Harga Tupai Terbang & Perbedaannya Dengan Sugar Glider

Memelihara hewan seperti anjing atau kucing mungkin sudah biasa, Bagaimana dengan pelihara terbang? Mungkin hewan itu masih jarang ditemukan sebagai , tetapi ada beberapa orang yang berminat memeliharanya.  

Asal Mula Nama Tupai Terbang & Kemampuannya

Tupai terbang southern flying squirrel (sumber: dailymail.co.uk)

Tupai terbang ada banyak spesiesnya, salah satu yang terkenal adalah Southern Flying Squirrel/Glaucomys Volans. Nama itu berasal dari Bahasa Yunani yaitu Glauko=abu-abu, mys=tikus, volans=terbang. Apabila diartikan itu berarti tikus abu-abu yang bisa terbang.

Meskipun demikian, tupai terbang sebenarnya tidak bisa terbang seperti burung. Hanya satu mamalia yang benar-benar dapat terbang, yaitu kelelawar. Tupai terbang hanya bisa melayang (glide) dari satu ke lainnya ataupun meluncur dari ke tanah tanpa harus mengalami cedera. Kemampuan melayang tupai terbang cukup mengagumkan, pernah tercatat mampu menempuh jarak hingga 90 meter jauhnya. Tupai terbang menggunakan pergelangan tangan sebagai kemudi, sedangkan ekor berbulu digunakan untuk keseimbangan dan rem sebelum pendaratan.

Tupai terbang memiliki bulu sangat tebal dengan mata gelap yang sangat besar, karena tupai terbang adalah hewan nokturnal (aktif saat malam). Di bagian sisi tubuh tupai di antara kaki depan dan kaki belakang terdapat membran tipis seperti kulit ditutupi bulu yang digunakan untuk melayang.

Habitat Tupai Terbang

Habitat tupai terbang tergantung jenis dan penyebarannya. Untuk Glaucomys Volans, biasanya ditemukan di selatan dan timur Amerika Serikat. Di Indonesia, tupai terbang tersebar di hampir semua pulau-pulau besar seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Jawa. Hylopetes Winstoni (Sumatran Flying Squirrel) adalah tupai terbang asli Indonesia yang mendiami hutan Pulau Sumatera.

Baca juga  Info Terbaru Spesifikasi dan Harga Keyboard Yamaha Genos

Tupai terbang membuat sarang di lubang-lubang di pohon berbatang besar, biasanya pohon mati. Di dalam lubang tersebut, tupai terbang suka meletakkan daun dan ranting untuk membuat sarang lebih nyaman dan hangat. Tidak jarang tupai terbang menggunakan sarang burung pelatuk yang sudah ditinggalkan sebagai sarang barunya.

Tupai terbang memiliki kebiasaan sering berpindah-pindah dari sarang satu ke sarang lain dan suka berbagi sarang dengan tupai terbang lainnya (5-7 tupai terbang dalam 1 sarang). Kebiasaan berbagi sarang ini kemungkinan ada hubungannya dengan sistem pertahanan dalam menjaga suhu tubuh selama musim dingin, karena tupai terbang tidak melakukan hibernasi, hewan itu tetap bangun dan aktif mencari makan di musim dingin sekalipun. Namun ada kalanya di mana cuaca buruk saat musim dingin, tupai terbang akan membatasi aktivitasnya di malam hari.

Tupai Terbang

Southern flying squirrel sedang makan (sumber: projectnoah.org)

Tupai terbang adalah hewan nokturnal yang aktif saat malam. Tupai terbang lebih sering melayang di malam hari karena hewan itu tidak mahir melarikan diri dari burung pemangsa yang berburu di siang hari. Alasan lainnya adalah tupai terbang dapat dengan mudah mencari makanan di malam hari, karena indera penciuman mereka sangat tajam.

Baca juga  Cara Merawat dan Harga Ular Baby Python Albino

Makanan tupai terbang di alam liar antara lain buah-buahan, -kacangan, jamur, telur burung, dan serangga (ngengat). Sumber makanan utama tupai terbang adalah truffle, jamur langka yang merupakan jamur termahal di dunia. Saat pasokan makanan rendah, tupai terbang akan menyimpan lumut dan biji-bijian sebagai cadangan makanan.

Siklus Hidup Tupai Terbang

Tupai terbang berkembang biak sekali setahun biasanya di bulan Mei atau Juni. Masa kehamilan tupai terbang sekitar 40 hari dimana jumlah anak yang dilahirkan antara 2-6 ekor. Sejak dilahirkan, anak-anak tupai terbang akan dirawat dan dilindungi oleh induk betina hingga anak-anak tupai mampu meninggalkan sarang. Induk jantan tidak berpartisipasi dalam mengasuh keturunannya.

Perbedaan Tupai Terbang &

Sebagian besar orang yang masih asing dengan tupai terbang, mungkin seringkali salah dalam mengenalinya. Sugar glider menjadi hewan yang sering dikira adalah tupai terbang. Padahal, keduanya jelas-jelas berbeda.

Mungkin kesamaan antara sugar glider dan tupai terbang adanya kulit yang berbentuk seperti membran tipis yang terbentang antara kaki depan sampai ke kaki belakang. Dengan adanya membran tersebut, maka kedua hewan tersebut memiliki kemampuan untuk dapat berpindah tempat dengan cara melayang.

harga, tupai, terbang, makanan, siklus, hidup, habitat, perbedaan, sugar, glider, ekor, warna, wajah, kuskus, asal, mula, nama, Glaucomys Volans, Indonesia, murah, spesies

Tampak jelas perbedaan sugar glider (kiri) & tupai terbang (kanan)

Dari segi , keduanya juga memiliki corak yang hampir sama, kebanyakan di pasaran kedua hewan ini memiliki abu-abu, tetapi yang membedakannya bahwa sugar glider memiliki garis hitam yang memanjang dari kepala sampai ke ujung ekornya.

Baca juga  Review dan Harga Joran Kenzi Tiger di Pasaran

Hal lain yang dapat diamati antara sugar glider dengan tupai terbang adalah dari segi wajahnya, karena wajah tupai terbang lebih mirip bajing kelapa/tupai pada umumnya, sedangkan wajah sugar glider lebih mirip wajah kuskus.

Selain itu Anda juga bisa melihat perbedaan keduanya pada ekornya, ekor tupai terbang berbentuk mengembang dan datar sedangkan ekor sugar glider berbentuk membulat dan terangkat naik. Meskipun bentuk dari kedua ekor hewan ini sedikit berbeda, tetapi memiliki fungsi yang hampir sama yaitu untuk membantu mengarahkan arah gerak jatuh/melayang dari keduanya.

Sugar glider adalah jenis hewan marsupial atau yang lebih akrab disebut sebagai hewan berkantung, contoh lain hewan marsupial adalah kanguru. Jadi, saat anak sugar glider lahir, maka akan langsung masuk ke dalam kantung tersebut. Sedangkan tupai terbang saat melahirkan anaknya, maka akan dirawat di luar tubuhnya.

Tupai Terbang

Hal yang dinilai paling membedakan antara sugar glider dan tupai terbang adalah harganya, karena tupai terbang memiliki harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan sugar glider. Untuk satu ekor tupai terbang dijual sekitar harga Rp 100 ribu, sementara sugar glider mulai Rp 300 ribu hingga jutaan rupiah.

loading...
author
Literatur akuntansi sudah digeluti hingga pendidikan pascasarjana. Bagiku ini adalah seni pencatatan dan pengikhtisaran transaksi keuangan dan penafsiran akibat suatu transaksi terhadap suatu unit ekonomi.

Leave a reply "Harga Tupai Terbang & Perbedaannya Dengan Sugar Glider"