Update Biaya Tes Kesuburan Pria dan Wanita

Banyak faktor yang membuat wanita sulit hamil, salah satunya masalah ketidaksuburan. Untuk memastikannya, Anda dan pasangan dapat melakukan tes untuk mengetahui adanya gangguan yang mungkin terjadi. Saat ini, sudah ada banyak rumah sakit dan klinik kesehatan yang melayani tes kesuburan, baik untuk pria maupun wanita, walau biayanya memang tidak bisa dikatakan murah.

Tes kesuburan pria (sumber: kdvr.com)
Tes pria (sumber: kdvr.com)

Mendeteksi Wanita

Bicara soal kesuburan, masih banyak wanita yang tidak dapat mengetahui langsung masa suburnya. Tak ada tanda-tanda lain, seperti bercak darah atau rasa nyeri yang lebih tepat dan dapat diandalkan selain lendir yang keluar pada vagina. Sensasi dan munculnya lendir yang memperlihatkan datangnya masa subur dapat disertai rasa padat, lembek, atau bengkak pada jaringan di sekitar mulut vagina. Namun, kekeliruan yang kerap terjadi adalah sebagian wanita mengira bahwa dorongan seksual itulah yang menyebabkan munculnya lendir.

Bacaan Lainnya

Nah, puncak dapat diamati dari hari terakhir munculnya lendir subur, yaitu hari terakhir ketika lendir tampak seperti dan mulut. Munculnya rasa licin meskipun lendir tidak tampak adalah hari tersubur dalam siklus itu. Anda akan tahu bahwa itu merupakan hari terakhir ketika sudah melewatinya. Hari terakhir ini disebut puncak karena pada hari tersebut hubungan intim suami istri kemungkinan besar akan membuahkan kehamilan. Perlu dicatat bahwa hari puncak tidak selalu ketika lendir keluar paling banyak.

Baca juga  Indikasi dan Update Harga Captopril (Tablet, Box, Strip)

Kunci untuk mengetahui puncak kesuburan adalah menyadari bahwa itu adalah hari terakhir munculnya lendir subur, yaitu hari terakhir ketika lendir pada permukaan vagina terlihat seperti atau terasa licin. Rasa licin mungkin akan bertahan sehari atau dua hari lebih lama daripada munculnya lendir seperti benang, yang menandakan bahwa Anda masih sangat subur. Hal tersebut pertanda penting karena beberapa perempuan bahkan tidak akan melihat lendir.

Penelitian menunjukkan bahwa ovulasi biasanya terjadi pada hari terlihatnya tanda puncak kesuburan atau sehari sesudahnya. Uji coba WHO menunjukkan bahwa lebih dari 90% perempuan dapat mengetahui masa subur dan hari puncak kesuburannya pada bulan pertama pengamatan pola lendir. Kemudian datangnya masa menstruasi sekitar dua minggu setelah hari yang Anda duga merupakan puncak kesuburan membuktikan ketepatan pengamatan Anda, sehingga akan semakin yakin dalam siklus selanjutnya.[1]

Kurangnya pemahaman dalam mengamati kondisi tubuh terkait masa subur, membuat pasangan lebih memilih untuk menjalani tes kesuburan pada klinik maupun rumah sakit terdekat. Lalu, seperti apa prosedurnya?

Tahapan Pemeriksaan Kesuburan

  • Tes kesuburan pria. Prosedur pertama untuk tes kesuburan pria, yakni dimulai dengan analisis sperma. Pasien akan diminta memberikan sampel maninya untuk diperiksa. Pasien juga akan diminta USG untuk mendeteksi kemungkinan adanya gangguan pada organ reproduksi pria. Pemeriksaan hormon dan biopsi testis juga akan dilakukan. Untuk tes biopsi testis dilakukan pada beberapa kasus saja.
  • Tes kesuburan wanita. Pasien akan menjalankan tes ovulasi untuk mengukur tingkat hormon dalam menentukan apakah pasien berovulasi dan menghasilkan sel telur secara teratur. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan cadangan sel telur untuk mengetahui kualitas dan jumlah sel telur yang tersedia untuk ovulasi. Meski tidak wajib, biasanya tes hormon tiroid dan kelenjar pituitari juga dilakukan. Bahkan, pada beberapa kasus, pasien akan menjalankan histeroskopi untuk memantau kondisi rahim. Dokter kandungan pun akan melakukan pemeriksaan chlamydia untuk memeriksa apakah terdapat chlamydia, penyakit yang bisa menyebabkan kemandulan.
Baca juga  Info Terbaru Harga Jamu & Obat Kuat Lelaki di Apotik, Indomaret, dan Alfamart

Bagi Anda yang berencana untuk tes kesuburan, saat ini sudah banyak rumah sakit atau klinik kesehatan yang menyediakan layanan tersebut. Biaya yang dipatok bervariasi, tetapi memang cukup lumayan, mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Sebagai referensi, berikut informasi terbaru kisaran biaya tes kesuburan di Indonesia.

Hasil tes kehamilan
Hasil tes kehamilan

Biaya Tes Kesuburan

Nama Klinik/Rumah Sakit Biaya Tes Kesuburan
Klinik Surya Medika, Ciracas Tes Kesuburan Wanita : Rp129.010
Tes Kesuburan Pria : Rp530.860
RS Ridogalih, Sukabumi Rp440.000
Laboratorium Klinik Kimia Farma Darmo, Surabaya Rp460.000
Intibios, Denpasar Paket Premarital Pria Basic : Rp837.853
Paket Premarital Pria Gold : Rp1.949.923
Klinik Galaxy, Bekasi Selatan Paket Premarital Wanita : Rp2.280.000
Klinik Teratai, Kelapa Gading Rp1.500.000
Siloam Hospitals Bogor Rp3.000.000
Siloam Hospitals Manado Rp3.290.000
Pusat Fertilitas Boca Indonesia, Tangerang Rp8.044.000

Informasi biaya tes kesuburan di atas kami rangkum dari berbagai sumber. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, tarif tes kesuburan saat ini sebenarnya tidak banyak berubah. Biaya tes kesuburan di Laboratorium Klinik Kimia Farma Darmo, Surabaya misalnya, semula Rp400 ribu sampai Rp640 ribuan, sekarang berkisar Rp440 ribuan.

Baca juga  Update Harga Orlistat Generik untuk Obesitas (Berbagai Merk)

Kapan Tes Kesuburan?

Anda dapat menjalankan tes kesuburan setidaknya setelah satu tahun usia pernikahan. Cek ke dokter kandungan spesialis kesuburan juga perlu dilakukan saat usia sudah di atas 35 tahun. Bagi pria, usia 35 hingga 40 tahun biasanya lebih sulit untuk berhasil dalam program hamil. Sementara bagi wanita, usia puncak kesuburannya adalah 35 tahun. Sebab, saat memulai program hamil di atas usia tersebut, persediaan sel telur mungkin sudah menurun.

Adanya masalah kesehatan organ reproduksi seperti PCOS (Polycystic Ovary Syndrome) serta endometriosis mengharuskan Anda segera memeriksakan diri. Masalah tiroid juga memiliki hubungan langsung dengan hormon agar tidak memiliki apapun selama melakukan aktivitas medis yang berkaitan dengan program kehamilan (promil) dan hormon. Beberapa masalah medis lain yang perlu diwaspadai dan dikonsultasikan adalah diabetes, penyakit ginjal, penyakit jantung, hipertensi dan kanker.

Apakah Biaya Cek Kesuburan Ditanggung BPJS?

Untuk dapat menggunakan BPJS Kesehatan, Anda harus mendapat diagnosis dokter untuk memastikan apakah biaya cek kesuburan pria dan wanita di-cover, atau rujukan dari faskes pertama untuk dokter spesialis kandungan di faskes dua. Sebelum itu, pastikan dokumen penting sudah disiapkan, seperti KTP, Kartu BPJS, surat rujukan dan USG dokter kandungan, serta surat rujukan dari Puskesmas atau klinik terdaftar sesuai dengan kartu BPJS.

[Update: Panca]

[1] Billings, Evelyn. 2006. Metode Ovulasi Billings. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia, hlm. 25.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.