Update Harga Alat Scanner Mobil dan Manfaatnya

No comment7938 views

mobil seringkali menjadi sesuatu yang wajib dibeli, khususnya bagi mereka yang gemar memodifikasi kendaraan, dan salah satunya adalah scanner mobil. Scanner adalah alat yang digunakan untuk scanning mobil yang sudah dilengkapi dengan sistem EFI (Electric Full Injection), dengan cara mendapatkan data dari ECU (Engine Control Unit) mobil tersebut dan ditampilkan di layar scanner itu sendiri.

Mendiagnosis mobil (sumber: montirpintar.com)

Mendiagnosis mobil (sumber: montirpintar.com)

Engine scanner merupakan mesin injeksi yang berfungsi untuk mencari kerusakan pada mobil dengan cara scanning data dari ECU. Bagian tersebut juga berfungsi mengirimkan data. Scan ini dapat dilakukan secara cepat karena engine scanner dapat membaca data error secara cepat pula. Alat scanner mobil berfungsi untuk mendeteksi kerusakan sistem kendaraan, terutama yang berhubungan dengan input sensor. Sistem untuk kendaraan tersedia dalam beragam , misalnya untuk mesin (EFI), rem (ABS dan EBD), bodi mobil (BCM), transmisi (ECT/TCU/EGS), bisa juga untuk sistem AC dan .

Beberapa istilah sering digunakan dalam pengoperasian scanner mobil, di antaranya:

  • Diagnostic Trouble Code (DTC), yaitu kesalahan sistem elektronik yang disebabkan oleh sensor-sensor, atau bagian lain yang mungkin bisa di deteksi oleh ECU.
  • Clear DTC/Erase DTC, berfungsi untuk menghapus DTC.
  • Data stream, berfungsi untuk mengeluarkan data digital dari sistem yang dicek (misal engine, rem, transmisi dsb).
  • Function Test/Test Unit/Actuation Test, yaitu menu scanner yang berguna untuk menjalankan tes-tes tertentu, misal mematikan injector, mematikan coil, menjalankan pompa bensin, menjalankan kipas radiator, menjalankan ISC, dan lain-lain. Sifat operasional dari test ini sementara, karena hanya untuk memeriksa bahwa sistem tersebut bekerja atau tidak. Ada beberapa mobil yang menyediakan fungsi ini untuk mengatur CO, mengatur waktu dan juga mengatur rpm.

Cara Pemakaian Scanner Mobil

  • Hubungkan unit scanner dengan socket diagnostik kendaraan melalui kabel DLC dan socket adaptor yang telah disediakan dalam paket pembelian. Socket terdiri atas beberapa macam, dan berbeda letaknya di setiap jenis mobil.
  • Setelah Anda mengetahui socket sesuai merek mobil, langkah selanjutnya adalah menghubungkan scanner dengan mobil melalui socket-socket adaptor tersebut. Kemudian, putar kunci kontak ke posisi ON. Lalu, tekan tombol power scanner ( merah) sehingga unit scanner hidup. Selanjutnya, tekan tombol OK, pilih jenis mobil dari benua Asia (Jepang, Korea, Malaysia, China) atau Eropa (Jerman, Italia atau Perancis) atau Amerika. Gunakan tombol anak panah naik turun.
  • Kemudian, pilih autodiagnosis, lalu system electronic yang akan dites, misalnya engine, transmisi, rem, dsb. Setelah selesai, tekan tombol OK.
  • Dari pemilihan deteksi sistem tersebut, akan muncul DTC, clear DTC, data stream, dan test function. Anda dapat menjalankan menu-menu tersebut sesuai dengan keperluan servis yang diinginkan.

Anda dapat membeli alat scanner mobil di toko aksesoris, atau bisa membeli melalui online. Ada beberapa merek yang diimpor langsung dari luar negeri, sehingga mungkin dibutuhkan waktu yang agak lama daripada membelinya langsung di toko. scanner mobil dibanderol mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah. Berikut ini akan disajikan tabel mengenai merek dan alat scanner mobil.

Harga Scanner Mobil

Alat scanner mobil (sumber: elevenia.co.id)

Alat scanner mobil (sumber: elevenia.co.id)

Merek Scanner MobilHarga 
MaxiScan MS300 Universal Car Fault Reader Code ScannerRp149.000 – Rp208.000
MaxiScan MS309CAN BUS OBD2 Code ReaderRp400.000 – Rp520.000
OBD Mate OM 500Rp500.000 – Rp750.000
Autel MS509 MaxiScan OB02 Scan ToolRp850.000 – Rp1.037.000
Autel Autolink AL439 Diagnostic Tool ScanRp1.209.000 – Rp1.507.000
Autel Autolink AL619 OBDII CAN ABS dan SRSRp1.960.000 – Rp2.808.000
XTOOL PS701Rp2.450.000 – Rp2.900.000
Autel DS808 Automotive Diagnostic and Analysis SystemRp13.591.000 – Rp15.200.000
Original Autoboss V30 Update Online Support Multi-languageRp18.500.000
Launch X431 Master VRp18.500.000 – Rp19.000.000
MB Star Compact 3Rp25.000.000 – Rp30.000.000

Cara Perawatan Alat Scanner Mobil

Supaya alat scanner mobil dapat berfungsi dengan baik dalam jangka waktu yang lama, sebaiknya Anda merawatnya dengan cara:

  • Menghindarkan scanner dari medan magnet.
  • Apabila ingin menghidupkan kendaraan, scanner dimatikan terlebih dahulu.
  • Perlu diperhatikan juga kebersihan alat tersebut, sebelum dan sesudah pemakaian.
harga, alat, scanner, scan, mobil, cara, menggunakan, terbaru, baru, tercanggih, terbaik, yang, bagus, bahasa indonesia, universal, biaya, mesin, bekas, second, seken, berapa, jual, beli, dimana, merek, merk

Ilustrasi: penggunaan dan perawatan alat scanner mobil (sumber: Tokopedia)

Sebelum dapat menggunakan scanner mobil, ada hal penting yang harus diketahui, yaitu letak socket pada kendaraan roda empat tersebut. Letak socket di setiap jenis dan merek mobil berbeda. Misalnya mobil merek . Letak diagnostik mobil merek ini ada di ruang mesin (17 pin) atau di bawah dashboard (16 pin).

OBD 16 pin biasanya digunakan pada kendaraan tahun muda (2000-an ke atas) untuk mobil Innova, Avanza, Rush, Fortuner, Yaris, Alphard, dsb. Sementara, untuk 17 pin adaptor biasanya untuk mobil di bawah tahun 2000 (Kijang Efi, Great/Neo/All Neo Corrona, Soluna, Cressida). Khusus mobil terbaru, biasanya menggunakan socket CAN/OBD.

Sebaiknya memilih software scanner yang sesuai dengan sistem socket mobil. Khusus untuk socket OBD/16 pin atau CAN/OBD, keduanya memang agak mirip, karena itu kedua socket tersebut dapat dicoba, menyesuaikan dengan software yang cocok. Socket CAN/OBD biasanya untuk mobil generasi terbaru.

Kemudian, untuk mobil merek Honda. Letak socketnya terletak di dashboard dalam. Untuk mobil keluaran lama, biasanya menggunakan 3 pin socket, dan letak socketnya di depan penumpang agak ke kanan atau di sebelah kiri. Mobil keluaran Honda yang masih menggunakan socket ini misalnya Genio, Ferio, Maestro, CR-V tahun 1999, City Z, Legend, dsb. Sementara, untuk mobil baru, biasanya menggunakan socket OBD 16 pin, misalnya mobil Jazz, CR-V, New CR-V, City, New City, New Civic, New Accord, dan lain-lain. Socket OBD 16 pin biasanya terletak di depan pengemudi.

Alat scanner mobil dianggap bermanfaat, hal ini disebabkan alat tersebut mampu menganalisis kerusakan sistem komponen yang diatur oleh ECU. Misalnya pada mobil Camry atau mobil-mobil Eropa lainnya, sistem elektrikal, transmisi, ABS, airbag, immobilizer, AC sampai sistem injeksi dan sensor-sensor di mesin.

ECU sebagai otak sistem pada mobil masa kini dapat dideteksi walaupun tidak berkunjung ke bengkel resmi. Namun, kerusakan manual seperti bunyi-bunyian kampas rem, tersumbat, atau setir yang belum digerakkan secara elektrik, sebaiknya dicari sendiri oleh mekaniknya. Hal tersebut karena tidak semua bengkel resmi memiliki scanner. Selain harganya yang cukup mahal, scanner universal memerlukan update untuk membaca teknologi terkini di mobil-mobil yang beredar di pasaran. Data software bisa diisi sistem dari semua merek dan tipe mobil.

[Update: Panca]

Baca juga  Update Harga Bungkus Dashboard Mobil dan Biaya Pemasangannya
loading...
author
Literatur akuntansi sudah digeluti hingga pendidikan pascasarjana. Bagiku ini adalah seni pencatatan dan pengikhtisaran transaksi keuangan dan penafsiran akibat suatu transaksi terhadap suatu unit ekonomi.

Leave a reply "Update Harga Alat Scanner Mobil dan Manfaatnya"