Update Harga Rumah Subsidi Type 36 di Berbagai Wilayah

Rumah menjadi kebutuhan pokok masyarakat, tidak terkecuali di Indonesia. Namun, kebutuhan akan rumah itu mungkin menjadi sesuatu yang sulit mengingat rumah yang semakin hari semakin tinggi. Kenaikan itu tidak terbatas hanya dalam waktu satu tahun, tetapi bisa dalam seminggu, bahkan hari berikutnya. Untuk membantu masyarakat, pemerintah pun menyediakan rumah subsidi dalam berbagai tipe, termasuk tipe 36.

Rumah subsidi tipe 36 (sumber: olx.co.id)

Rumah subsidi tipe 36 (sumber: olx.co.id)

Bagi Anda yang ingin membeli rumah dengan harga relatif murah dan bisa disesuaikan dengan pendapatan, Anda bisa membeli rumah subsidi dengan berbagai tipe. Salah satu rumah subsidi yang ada adalah tipe 36. Tipe itu dinilai cocok bagi keluarga kecil, terutama bagi pasangan yang baru menikah. Rumah ini biasanya memiliki 2 tidur, 1 mandi, 1 dapur, dan juga 1 ruang tamu. Rumah tipe 36 meter persegi adalah minimal masyarakat bertempat tinggal secara layak.

Harga rumah subsidi antara satu daerah dengan daerah lain berbeda beda. Contohnya, harga rumah subsidi tipe 36 di Jawa (kecuali Jabodetabek) pada tahun 2018 lalu  sekitar Rp130 juta. Sementara, harga di kawasan Jabodetabek berkisar Rp148,5 juta. Harga untuk Sumatera (kecuali Kepulauan Riau dan Bangka Belitung) Rp130 juta, Sulawesi Rp136 juta, Maluku dan Maluku Utara Rp148,5 juta, Bali dan Nusa Tenggara Rp148,5 juta, sedangkan Papua dan Papua Barat harganya Rp205 juta.

Lalu, bagaimana dengan tahun 2020? Pada tahun 2019 lalu, Menteri Pekerjaan Umum dan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, telah menekan aturan baru terkait harga tertinggi rumah subsidi. Dalam Keputusan Menteri (Kepmen) PUPR Nomor 535/KPTS/M/2019 tentang Batasan Harga Jual Rumah Sejahtera Tapak yang Diperoleh Melalui Kredit/Pembiayaan Pemilikan Rumah Bersubsidi, batasan harga jual rumah dibagi menjadi lima wilayah.

Harga Rumah Subsidi

Rumah subsidi tipe 36 (sumber: olx.co.id)

Rumah subsidi tipe 36 (sumber: olx.co.id)

WilayahBatas Harga Rumah Subsidi
Jawa (kecuali Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) Rp140.000.000 (untuk tahun 2019)
Rp150.000.000 (untuk tahun 2020)
Sumatera (kecuali Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai)Rp140.000.000 (untuk tahun 2019)
Rp150.000.000 (untuk tahun 2020)
Kalimantan (kecuali Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Mahakam Ulu)Rp153.000.000 (untuk tahun 2019)
Rp164.500.000 (untuk tahun 2020)
SulawesiRp146.000.000 (untuk tahun 2019)
Rp156.500.000 (untuk tahun 2020)
Bangka BelitungRp146.000.000 (untuk tahun 2019)
Rp156.500.000 (untuk tahun 2020)
Kepulauan MentawaiRp146.000.000 (untuk tahun 2019)
Rp156.500.000 (untuk tahun 2020)
Kepulauan Riau (kecuali Kepulauan Anambas)Rp146.000.000 (untuk tahun 2019)
Rp156.500.000 (untuk tahun 2020)
JabodetabekRp158.000.000 (untuk tahun 2019)
Rp168.000.000 (untuk tahun 2020)
Maluku UtaraRp158.000.000 (untuk tahun 2019)
Rp168.000.000 (untuk tahun 2020)
MalukuRp158.000.000 (untuk tahun 2019)
Rp168.000.000 (untuk tahun 2020)
BaliRp158.000.000 (untuk tahun 2019)
Rp168.000.000 (untuk tahun 2020)
Nusa TenggaraRp158.000.000 (untuk tahun 2019)
Rp168.000.000 (untuk tahun 2020)
Kepulauan AnambasRp158.000.000 (untuk tahun 2019)
Rp168.000.000 (untuk tahun 2020)
Kabupaten Murung RayaRp158.000.000 (untuk tahun 2019)
Rp168.000.000 (untuk tahun 2020)
Kabupaten Mahakam UluRp158.000.000 (untuk tahun 2019)
Rp168.000.000 (untuk tahun 2020)
Papua dan Papua BaratRp212.000.000 (untuk tahun 2019)
Rp219.000.000 (untuk tahun 2020)

Pembagian wilayah ini dilakukan untuk menjaga daya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Menurut Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, ada beberapa faktor yang mendorong agar disesuaikan dengan wilayah, di antaranya , kenaikan harga bahan bangunan, termasuk juga upah pekerja atau tukang.

harga, rumah, subsidi, type, 36, tipe, masyarakat, indonesia, wilayah, sumatera, jawa, jabodetabek, tahun, 2018, 2019, ketentuan, kementerian, fasilitas, DP, down, payment, lahan, bangunan, di

Ilustrasi: perumahan subsidi (sumber: tribunnews.com)

Selain menetapkan batasan harga jual, ada tiga keputusan lain yang masuk dalam Kepmen tersebut. Pertama, rumah sejahtera tapak sebagaimana dimaksud pada Diktum (keputusan) pertama merupakan rumah umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (2) Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81/PMK.010/2019 tentang Batasan Rumah Umum, Pondok Boro, Asrama Mahasiswa dan Pelajar, serta Perumahan Lainnya, yang atas Penyerahannya Dibebaskan dari Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai.

Kedua, pengaturan batasan harga jual rumah sejahtera tapak yang diperoleh melalui kredit/pembiayaan pemilikan rumah bersubsidi tahun 2020 sebagaimana dimaksud dalam Diktum pertama dinyatakan tetap berlaku untuk tahun-tahun selanjutnya sepanjang tidak terdapat perubahan ketentuan berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Terakhir, dengan berlakunya Kepmen PUPR Nomor 535/KPTS/M/2019 di atas, Kepmen PUPR sebelumnya atau Kepmen PUPR Nomor 1126/KPTS/M/2018 tentang Batasan Harga Jual Rumah Sejahtera Tapak Kredit/Pembiayaan Pemilikan Rumah Bersubsidi Tahun 2019 dicabut dan dinyatakan sudah tidak berlaku lagi.

Harga rumah bersubsidi memang terus mengalami kenaikan sekitar lima persen setiap tahun. Pada Januari 2018, Dewan Pimpinan Cabang Real Estate Indonesia (REI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengusulkan kenaikan harga rumah subsidi type 36 dari Rp142 juta di tahun 2018 menjadi Rp150 juta di tahun 2019. Ada banyak faktor yang menjadi tolak ukur berkaitan dengan usulan, seperti ketersediaan , kondisi , harga material, dan lain-lainnya.

Kala itu, REI berharap usulan tersebut bisa diperjuangkan, terutama ihwal besaran kenaikannya, agar pengembang di daerah punya ruang untuk bisa mengembangkan hunian lebih berkualitas untuk masyarakat. Usulan setiap daerah berbeda-beda karena kendala dan situasinya juga berbeda-beda. Di Kotim, lahan lebih murah daripada di Jawa, tetapi bahan bangunan lebih mahal. 

Berkaitan dengan rumah subsidi, pada tahun 2019 kemarin, pemerintah mengurangi target penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi. Menurut Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (APERSI), jatah rumah subsidi terutama untuk penyaluran dengan skema Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan skema subsidi selisih bunga (SSB) justru ditambah.

Baca juga  Info Terkini Harga Cat Tembok per Galon (Semua Merk)
loading...
author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Update Harga Rumah Subsidi Type 36 di Berbagai Wilayah"