Update Harga Utrogestan 100 mg & 200 mg (Ecer, Strip, Box)

Dibandingkan kaum pria, wanita memang memiliki masalah kesehatan yang lebih kompleks. Nah, salah satu masalah kesehatan pada wanita yang tidak dipunyai kaum Adam adalah berkenaan dengan kandungan dan rahim. Banyak wanita yang mengalami seperti siklus menstruasi yang tidak normal. Untuk membantu kaum Hawa mengatasi masalah ini, ada banyak obat yang telah beredar di pasaran, salah satunya Utrogestan, yang saat ini dijual mulai harga ratusan ribu rupiah per strip.

Ilustrasi: wanita mengalami nyeri haid (sumber: panadol.com)

Dikutip dari Alodokter.com, menstruasi dikatakan sebagai proses keluarnya darah dari vagina yang terjadi karena siklus alami pada tubuh perempuan. Siklus ini merupakan proses organ reproduksi wanita untuk bersiap jika terjadi . Persiapan ini ditandai dengan penebalan dinding rahim (endometrium) yang berisi pembuluh darah. Jika tidak terjadi kehamilan, endometrium akan mengalami peluruhan dan keluar bersama darah melalui vagina.

Bacaan Lainnya

Masih menurut sumber yang sama, siklus menstruasi ini berjalan sekitar empat minggu, dimulai sejak hari pertama menstruasi hingga hari pertama menstruasi berikutnya tiba. Siklus menstruasi pada seorang wanita diatur oleh berbagai hormon, baik yang dihasilkan oleh organ reproduksi maupun kelenjar lain. Beberapa hormon yang terlibat adalah GnRH (gonadotropin releasing hormone), FSH (follicle stimulating hormone), LH (luteinizing hormone), estrogen, dan progesteron.

Saat menstruasi, wanita akan mengalami perdarahan dari vagina selama dua hari sampai satu minggu, dengan volume darah rata-rata sekitar 30 sampai 70 mililiter. Tetapi, ada juga sebagian wanita yang mengeluarkan darah yang lebih banyak. Volume perdarahan terbanyak selama menstruasi umumnya terjadi pada hari pertama dan kedua.

Sementara itu, Hellosehat.com menjelaskan bahwa menstruasi yang datang pertama kali disebut dengan menarche. Usia remaja putri yang mengalami menarche ini sangat bergantung pada faktor genetik (keturunan), bentuk tubuh, dan gizi masing-masing individu. Karena itu, tidak mengherankan jika kemudian setiap orang memiliki menarche di waktu yang berbeda-beda, ada yang kurang atau lebih dari usia 12 .

Menstruasi sering dikaitkan dengan PMS atau premenstrual syndrome. Ini merupakan sekelompok gejala yang muncul sekitar satu minggu sebelum terjadinya menstruasi. Setiap wanita akan mengalami gejala yang berbeda, seperti uring-uringan, suasana hati yang tidak stabil, sulit berkonsentrasi, mudah menangis, sulit tidur, perubahan nafsu makan, kecemasan yang berlebihan, serta kepercayaan diri dan gairah seks yang menurun. Pada beberapa wanita, gejala PMS ini dapat sangat mengganggu aktivitas sehari. Meski demikian, gejala PMS biasanya akan mereda setelah sekitar empat hari.

Seperti disampaikan di atas, siklus menstruasi normal pada wanita biasanya terjadi selama empat minggu dari menstruasi pertama ke menstruasi berikutnya. Karena itu, setiap wanita dianjurkan untuk memerhatikan atau mencatat siklus menstruasi mereka agar dapat segera menyadari jika muncul kejanggalan tertentu. Siklus menstruasi yang tidak biasa atau volume darah yang berlebihan terkadang dapat menjadi pertanda adanya masalah kesehatan.

Gejala Kelainan Menstruasi

  • Terjadi lebih dari tujuh hari.
  • Mengalami perdarahan deras yang menyebabkan perlunya mengganti pembalut tiap satu hingga dua jam.
  • Menstruasi terjadi lebih sering dalam kurun waktu 21 hari.
  • Terjadinya menstruasi kurang dari yang seharusnya dalam kurun waktu 45 hari.
  • Mengalami perdarahan berat yang diikuti munculnya lebam atau perdarahan. Hal ini harus menjadi perhatian, terutama pada wanita yang memiliki keluarga dengan riwayat kelainan perdarahan.

Indikasi Utrogestan

Untuk membantu para wanita yang mengalami siklus menstruasi tidak normal, sudah banyak obat yang telah dirilis di pasaran, salah satunya Utrogestan. Ini adalah obat yang diklaim sering dikonsumsi untuk mengatasi masalah menstruasi yang tidak teratur seperti amenore (tidak haid), gangguan pra-menstruasi, pendarahan, hingga sebagai penguat kandungan.

Harga, obat, menstruasi, apotek, situs, online, siklus, kandungan, kehamilan, hormon, Utrogestan, indikasi, efek samping, wanita, dokter, produk, oral, program
Kemasan Utrogestan (sumber: Carousell)

Obat ini diklaim telah mengandung Micronized Progesterone. Seperti diketahui, progesteron adalah salah satu jenis hormon yang dimiliki wanita, yang berpengaruh pada siklus menstruasi, kehamilan, dan embriogenesis. Utrogestan berguna untuk memenuhi kebutuhan hormon progesteron bagi wanita ketika hormon progesteron alami di dalam tubuh tidak tercukupi. Singkatnya, obat ini dikatakan bermanfaat untuk mengembalikan periode menstruasi yang tidak normal menjadi normal kembali.

Di samping untuk membantu menormalkan siklus menstruasi, obat Utrogestan juga diklaim punya manfaat lain bagi kesehatan wanita. Produk ini disebutkan dapat membantu kehamilan, khususnya dalam persalinan prematur, selama siklus fertilisasi in vitro atau program bayi , sebagai alternatif penggunaan oral untuk menghindari dari mengantuk dan pusing, serta sebagai alternatif penggunaan oral untuk kasus kontra-indikasi oral karena memiliki penyakit hati berat. Meski begitu, tidak semua perempuan bisa menggunakan obat ini. Pasalnya, Utrogestan tidak boleh digunakan pada perempuan dengan kondisi sebagai berikut.

Kontra Indikasi Utrogestan

  • Memiliki riwayat kanker payudara atau diduga sedang mengalaminya.
  • Dicurigai memiliki tumor ganas estrogen-dependent.
  • Perdarahan jalan lahir yang tak jelas penyebabnya.
  • Tromboflebitis.
  • Gangguan trombosis atau tromboemboli, misalnya trombosis vena dalam atau DVT serta emboli paru.
  • Penyakit hati akut atau riwayat penyakit hati.
  • Memiliki hipersensitivitas atau terhadap zat aktif atau salah satu eksipien yang terkandung dalam obat
  • Porphyria.
  • Perdarahan otak.

Dosis Utrogestan

  • 100 mg dua kali sehari menjelang waktu tidur selama 12 hari dari hari ke-15 sampai hari ke-26 siklus menstruasi.
  • 100 mg sekali sehari pada menjelang tidur pada hari pertama hingga ke-25 siklus menstruasi.
  • Dosis obat setiap orang bisa saja berbeda-beda tergantung usia, tingkat keparahan penyakit, respons tubuh terhadap obat, dan kondisi secara menyeluruh.

Harga Utrogestan

Kemasan Utrogestan Harga Sebelumnya Harga Sekarang
Utrogestan 100 mg ecer Rp14.000 per kapsul Rp16.000 per kapsul
Utrogestan 200 mg ecer Rp31.407 per kapsul Rp35.486 per kapsul
Utrogestan 200 mg strip Rp174.500 per strip Rp233.300 per strip
Utrogestan 100 mg (isi 30 kapsul) Rp390.000 per box Rp370.000 per box
Utrogestan 200 mg (isi 15 kapsul) Rp428.000 per box Rp678.000 per box

Harga obat Utrogestan di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk apotek dan situs jual beli online. Harga obat Utrogestan tersebut tidak mengikat dan bisa berbeda-beda di masing-masing tempat. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa langsung datang dan menanyakan langsung ke  obat atau apotek terdekat di kota Anda.

Obat Utrogestan untuk Wanita - www.blibli.com
Obat Utrogestan untuk Wanita – www.blibli.com

Efek Samping Utrogestan

Layaknya obat pada umumnya, Utrogestan juga memiliki efek samping. Termasuk obat keras, produk ini dapat menyebabkan efek samping seperti mual, kembung, nyeri pada payudara, sakit kepala, perubahan cairan vagina, perubahan suasana hati, penglihatan kabur, pusing, atau mengantuk. Karena itu, sebelum mengonsumsi obat ini, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. 

[Update: Ditta]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *