Prosedur dan Info Terkini Biaya Vaksin Meningitis di Rumah Sakit

Anda sudah pernah mendengar tentang penyakit meningitis? Ya, penyakit ini memang tergolong mematikan dan awalnya terkadang sulit dikenali karena hampir mirip dengan flu, seperti demam dan sakit kepala. Meskipun cukup mematikan, meningitis sebenarnya dapat dicegah dengan melakukan suntik atau pemberian vaksin dengan biaya beberapa ratus ribu rupiah.

Ilustrasi: meningitis pada anak (sumber: orami)
Ilustrasi: meningitis pada anak (sumber: orami)

Meningitis adalah peradangan pada selaput otak dan tulang belakang yang disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri. Penyakit yang mempunyai sifat menular ini kalau tidak diobati dengan baik bisa berakibat fatal berupa kematian ataupun kalau bisa diobati akan menyebabkan kecacatan. Penularan virus atau bakteri yang menyebabkan meningitis bisa melalui batuk, bersin, ciuman, atau berbagai peralatan.

Bacaan Lainnya

Gejala dan Faktor yang Memicu Meningitis

Walaupun gejala awalnya hampir mirip dengan flu biasa, penyakit meningitis tetap harus diwaspadai. Pasalnya, penyakit ini juga bisa menimbulkan kejang dan kaku pada leher. Sedangkan pada bayi berusia di bawah 2 tahun biasanya meningitis ditandai dengan munculnya benjolan di kepala. Dilansir Alodokter, ada sejumlah faktor yang bisa memicu meningitis, yakni infeksi kuman, penyakit dan lupus, serta efek samping obat dan operasi otak. Bahkan, risiko terkena meningitis juga bisa meningkat pada ibu yang sedang hamil atau lupa melakukan imunisasi.

Pengobatan meningitis umumnya dapat berbeda-beda, tergantung dari penyebabnya. Dokter bisa saja memberikan resep obat antimikroba atau menyarankan untuk menjalankan terapi lainnya apabila meningitis disebabkan oleh sakit kanker atau lupus. Penyakit ini dapat dicegah dengan menjalani gaya hidup sehat dan menghindari kondisi yang berpotensi memicu penyebaran infeksi. Untuk meningkatkan kekebalan tubuh dari kuman penyebab meningitis, Anda bisa melakukan vaksinasi meningitis sesuai dengan anjuran dokter. Vaksin meningitis bahkan menjadi salah satu persyaratan bagi para calon jemaah yang hendak berangkat haji atau umrah.

Sementara itu, vaksin meningitis adalah vaksin yang mengandung antigen, yaitu zat yang merangsang sistem kekebalan tubuh untuk membentuk antibodi dan melawan bakteri penyebab meningitis. Vaksin meningokokus pertama kali diciptakan pada tahun 1978 yang terkenal dengan nama MPSV4 (Meningococcal polysaccharide vaccine).Lantas mengapa wajib dilakukan suntik vaksin meningitis? Hal ini dikarenakan Arab Saudi berdasarkan WHO merupakan salah satu negara yang endemik bagi penyebaran virus penyebab penyakit meningitis.[1]

Tujuan imunisasi meningitis adalah untuk melindungi jamaah dari penularan penyakit radang selaput otak selama tiga tahun. Namun, sejak tahun 2018, suntik meningitis hanya berlaku selama dua tahun untuk wilayah Riau. Vaksin meningitis setiap daerah berbeda-beda, ada yang dua tahun, ada yang tiga tahun.[2]

Khusus jemaah haji dan umrah atau orang-orang yang bekerja di daerah haji dari negara mana pun, diwajibkan untuk menyertakan sertifikat vaksin meningitis. Sertifikat tersebut menerangkan bahwa jemaah haji dan umrah telah melakukan vaksin meningitis minimal 10 hari sebelum datang di Arab Saudi.

Syarat Vaksin Meningitis

  • Fotokopi KTP.
  • Fotokopi paspor.
  • Mengisi formulir permohonan vaksinasi.
  • Pasfoto ukuran 4 x 6 sebanyak 1 lembar.
  • Membayar biaya vaksin meningitis.
Ilustrasi: suntik meningitis (sumber: meningitisnow.org)
Ilustrasi: suntik meningitis (sumber: meningitisnow.org)

Prosedur Vaksin Meningitis

  • Mengambil nomor antrean di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).
  • Mengisi formulir yang sudah disediakan dan melampirkan fotokopi paspor sebanyak 1 lembar.
  • Formulir yang telah diisi dan dilengkapi kemudian diletakkan dalam kotak yang sudah disediakan.
  • Selama data diproses, jemaah dapat menunggu namanya dipanggil di ruang tunggu yang sudah disediakan.
  • Untuk jemaah wanita yang masih produktif, perlu melakukan tes urine.
  • Ketika nama dipanggil oleh petugas, pemohon masuk ke dalam ruang vaksin untuk menjalani suntik meningitis.
  • Setelah proses vaksinasi meningitis selesai, jemaah kembali menunggu panggilan untuk pengambilan foto barcode ICV. Jemaah pun dapat pulang dengan membawa buku ICV.

Biaya Vaksin Meningitis

Komponen Biaya
Vaksinasi Rp260.000
Buku ICV Rp25.000
Pemeriksaan dan Pengobatan Rp20.000
Total Rp305.000

Informasi biaya vaksin meningitis di atas kami kutip langsung dari keterangan resmi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Denpasar. Jika dibandingkan ketentuan sebelumnya, besaran suntik meningitis hingga saat ini masih belum berubah karena tetap berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No.64. Tahun 2019 tentang Jenis dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak/PNBP Yang berlaku pada Kementerian Kesehatan.

Ilustrasi: vaksin meningitis (sumber: kemkes.go.id)
Ilustrasi: vaksin meningitis (sumber: kemkes.go.id)

Biaya Vaksin Meningitis di Rumah Sakit

Nama Rumah Sakit Biaya
RS UNS Tanpa tes kehamilan : Rp305.000
Dengan tes kehamilan : Rp330.000
RS EMC Vaksin Meningitis : Rp350.000
Paket Vaksin Meningitis + Vaxigrip : Rp700.000
Paket Vaksin Meningitis + Flubio : Rp550.000
RS Mitra Keluarga Vaksin Meningitis : Rp370.000
Vaksin Meningitis + Influenza : Rp670.000

Informasi besaran tarif suntik meningitis di atas kami rangkum langsung dari keterangan resmi pihak rumah sakit yang bersangkutan. Perlu Anda catat bahwa biaya vaksin meningitis tersebut tidak mengikat dan bisa berubah sewaktu-waktu. Sebagai perbandingan, tahun lalu biaya vaksin meningitis di RS Mitra Keluarga Cikarang sebesar Rp360 ribu, sedangkan harga paket vaksin meningitis dan influenza dipatok Rp550 ribu.

Efek Samping Vaksin Meningitis

Beberapa orang yang menjalani vaksin meningitis biasanya akan mengalami efek samping ringan berupa rasa seperti kulit kemerahan pada daerah bekas suntikan. Efek samping ini biasanya akan berangsur hilang dalam jangka waktu 1-2 hari. Efek samping lainnya yang mungkin Anda rasakan adalah mengalami demam yang juga akan reda dalam beberapa hari. Pada dasarnya ibu hamil dan relatif aman untuk mendapatkan vaksin meningitis, tetapi sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

[Update: Panca]

[1] Prasojo A. 2018. Berangkat Umrah Ala Backpacker: Berbagi Pengalaman Detail Teknis Pelaksanaan. Yogyakarta: Deepublish, hlm. 21-22.

[2] Adam A. 2018. Perjalanan Umroh Inspiratif. Malang: AE Publishing.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *