Update Biaya Pembuatan Paspor & Visa ke Singapura

Singapura merupakan salah satu negara di Asia Tenggara yang juga sering dikunjungi warga . Layaknya bepergian ke luar negeri, ketika melakukan ke Negeri Singa, Anda pun harus memiliki paspor dan . Untuk mengurus kedua dokumen ini, Anda bisa datang langsung ke kantor imigrasi terdekat dan nantinya akan dikenakan sejumlah biaya.

Taman Merlion, landmark terpopuler di Singapura (sumber: independent.co.uk)

Taman Merlion, landmark terpopuler di Singapura (sumber: independent.co.uk)

Melakukan perjalanan ke luar negeri, baik untuk tujuan maupun studi dan pekerjaan, memang tidak cukup hanya bermodalkan biaya atau catatan rencana perjalanan. Pasalnya, Anda juga membutuhkan paspor dan visa untuk bisa masuk ke negeri . Tanpa kedua hal tersebut, Anda tidak akan bisa berkunjung ke luar negeri meski persiapan lainnya sudah matang.

Paspor merupakan dokumen yang wajib dibawa saat hendak bepergian ke luar negeri. Dokumen ini dikeluarkan secara resmi oleh negara untuk setiap warganya yang mengajukan sesuai dengan dan ketentuan yang berlaku. Paspor berisi biodata pemegangnya yang meliputi antara lain foto pemegang, tanda tangan, tempat dan tanggal kelahiran, informasi kebangsaan dan kadang-kadang juga beberapa informasi lain mengenai identifikasi individual.

Paspor biasanya diperlukan untuk perjalanan internasional karena harus ditunjukkan ketika memasuki perbatasan suatu negara, walaupun di negara tertentu ada beberapa perjanjian yang mengatakan bahwa warga suatu negara tertentu dapat memasuki negara lain dengan dokumen selain paspor. Paspor akan diberi stempel atau disegel dengan visa yang dilakukan oleh petugas negara tempat kedatangan.

Saat ini, beberapa negara telah mengeluarkan atau elektronik paspor, termasuk Indonesia. merupakan pengembangan dari paspor konvensional saat ini. Pada paspor tersebut, telah ditanamkan sebuah chip yang berisikan biodata pemegangnya beserta data biometrik-nya. Data biometrik ini disimpan dengan maksud untuk lebih meyakinkan bahwa orang yang memegang paspor adalah benar orang yang memiliki dan berhak atas paspor tersebut.

Sementara, visa adalah sebuah dokumen resmi yang diperlukan untuk bisa masuk ke negara tujuan dalam periode waktu tertentu. Visa asli yang biasanya distempel atau ditempel pada paspor amat diperlukan jika akan melakukan kunjungan ke suatu negara. Visa dapat berbentuk stiker visa yang dapat di-apply di kedutaan negara yang akan dikunjungi atau berbentuk stempel pada paspor. Sesuai dengan kegunaannya, ada 3 macam visa, yakni visa izin turis atau wisata (1-3 bulan), visa (3-6 bulan), dan visa pelajar (sesuai dengan lama masa studi di negara tersebut).

Perbedaan paspor dengan visa adalah apabila paspor dikeluarkan oleh negara asal untuk membuktikan kewarganegaraan seseorang di luar negeri, sedangkan visa merupakan izin masuk yang dikeluarkan negara lain yang membuktikan orang tersebut memiliki izin berada dalam negara tersebut. Paspor berbentuk sebuah buku berisi beberapa halaman, sementara visa berbentuk selembar kertas stiker atau cap.

Biaya, buat, paspor, dan, visa, ke, singapura, imigrasi, jenis, 24, 48, halaman, syarat, dokumen,

Paspor Singapura (scmp.com)

Untuk wisatawan asal Indonesia yang akan bepergian ke Singapura, hal yang perlu diketahui bahwa periode masa tinggal di negara ini adalah 30 hari, dengan masa berlaku paspor minimal 6 bulan. Anda tetap diperkenankan untuk memperpanjang masa tinggal dengan cara mengajukan permohonan di Immigration & Checkpoints Authority sebelum masa berlaku visa habis.

Jika Anda ingin membuat paspor, Anda bisa langsung datang ke kantor imigrasi terdekat. Dokumen-dokumen yang perlu Anda persiapkan antara lain, KTP yang masih berlaku (asli dan fotokopi), Kartu Keluarga (asli dan fotokopi), serta Akta Kelahiran (asli dan fotokopi). Berikut rincian biaya paspor untuk ke luar negeri.

Biaya Pembuatan Paspor

Jenis PasporBiaya
Paspor Biasa 48 HalamanRp350.000
Paspor Elektronik 48 HalamanRp650.000
Biaya Beban Paspor HilangRp1.000.000
Biaya Beban Paspor RusakRp500.000

Biaya pembuatan paspor di atas kami rangkum dari situs resmi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Selatan, yang mengutip Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 Tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak. Biaya pembuatan paspor tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti aturan yang berlaku.

Biaya Visa ke Singapura

Nah, setelah paspor selesai dibuat, lalu bagaimana dengan visa? Soal ini, Anda tidak perlu khawatir karena negara-negara anggota ASEAN sudah menerapkan bebas visa, yang artinya Anda hanya perlu menunjukkan paspor saja saat berkunjung ke negara tersebut. Warga negara Indonesia bisa berlibur ke Singapura tanpa visa maksimal selama 30 hari.

[Update: Panca]

Baca juga  Info Harga Berbagai Merek Benang Sulam di Pasaran
loading...
author
Mengetahui harga-harga, dan mengikuti dinamikanya adalah proses mengasah kecerdasan finansial. Be Smart!

Leave a reply "Update Biaya Pembuatan Paspor & Visa ke Singapura"