, binatang, jenis, Indonesia, pasaran, ukuran, umur, tinggi, populer, kondisi, alam, rekreasi

Ilustrasi: menunggang kuda

Kuda sendiri telah lama menjadi tunggangan dan peliharaan manusia. Jika Anda rajin menonton film-film kerajaan atau perang zaman dahulu, kuda adalah hewan yang sering dijadikan hewan perang dan juga transportasi. Memiliki tubuh yang tinggi dan kekar, kuda memang cocok dijadikan ‘kendaraan’ untuk berperang maupun mengangkut barang berukuran berat.

Dikutip dari Wikipedia, kuda (atau Equus caballus atau Equus ferus caballus) adalah salah satu dari sepuluh spesies modern mamalia dari genus Equus. Hewan ini telah lama menjadi salah satu hewan peliharaan yang penting secara ekonomis dan historis, dan telah memegang peranan penting dalam pengangkutan orang dan barang selama ribuan tahun.

Kuda yang saat ini tersebar di seluruh dunia sebenarnya berasal dari binatang kecil. Beberapa ilmuwan menyebut hewan kecil ini sebagai eohippus atau dawn horse. Binatang kecil tersebut telah mengalami proses evolusi sekitar 60 juta tahun yang lalu. Dan, di tahun 1867, kerangka lengkap dari fosil Eohippus telah ditemukan di bentukan Tebing Eocene. Kemudian, pada tahun 1931, kerangkanya disusun kembali di Big Horn Basin, Wyoming USA oleh paleontologi dari Institut Teknologi California. Adapun yang perlu Anda ketahui bahwa kuda mengalami proses evolusi yang terjadi dalam beberapa tahap. yakni:

  • Eohippus, berkembang pada zaman Eocene dengan tinggi 25 cm.
  • Mesohippus, perkembangannya dimulai pada zaman Oligocene yakni memiliki tinggi mencapai 60 cm dan juga memiliki tiga jari.
  • Merychippus, berkembang pada pertengahan dan akhir zaman Miocene dengan memiliki ketinggian yang sudah mencapai 100 cm dan jari tengah mulai memendek.
  • Pliohippus, berkembang pada pertengahan zaman Pleistocene sekitar 6 juta tahun yang lalu dan kini tingginya mencapai 125 cm. Kukunya juga mulai berkembang menjadi kuku satu dan seterusnya disebut Equus, yang tingginya kini sudah bervariasi serta dan bentuk kuku makin bagus.
Ilustrasi: wanita pemilik kuda tunggangan

Ilustrasi: wanita pemilik kuda tunggangan

Kini, hewan gagah ini sudah bisa Anda temui bahkan hampir sering ditemukan di tempat ataupun suatu daerah di penjuru dunia. Inilah yang menunjukkan bahwa kuda begitu mudah untuk menyesuaikan diri terhadap iklim setempat. Hewan ini memulai penyebarannya dari Amerika Utara ke arah Amerika Selatan dan terus menyebar ke daerah Asia, Eropa, dan Afrika yang terjadi sekitar 1 juta tahun yang lalu pada akhir zaman es, yakni (9000 SM).

Kuda dapat ditunggangi oleh manusia dengan menggunakan sadel dan dapat pula digunakan untuk menarik sesuatu, seperti kendaraan beroda atau bajak. Dahulu kala, kuda sering dijadikan tunggangan manusia ketika bepergian dalam jarak yang sangat jauh. Saat ini, kuda tunggangan lebih sering berfungsi untuk acara-acara seremonial, rekreasi, atau bahkan patroli keamanan.

Sebagai keamanan, dilansir Detik, kuda merupakan hewan yang paling efektif untuk membubarkan massa jika terjadi kerusuhan saat demonstrasi. Selain untuk bantuan taktis seperti pengamanan aksi, kuda-kuda ini juga dikerahkan untuk patroli berkuda di tempat-tempat rekreasi. Di Indonesia, patroli berkuda bisa Anda temukan di Taman Mini Indonesia Indah, Ancol, Kebun Binatang Ragunan, dan lain-lain.

Untuk kuda tunggangan, ada beberapa keahlian khusus yang harus dimiliki. Kuda-kuda tersebut setidaknya harus bisa melakukan ‘show jumping’ serta tunggang serasi (seperti baris-berbaris). Untuk bisa memiliki kemampuan tersebut, kuda harus dilatih setiap hari, termasuk latihan ketaatan agar kuda menurut pada pawang maupun pemilik.

Saat ini, tidak susah menemukan kuda tunggangan. Anda bisa membeli hewan ini di pasar hewan bahkan situs jual beli online. Harga kuda tunggangan sendiri bervariasi, tergantung jenis kuda yang bersangkutan dan umur serta ukuran kuda. Berikut kami sajikan informasi terbaru kisaran harga kuda tunggangan di pasaran Indonesia.

Harga Kuda Tunggangan

Ilustrasi: wanita menunggang kuda

Ilustrasi: wanita menunggang kuda

Spesifikasi KudaHarga (Rp)
Kuda Betina, umur 7 bulan12.000.000  
Kuda Tunggang 110 cm, umur 8 bulan15.000.000 
Kuda Betina 125 cm, umur 7 tahun17.000.000
Kuda Sandelwood 127 cm, umur 3 tahun25.000.000
Kuda Jantan 140 cm26.000.000
Kuda Betina 136 cm, umur 3,5 tahun28.000.000

Jika dibandingkan tahun lalu, untuk harga kuda betina umur 7 bulan dapat Anda peroleh dengan harga kisaran Rp8 juta. Namun dalam kurun waktu satu tahun harga kuda yang ditawarkan bisa mencapai Rp12 juta. Kuda tunggang umur 8 bulan juga mengalami kenaikan harga, dari Rp8 juta menjadi Rp15 jutaan. Jika Anda tertarik dengan kuda tunggang ukuran lebih besar dengan tinggi 145 cm, harga terkininya ditawarkan mulai Rp30 juta ke atas.

Harga kuda tunggangan bisa berbeda-beda di masing-masing wilayah, tergantung kondisi kuda, ukuran kuda, serta umur kuda. Misalnya saja kuda tunggang wilayah Jawa Tengah dijual mulai Rp10 juta – Rp18 juta. Kuda tunggang wilayah Depok justru lebih mahal lagi mulai Rp23 juta – Rp25 juta. Biasanya jenis kuda yang paling banyak diminati yakni kuda Sumbawa yang dijual mulai Rp25 juta – Rp30 juta. Harga kuda tunggangan di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk situs jual beli online dan forum jual beli kuda di media sosial. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mendatangi pasar hewan terdekat di kota Anda.

Jenis-jenis Kuda

Ilustrasi: pemilik kuda tunggangan

Ilustrasi: pemilik kuda tunggangan

  • Kuda Akhal Teke, diklaim sebagai kuda ras tertua di dunia. Kuda yang dilabeli kuda tercantik di dunia konon telah ada sejak 3000-an tahun yang lalu, di sebuah padang pasir berbatu yang dikelilingi pegunungan di kawasan Karakung, Turkmenistan. Ras kuda Akhal Teke dikenal memiliki kecepatan yang tinggi, cerdas, tangkas, serta punya rambut yang halus dan terawat.
  • Black Forest Horse, memiliki nama lain Black Forest Cold Blood, sisi menarik dari jenis ini adalah memiliki bulu yang panjang dan unik di bagian leher dan ekor. Kuda Black Forest sendiri berasal dari Tanah Arya, Jerman.
  • Kuda Shire, memiliki bulu yang sangat lebat dan panjang, yang tidak hanya terdapat pada kepala dan ekor, tetapi juga pada bagian kaki. Kuda Shire ini memiliki tampilan yang anggun serta postur yang besar dan tinggi. Masyarakat di Inggris hingga saat ini masih sering memanfaatkan kuda ini dalam proses angkut benda berat.
  • Kuda Poni, adalah jenis kuda berukuran kecil dengan tinggi dari tanah sampai ke punggung hanya 142 cm. Meski punya ukuran kecil, kuda ini memiliki penglihatan dan pendengaran yang tajam dan bersifat mandiri.
  • Kuda Marwari, dikenal sebagai kuda bangsa India dan punya daya tahan tubuh yang baik. Kuda ini hanya membutuhkan sedikit makanan untuk melakukan perjalanan yang cukup jauh. Biasanya, kuda Marwari digunakan untuk pengerjaan bertani dan dikenal memiliki telinga unik berbentuk kurva yang masuk ke dalam.
  • Mustang, merupakan salah satu jenis kuda tangguh dari Amerika. Karena kebanyakan hidup di alam liar, maka Mustang lebih dikenal dengan Mustang si kuda liar.

Sementara, di dalam negeri beberapa jenis kuda yang sangat populer adalah kuda Sumbawa, kuda Sumba, kuda Flores, kuda Sabu, kuda Timor, kuda Lombok, dan kuda Bali. Kebanyakan kuda memang berasal dari Indonesia bagian timur karena kondisi alam di sana cocok untuk kehidupan kuda, dengan padang rumput yang luas.

[Update: Ditta]

Baca juga  Info Terkini Daftar Harga Bet Tenis Meja Butterfly di Pasaran
author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Update Harga Kuda Tunggangan di Indonesia"