Info Terbaru Kisaran Biaya Service AC Mobil

Penyejuk kabin mobil atau air conditioner (AC) kini telah menjadi salah satu komponen yang dibutuhkan dalam kendaraan roda empat. Seperti halnya mesin, ternyata AC juga membutuhkan perawatan khusus alias service secara berkala agar performa perangkat ini selalu terjaga. Selama ini, para pemilik mobil baru melakukan servis AC saat kondisi AC mobil mereka sudah tidak lagi dingin atau benar-benar rusak. Padahal, hal ini justru nantinya akan membuat pemborosan biaya service.

Selain sepeda motor, saat ini sudah semakin banyak orang di Tanah Air yang telah memiliki mobil sebagai transportasi. Secara umum, mereka membeli kendaraan roda empat untuk menikmati dua fungsi, yakni sebagai sarana untuk mengantarkan dari satu tempat ke tempat yang lain dan mengangkut barang dalam aktivitas sehari-hari, serta untuk memperoleh prestise yang akan memberikan kepuasan tersendiri.[1]

Bacaan Lainnya
Ilustrasi: AC Mobil (credit: medium)
Ilustrasi: AC Mobil (credit: medium)

Seorang konsumen dengan tingkat pendapatan menengah ke bawah mungkin cenderung membeli mobil karena dia membutuhkannya sebagai alat transportasi yang bisa meringankan pekerjaan dan mobilitas, sehingga faktor seperti merk, model, maupun karoseri kurang diperhatikan, terpenting murah dan kondisinya baik.[2] Sebaliknya, mereka yang punya pendapatan tinggi, mungkin membeli mobil untuk alasan prestise, sehingga lebih memperhatikan merk dan model kendaraan.

Terlepas dari alasan untuk membeli mobil, idealnya para pemilik kendaraan, termasuk yang berjenis kelamin perempuan, mengetahui merawat mobil, seperti mengganti ban yang merupakan cara perawatan mobil yang paling dasar, hingga memahami cara memeriksa oli dan radiator, cara jumping aki, serta cara mengganti wiper.[3]

Pentingnya Merawat AC Mobil

Hal lain yang juga perlu diperhatikan pada sebuah mobil adalah kondisi AC. Dari sekian banyak komponen AC mobil, ternyata bagian yang paling sering bermasalah dan diservis adalah kompresor. Apabila AC mobil rutin menjalani perawatan, maka usia kompresor Anda pun akan lebih dan bisa meminimalkan kemungkinan penggantian komponen baru yang bisa menguras anggaran Anda.

Baca juga  Info Terbaru Harga Besi Hollow 4x4 per Batang

Di dalam kompresor AC mobil, terdapat piston yang membutuhkan pelumas. Apabila kondisi kompresor AC mobil Anda jarang dicek, maka pelumas akan habis dan bisa berakibat pada rusaknya kompresor. Jika kondisinya sudah demikian, maka AC mobil Anda pun tak bisa bekerja sebagaimana mestinya dan menjadi kurang dingin. Biasanya, kompresor AC mobil yang rusak akan menunjukkan tanda-tanda seperti mengeluarkan suara yang berisik seperti orang sedang tidur mendengkur.

AC mobil sendiri terdiri dari sejumlah komponen, misalnya saja kompresor, evaporator, expansion valve, kondensor, dan receiver drier. Komponen utama tersebut menunjang kinerja AC mobil dan bila salah satu komponen bermasalah, dapat membuat kinerja AC menjadi kurang maksimal. Lantas, kapan tepatnya Anda harus mengecek kondisi AC mobil Anda?

Biaya, service, AC, mobil, bengkel, tipe, kendaraan, freon, teknologi, teknik, layanan, Jakarta, perangkat, alat, kualitas, model
Perbaikan AC di bengkel (sumber: goredangel.com)

Kapan Harus Service AC Mobil?

Service AC mobil secara umum terdiri dari dua jenis pengerjaan, yakni basic service dan advance service. Basic service biasanya dilakukan saat mobil Anda sudah menempuh jarak 10.000 km hingga 20.000 km, atau sudah berusia 1 tahun. Jika Anda kerap menggunakan AC mobil Anda di perkotaan dengan tingkat polusi yang cukup tinggi, maka setelah mencapai 10.000 km, sebaiknya segeralah melakukan perbaikan AC.

Dalam perbaikan tipe basic service, biasanya bengkel AC mobil akan melakukan pemeriksaan dan perawatan pada kompresor, seperti mengganti oli dan membersihkan kotoran-kotoran yang menempel. Kemudian, mereka juga akan mengganti receiver dryer dan filter kabin karena kedua komponen ini memang cuma sekali pakai.

Sementara itu, untuk tipe perbaikan advance service, biasanya dilakukan sekitar 2 tahun sekali. Berbeda dari basic service, dalam advance service, komponen yang diperbaiki lebih banyak. Misalnya saja perawatan kompresor, evaporator, dan kondensor. Kemudian, komponen expansion valve, receiver dryer, dan filter kabin pun akan diganti. Lantaran lebih banyak komponen yang diperiksa, maka durasi pengerjaan advance service pun lebih lama, bisa mencapai 4 jam, tergantung dari tingkat kesulitan perbaikan komponen AC mobil Anda.

Baca juga  Info Terkini Harga Dongkrak Mobil (2 Ton dan Lainnya)

Berapa Biaya Service AC Mobil?

Jika berbicara tentang biaya, biaya servis AC mobil memang bisa sangat bervariasi, tergantung dari kerusakan apa yang hendak diperbaiki dan tipe mobil apa yang Anda miliki. Di wilayah Jakarta, pada tahun 2020 lalu, service AC mobil-mobil keluaran Jepang berkisar di angka Rp300 ribuan, sedangkan untuk mobil-mobil produksi Eropa, tarif service AC bisa mencapai antara Rp1,2 juta hingga Rp4 jutaan. Umumnya, bengkel-bengkel service AC mobil telah memasukkan biaya penggantian freon jika memang freon AC mobil Anda harus diisi ulang. Namun, ada juga yang menarik biaya jasa isi freon secara terpisah, berkisar Rp200 ribuan.

Mengapa biaya servis AC mobil buatan Jepang dengan Eropa bisa terpaut begitu jauh? Rupanya hal ini disebabkan mobil-mobil Eropa memang memiliki sistem pendingin yang lebih rumit dibandingkan dengan mobil buatan Jepang. Karena itu, dan alat yang dibutuhkan untuk memperbaiki AC mobil buatan Eropa tentunya lebih banyak. Apalagi karena tidak semua bengkel AC mobil mampu memperbaiki mobil-mobil Eropa.

Sebagai contoh, biaya service AC mobil Toyota Avanza di bengkel resmi, berkisar Rp215 ribu untuk light service, termasuk membersihkan blower dan filter AC. Jika ada beberapa komponen yang rusak, maka direkomendasikan untuk diganti. Harga komponen bervariasi, mulai Rp145 ribuan untuk dryer, Rp45 ribuan untuk seal, serta Rp450 ribuan untuk freon.

Ilustrasi: Biaya Servis AC Mobil (credit: recovercanterbury)
Ilustrasi: Biaya Servis AC Mobil (credit: recovercanterbury)

Menurut Rotary Bintaro, rata-rata biaya servis AS mulai dari Rp300 ribu hingga Rp1,5 jutaan. Harga tersebut sudah termasuk pergantian spare part. Jika pergantian medium, biayanya sekitar Rp1 jutaan. Sementara, untuk service besar, harga yang harus dibayar mulai Rp1,5 jutaan, termasuk flushing system dan pergantian oli kompresor. Namun, untuk menebus kompresor baru, biayanya memang cukup mahal. Untuk Toyota Avanza saja misalnya, kompresor buatan Denso dijual dengan harga Rp1,6 jutaan.

Sementara itu, pada tahun 2019, Pro-Q, salah satu bengkel spesialis AC di kawasan Jakarta Selatan, menggratiskan biaya bila hanya untuk pengecekan. Jika pelanggan ingin melakukan service model single evaporator, dikenakan biaya berkisar Rp1,2 jutaan, sudah termasuk ganti oli, refrigerant, dan pembersihan. Sementara, untuk biaya service AC model double evaporator, sekitar Rp1,4 jutaan.

Baca juga  Info Terbaru Harga Fuel Distributor Mercy W124 (Mercedes Benz 300E)

PT Cipta Gemilang Mobil atau Coolkars yang berlokasi di Tangerang, mematok biaya service AC untuk jangka waktu satu tahun di angka Rp3,85 juta. Bengkel ini pun menyediakan paket fogging caf dan AC care seharga Rp1,92 juta, serta paket hemat ganti coolant flushing dan free fogging seharga Rp700 ribuan (khusus komunitas). Nah, berikut kisaran biaya service AC mobil saat ini.

Biaya Service AC Mobil

Jenis Service AC Biaya
AC Single Blower AC Double Blower
Fresh Service 10.000 km Rp175.000 – Rp200.000 Rp200.000
Light Service 20.000 km Rp700.000 – Rp1.075.000 Rp750.000 – Rp1.125.000
Heavy Service 40.000 km Rp1..000 – Rp1.750.000 Rp1.700.000 – Rp2..000
Cleverin Rp100.000 Rp100.000
Flushing 10.000 km Rp500.000 Rp500.000

Yang perlu dipertimbangkan, jangan takut untuk membayar mahal jika ingin melakukan service AC mobil. Pasalnya, biaya service yang tinggi umumnya juga akan berimbas pada kualitas yang juga tinggi. Selain itu, perhatikan juga service, teknologi yang digunakan, dan layanan lain dari sebuah bengkel sebelum Anda memutuskan melakukan service AC.

[Update: Panca]

[1] Marpaung, Anna Octora dan Rachmat Sumanjaya Hasibuan. 2013. Analisis Dampak Kebijakan Pembatasan Uang Muka Kredit (Down Payment) terhadap Permintaan Mobil di Kota Medan. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Universitas Sumatera Utara, Vol. 1(11): 1-11.

[2] Suprihati dan Wikan Budi Utama. 2015. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen dalam Keputusan Pembelian Mobil Pribadi di Kelurahan Gonilan Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Paradigma, Vol. 13(1): 104-116.

[3] Setiowati, Meily, Deddi Duto H., Merry Silvia. 2013. Perancangan Bengkel Gut ‘Pentingnya Merawat Mobil Bagi Perempuan di Surabaya’. Jurnal DKV Adiwarna Universitas Kristen Petra, Vol. 1(2).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 Komentar

  1. Berarti harus siap anggaran Rp. 300.000 – Rp. 500.000 untuk servis mobil ya.
    Selanjutnya kalau mau service mobil harus siapkan waktu luang juga ya.
    Karena waktunya bakal lama.