Info Terbaru Harga Galvalum Kanal C (0,60mm, 0,75mm, 1mm)

Saat ini, baja ringan alias galvalum semakin dilirik masyarakat untuk menggantikan material kayu karena diklaim punya harga lebih murah namun awet. Galvalum sendiri hadir dalam berbagai jenis dan bentuk, salah satunya kanal C yang sering digunakan untuk pembuatan kuda-kuda pada atap dengan beban ringan. Di pasaran, harga produk ini ternyata cukup terjangkau.

Rangka tap galvalum (sumber: saranaatapraya.co.id)
Rangka atap galvalum (sumber: saranaatapraya.co.id)

Selama ini, konstruksi rangka atap umumnya dibuat dari material kayu dan digunakan pada bangunan dengan penutup seperti genteng, seng, asbes, hingga metal sheet. Namun, kayu memiliki sejumlah kelemahan, antara lain kualitas material yang tidak merata, rawan lapuk yang disebabkan serangan rayap, mudah memuai atau menyusut karena perubahan cuaca, mudah terbakar, serta semakin langkanya sumber daya kayu di alam.[1]

Bacaan Lainnya

Nah, untuk mengatasi solusi tersebut, sekarang jamak digunakan baja ringan alias galvalum sebagai pengganti. Baja ringan sendiri dapat dikatakan sebagai baja canai dingin dengan kualitas tinggi yang bersifat ringan dan tipis, namun kekuatannya tidak kalah dengan baja konvensional.[2] Material ini memiliki tegangan tarik tinggi (G550), artinya punya kuat tarik 550 MPa (Mega Pascal).[3]

Kelebihan Galvalum

  • Bukan atap seng biasa. Jangan keliru antara atap seng dengan atap galvalum. Meski bentuknya sekilas mirip, keduanya memiliki lapisan material yang berbeda. Seng adalah lempengan besi yang dilapisi seng saja. Sementara, galvalum adalah lempengan besi baja yang dilapisi campuran aluminium, seng, dan silikon. Lapisan itulah yang nantinya memberi keistimewaan pada galvalum.
  • Atap galvalum tidak hanya berbentuk lembaran lurus, melainkan juga ada yang melengkung. Penemuan atap lengkung galvalum membuat tampilan atap bakal lebih menawan dan kuat sebab tidak ada sambungan pada panjang atap. Itulah mengapa panjang atap galvalum bisa dipesan sesuai kebutuhan.
  • Sesuai namanya, baja ringan atau material galvalum bermassa ringan, terlebih jika dibandingkan dengan atap keramik dan tanah liat. Ini pada akhirnya memengaruhi rangka yang digunakan. Atap yang ringan membuat beban yang ditanggung oleh rangka dan konstruksi yang lainnya seperti pondasi, dinding, dan kolom menjadi lebih ringan. Meski ringan, atap galvalum tetap memiliki daya lindung yang kuat.
  • Jika Anda kesal dengan rayap yang kerap memakan rangka atap kayu, penggunaan atap galvalum adalah pilihan yang tepat. Karena, material pada atap galvalum tidak mudah dimakan oleh rayap. Selain itu, tidak seperti kayu, atap galvalum tidak menyusut dan memuai terlalu berlebihan, serta bersifat tak merambatkan atau membesarkan api. Lapisan aluminium dan seng membuat baja terlindung dari oksidasi yang bisa menyebabkan logam mudah berkarat dan rusak.
Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

Fungsi dan Ukuran Galvalum Kanal C

Secara umum, galvalum dapat dibagi menjadi tiga jenis. Selain reng dan hollow, ada pula galvalum kanal C, yang seperti namanya, memiliki bentuk menyerupai huruf C. Kanal C ini sering dipakai untuk pembuatan konstruksi atap atau kuda-kuda. Selain itu, juga bisa digunakan sebagai tiang untuk bangunan yang tidak memiliki beban berat, misalnya kanopi dan lainnya.

Galvalum kanal C berbagai ukuran (sumber: bizbox.id)
Galvalum kanal C berbagai ukuran (sumber: bizbox.id)

Ukuran ketebalan bentuk baja ringan kanal C umumnya yaitu 0,60 mm, 0,75 mm, dan 1 mm. Ukuran ketebalan yang bermacam-macam difungsikan untuk hal yang berbeda pula. Misalnya saja bentuk baja ringan kanal C ukuran 0,75 mm, biasanya digunakan untuk pembuatan kuda-kuda pada atap dengan beban yang ringan, seperti genteng metal, asbes, spandek, dan atap ringan lainnya. Galvalum kanal C 0,75 mm juga bisa digunakan untuk dudukan plafon, gorden, kolom profil bangunan, serta dinding dan jendela.

Jika Anda tertarik menggunakan galvalum kanal C untuk konstruksi rumah Anda, tidak sulit mendapatkan material ini. Anda bisa membelinya di berbagai toko bangunan, bahkan via online di situs e-commerce. Harganya memang bervariasi, namun pada umumnya relatif ramah di kantong. Berikut kami sajikan kisaran harga galvalum kanal C di pasaran.

Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

Harga Galvalum Kanal C

Ukuran Galvalum Kanal C Harga
Galvalum Kanal C75 0,60 mm Rp91.500 per batang
Galvalum Kanal C75 0,75 mm Rp103.000 โ€“ Rp112.000 per batang
Galvalum Kanal C 1 mm Rp146.000 โ€“ Rp185.000 per batang

Harga galvalum kanal C di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk toko material bangunan dan situs jual beli online. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, harga material ini sebenarnya tidak banyak berubah. Galvalum kanal C75 ukuran 1 mm misalnya, awalnya dijual Rp165 ribu dan sekarang berkisar Rp146 ribu hingga Rp185 ribuan per batang. Sementara itu, harga galvalum kanal C75 ukuran 0,75 mm yang semula dijual Rp110 ribu per batang, saat ini berkisar Rp103 ribu hingga Rp112 ribuan per batang. Informasi tambahan, 1 batang galvalum kanal C biasanya punya panjang 6 meter.

[1] Pangaribuan, Mekar Ria. 2014. Baja Ringan Sebagai Pengganti Kayu dalam Pembuatan Rangka Atap Bangunan Rumah Masyarakat. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Universitas Ratu Samban Bengkulu, Vol. 2(4): 648-655.

Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

[2] Ibid.

[3] Rahayu, Sherly Anggun dan Donny Fransiskus Manalu. 2015. Analisis Perbandingan Rangka Atap Baja Ringan dengan Rangka Atap Kayu terhadap Mutu, Biaya dan Waktu. Jurnal FROPIL Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung, Vol. 3(2): 116-130.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *