Harga Sleeping Bag Jack Wolfskin (Original dan KW)

Tidak susah mendapatkan sleeping bag untuk keperluan mendaki gunung Anda. Pasalnya, di pasaran telah tersedia banyak merek sleeping bag yang menawarkan keunggulan masing-masing. Nah, apabila Anda membutuhkan yang berkualitas dan premium, merek Jack Wolfskin bisa menjadi pilihan yang tepat. Pasalnya, meski dilepas dengan yang tidak murah, namun produk sleeping bag buatan Jack Wolfskin sudah diakui dunia, bahkan hingga keluar produk KW-nya.

Bagi Anda yang belum begitu familiar dengan merek ini, Jack Wolfskin adalah sebuah pakaian dan peralatan outdoor yang bermarkas di Idstein, Jerman. ini didirikan pada tahun 1981 silam dan sekarang dikatakan telah menjadi salah satu pemasok terbesar produk-produk outdoor, sekaligus menjadi waralaba paling sukses di pasar perdagangan spesialis peralatan di Jerman.

Sleeping Bag Jack Wolfskin - www.tokopedia.com

Sleeping Bag Jack Wolfskin - www.tokopedia.com

Produk mereka termasuk pakaian gunung dan pakaian santai, alas kaki, ransel, kantong tidur atau sleeping bag, dan tenda. Merek ini tidak hanya di kalangan pendaki gunung, tetapi juga dipakai dalam situasi sehari-hari. Pakaian dan aksesoris buatan Jack Wolfskin sangat di kalangan orang Jerman yang menyukai petualangan di alam liar.

Pada tahun 1991, perusahaan itu sempat dijual ke Johnson Outdoors. Jack Wolfskin hanya menyediakan toko khusus sampai toko pribadi pertama mereka dibuka di Heidelberg pada tahun 1993. Ada lebih dari 600 toko Jack Wolfskin yang telah dibangun di seluruh dunia (menurut catatan pertengahan 2012), dan hampir semuanya diatur dalam sistem waralaba.

Pada tahun 2002, perusahaan ekuitas swasta, Bain Capital, mengakuisisi Jack Wolfskin dari Johnson Outdoors seharga 42 juta euro. Tiga tahun kemudian, Bain Capital menjual Jack Wolfskin seharga 93 juta euro kepada dua investor keuangan, Quadriga Capital dan Barclays Private Equity. Pada tahun 2011, Jack Wolfskin kembali berpindah pemilik, kali ini ke tangan Blackstone Group. Blackstone diharapkan dapat membantu Jack Wolfskin tumbuh lebih jauh di tingkat internasional. Bersamaan dengan itu mantan, CEO dan pemilik bersama, Manfred Hell, meninggalkan perusahaan, setelah 25 tahun berada di puncak perusahaan.

Laporan yang diumumkan pada bulan April mengatakan bahwa perusahaan ekuitas swasta Blackstone telah menyerahkan kendali merek Jerman ini kepada sekelompok pemberi pinjaman dalam utang untuk pertukaran ekuitas. Pada 30 November , Jack Wolfskin mengumumkan bahwa mereka akan dibeli oleh American Callaway Golf Company, dengan perkiraan finalisasi pada awal tahun 2019.

Meski sering berpindah pemilik, namun Jack Wolfskin tetap konsisten menghasilkan produk-produk untuk keperluan outdoor maupun sehari-hari. Dikutip langsung dari situs resminya, perusahaan ini setidaknya membagi produk mereka ke dalam kategori packs, bags, travel bags, accessories, tents, sleeping bags, hingga care product.

Menjadi merek yang terkenal, Jack Wolfskin juga sempat mengalami masalah. Pada tahun 2015 lalu, perusahaan menggugat pengusaha asal Bandung, Alexander Wisata. Ia digugat karena memproduksi barang dengan merek yang sama, yaitu Jack Wolfskin. Pabrikan asal Jerman mengaku merek dan logo mereka ditiru oleh Jack Wolfskin asal Bandung. Perusahaan ini menganggap bahwa Alexander melakukan itikad tidak baik karena menyamai logo dan merek mereka.

Menurut kuasa hukum perusahaan, Jack Wolfskin asal Jerman telah terlebih dahulu didaftarkan dan merupakan brand terkenal yang sudah diakui dunia. Bahkan, Jack Wolfskin sudah beberapa kali menjadi sponsor dalam Bundesliga (Liga Sepakbola Jerman). Namun, Jack Wolfskin asal Bandung mengaku tidak meniru brand asal Jerman itu. Menurut mereka, membuat produk adalah hak seseorang dan Jack Wolfskin bukanlah merek terkenal.

Setelah melewati persidangan, seperti dilansir Tirto, Alexander Wisata dinyatakan bersalah. Majelis hakim pun memerintahkan Ditjen Kekayaan Intelektual untuk menghapus merek miliknya dari daftar umum merek. Majelis menilai pendaftaran merek oleh Alexander dilakukan dengan itikad tidak baik. Sebagai pengusaha, ia memanfaatkan kepopuleran Jack Wolfskin agar produknya laku. Ini tentu membuat konsumen menyangka bahwa tas yang diproduksi mereka memiliki afiliasi dengan Jack Wolfskin asal Jerman.

Sleeping Bag Jack Wolfskin - @Rumahpohon_id

Sleeping Bag Jack Wolfskin - @Rumahpohon_id

Harga Sleeping Bag Jack Wolfskin Original

Sleeping Bag Jack WolfskinHarga
Pongee Liner39,95 euro
Grow Up Kids69,95 euro
Stretch Liner69,95 euro
Grow Up Star79,95 euro
Smoozip +799,95 euro
Grow Up Comfort99,95 euro
Smoozip +7 Women99,95 euro
4-in-1 Blanket +599,95 euro
Smoozip +3109,95 euro
Smoozip +3 Women109,95 euro
Smoozip -5129,95 euro
Smoozip -5 Women129,95 euro
Smoozip -7 Women139,95 euro
Smoozip -7 139,95 euro
Airflake Poncho189,95 euro
Airflake 10 Regular229,95 euro
Airflake 10 Large239,95 euro
Airflake 0 Regular289,95 euro
Airflake 0 Large299,95 euro
Base Camp -29399,95 euro
Airflake -10 499,95 euro

Harga sleeping bag Jack Wolfskin di atas kami rangkum dari situs resminya. Ketika artikel ini ditayangkan, kurs 1 euro sama dengan Rp16.300. Jadi, sleeping bag Jack Wolfskin paling murah ditawarkan dengan harga di kisaran Rp650 ribuan, sedangkan paling mahal dijual dengan harga berkisar Rp8,1 jutaan, belum termasuk ongkos kirim.

Namun, seperti disampaikan di atas, merek Jack Wolfskin juga sempat ditiru oleh produsen asal Indonesia. Meski sudah dinyatakan kalah dalam persidangan dan tidak boleh beredar, kenyataannya masih banyak ditemukan produk Jack Wolfskin KW atau palsu di pasaran Tanah Air. Di beberapa situs jual beli online, sleeping bag Jack Wolfskin KW ini dijual dengan harga sangat terjangkau, berkisar Rp85 ribuan sampai Rp200 ribuan, tergantung tipe dan ukurannya.

Baca juga  Daftar Lengkap Biaya Denda Tilang di Pengadilan
loading...
author
Anak band yang gak suka nonton boyband. Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Pernah dipaksa baca berita infotainmen tiap hari sampai akhirnya memutuskan lebih suka info teknologi yang lebih sedikit gosip.

Leave a reply "Harga Sleeping Bag Jack Wolfskin (Original dan KW)"