Update Harga Arang Kayu dan Briket Arang per Kg

Kini, kegiatan memasak menjadi lebih mudah dengan menggunakan kompor gas yang tidak banyak memakan waktu. Dahulu, untuk memasak, lebih tepatnya untuk mendapatkan bara guna menggoreng atau merebus, diperlukan arang kayu. Selain memasak, arang biasanya digunakan untuk menyetrika. Arang kayu ini umumnya dijual dengan harga lebih murah dibandingkan briket arang.

Ilustrasi Arang Kayu (sumber: id.obralin.co)
Ilustrasi Arang Kayu (sumber: id.obralin.co)

Kegunaan Arang Kayu

Arang merupakan residu hitam berisi karbon tidak murni yang dihasilkan dengan menghilangkan kandungan air dan komponen volatil dari atau . Pendapat lain mengatakan bahwa arang merupakan hasil pembakaran yang mengandung karbon berbentuk padat dan berpori. Sebagian besar dari pori-porinya masih tertutup dengan hidrokarbon, dan senyawa organik lain yang komponennya terdiri dari abu, air, nitrogen, dan sulfur.

Bacaan Lainnya

Di kota-kota besar saat ini, ada beberapa tempat kuliner yang kembali memakai arang sebagai bahan untuk membakar makanan, seperti sate ataupun steak. Menurut review konsumen dan juga pemilik resto, memasak atau memanggang dengan arang akan menghasilkan cita rasa khas pada makanan.

Selain untuk keperluan rumah tangga, arang dapat digunakan untuk bahan campuran pakaian, produk kerajinan, dan pertanian. Para peneliti di Jepang terus mengkaji manfaat dari arang, meneliti manfaat baru lainnya yaitu untuk mengembangkan produk-produk baru seperti penjernih air, alat untuk menjaga kayu dan makanan agar tetap segar, penambah kualitas tanah, pengatur kelembapan dinding dan lantai rumah, serta dijadikan sebagai obat penghilang bau.

Arang sendiri terdiri dari dua jenis, arang hitam dan putih. Arang putih terbuat dari kayu sangat keras atau sama dengan arang hitam dari kayu ek holm (sejenis kayu pilihan yang keras). Sementara itu, arang bambu mempunyai lebih banyak rongga, sehingga dapat menyerap banyak bau dan air daripada arang kayu.

Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

Jika ingin menggunakan arang sebagai pengatur kelembapan dan menyerap bau, maka diperlukan sekitar 8 kg untuk ruangan dengan luas sekitar 10 hingga 13 meter persegi. Arang juga dikenal ramah lingkungan. Apabila telah selesai digunakan, Anda dapat menghancurkannya menjadi potongan-potongan kecil dan dapat dikembalikan ke alam.

Proses Pembuatan Arang

  • Proses pengarangan (pembuatan arang) akan menentukan dan berpengaruh terhadap kualitas arang yang dihasilkan. Proses pembuatan arang dilakukan dengan cara memanaskan dalam suatu tempat tertutup (kiln) tanpa kontak dengan udara langsung pada suhu 400-600 derajat Celcius. Kiln dapat terbuat dari bata, logam, atau tanah liat.
  • Pembuatan arang dengan metode karbonasi telah dikenal baik dan dapat dibuktikan dengan data ekspor arang tempurung kelapa ke mancanegara. Hal yang baru dari prosesnya adalah limbah asap proses dimanfaatkan menjadi cairan cuka kayu sebagai produk tambahannya.
  • Bahan bakunya yaitu kayu, yang berasal dari limbah pembukaan ladang, berupa kayu sisa potongan cabang yang sudah tidak bisa dimanfaatkan sebagai bahan bangunan, dengan ukuran diameter 5-10 cm dengan panjang 10-20 cm.
  • Selain itu, potongan ‘dolog’ berukuran besar juga dapat digunakan, tetapi perlu dipotong dan dibelah terlebih dahulu sesuai ukuran yang dikehendaki serta sesuai dengan kapasitas tungku drum. Selain bahan tersebut, dapat digunakan juga bahan baku berupa tempurung kelapa, sekam padi, ranting daun, dan lain-lain.
  • Selanjutnya adalah proses pembakaran. Proses ini menggunakan tungku drum yang diberi ganjalan bata dengan tinggi kurang lebih 5-10 cm, pada 3 lokasi titik. Lalu, di bawah tungku diberi potongan kayu bakar atau serutan kayu kering yang telah diberi sedikit minyak tanah.
  • Setelah api dinyalakan, sebaiknya tunggu sampai nyala bara api merembet ke dalam tungku melalui lubang udara sehingga bahan baku yang terdapat di dalam tungku dapat terbakar dengan sempurna. Proses selanjutnya adalah pendinginan arang. Proses ini memerlukan waktu kurang lebih 7-9 jam, apabila kayu relatif basah.
  • Apabila asap yang keluar dari drum sudah terlihat menipis putih atau bening kebiru-biruan, lubang udara di bawah tungku ditutup serapat mungkin dengan diberi pasir atau tanah.
  • Untuk memulai proses pendinginan, di bagian atas penutup tungku diberi tanah atau pasir serta cerobong asap ditutup dengan kain basah atau rumput yang rapat, kemudian dilapisi tanah, sehingga tidak ada udara yang masuk ataupun keluar.
Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

Untuk produksi arang di dalam negeri, sudah sampai ke luar negeri. Eksportir arang di Banjarbaru, Kalimantan, misalnya. Ribuan ton arang dari Kalimantan Selatan sudah diekspor oleh eksportir lokal ke Timur Tengah, terutama Arab . Selama ini, memang produksi petani arang di Kalsel banyak diserap oleh negeri Timur Tengah.

Proses pembuatan arang (sumber: tempo.co)
Proses pembuatan arang (sumber: tempo.co)

Ada banyak jenis arang yang ada di pasaran. Biasanya arang dijual per kg dan per karung (karungan). Saat ini, harga arang berkisar antara Rp8 ribuan hingga Rp25.000 per kilogram. Daftar harga arang kayu per kg selengkapnya dapat Anda lihat pada tabel di bawah ini.

Harga Arang Kayu 1 Kg

Jenis Arang Kayu Harga per Kg
Arang Akasia Rp8.000
Arang Kayu Alaban Rp11.000
Arang Kayu Asem Rp13.500
Arang Batok Kelapa dan Kayu Rp18.000
Arang Kayu Jati Rp19.000
Arang Kayu Ulin Rp25.000
Arang Mangrove Rp25.000

Jika dibandingkan penawaran sebelumnya, harga arang kayu di pasaran saat ini cenderung naik. Misalnya, arang kayu asem yang semula dijual dengan harga mulai Rp9 ribu, sekarang menjadi Rp13.500 per kilogram. Begitu pula harga arang akasia yang sedikit naik dari Rp7 ribu menjadi Rp8 ribu per kilogram. Sementara itu, bubuk arang bambu yang biasa digunakan untuk media tanam sekarang ditawarkan Rp49 ribu per kg.

Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

Selain arang kayu, Anda mungkin akan menemukan briket arang yang kerap digunakan untuk memasak, terutama memanggang bahan makanan. Briket arang adalah arang yang mempunyai bentuk tertentu, kerapatannya tinggi (BJ 1-1,2) diperoleh melalui cara pengempaan arang halus yang dicampur bahan perekat. Sifat briket arang meliputi kadar air, zat terbang, karbon terikat, abu, nilai kalor, kerapatan, dan keteguhan tekan.[1]

Briket arang (sumber: anekaukm.com)
Briket arang (sumber: anekaukm.com)

Keunggulan briket antara lain lebih murah dan ekonomis, yang tinggi dan kontinu sehingga sangat baik untuk pembakaran yang lama, tidak beresiko meledak/terbakar seperti kompor minyak tanah atau kompor gas elpiji, bahan baku briket melimpah, ramah lingkungan karena diolah tanpa menggunakan bahan kimia, dan aman digunakan. Berikut info harga briket arang yang dapat ditemukan di pasaran.

Harga Briket Arang

Bentuk Briket Arang Harga per Kg
Briket Arang Kayu Rp10.000
Briket Arang Kelapa Rp11.000
Briket Arang Batok Rp16.000
Briket Arang Brongkol Rp16.600
Briket Arang Hexagonal Rp16.600
Briket Arang Kotak Premium Rp25.000
HI-COOK Briket Arang Finger Hexagonal Premium Rp42.000

Informasi harga briket arang di atas telah kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk situs jual beli online. Perlu diingat, harga tersebut tidak terikat dan bisa berubah-ubah. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi toko pertanian atau memesannya lewat situs marketplace terpercaya.

[: Ditta]

[1]Alpian, Wahyu Supriyati. 2021. Briket Arang dari Limbah Kayu. Jakarta: NEM, hlm. 7.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *