Harga, Manfaat, & Cara Budidaya Labu Madu

No comment1833 views

Butternut squash (Cucurbita moschata) atau yang di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan labu madu sebenarnya adalah jenis labu yang menyimpan cukup banyak manfaat. Butternut pumpkin yang memiliki bentuk menyerupai bohlam ini teksturnya lembut dan memiliki rasa yang manis. Sayangnya pemasaran labu madu di Indonesia kabarnya masih terbilang sulit karena sosok labu ini masih asing di masyarakat. Oleh sebab itu jual labu madu pun cukup tinggi. Meski masih belum se-familiar labu kuning, namun kini sudah banyak yang mulai membudidayakan labu madu. Berikut ulasan lengkapnya.

Manfaa Labu Madu - www.bukalapak.com

Manfaa Labu Madu - www.bukalapak.com

Manfaat Labu Madu

  • Melancarkan pencernaan. Mengonsumsi labu madu disebut-sebut dapat membantu melancarkan pencernaan dan mempermudah kerja usus. Makan buah madu sebagai pendamping untuk diet juga kabarnya sangat baik, karena di dalamnya memiliki kandungan serat yang cukup tinggi.
  • Baik untuk mata. Kandungan vitamin A dalam labu madu diyakini bisa mencukupi kebutuhan vitamin A dalam , serta membantu menyehatkan mata.
  • Kaya antioksidan. Kandungan antioksidan dalam labu madu bisa menangkal radikal bebas yang membuat daya tahan tubuh menurun. Labu madu juga kaya kandungan vitamin C untuk menangkal radikal bebas.
  • Mengobati gejala anemia. Zat besi yang terkandung dalam butternut pumpkin disebut-sebut mampu mengobati gejala anemia dan membantu metabolisme dalam tubuh, sehingga membantu perkembangan otot, otak, dan daya tahan tubuh.
  • Baik untuk pendamping ASI bagi bayi. Kandungan folat dalam labu madu ternyata baik untuk bayi yang sedang belajar makan atau mengunyah. Selain itu baik untuk metabolisme asam amino, pembentukan eritrosit dan leukosit, serta baik untuk ibu hamil

Cara Budidaya Labu Madu

Persiapan Lahan Tanam Labu Madu
Tanah pada lahan yang hendak digunakan untuk menanam labu madu sebaiknya dibuat gembur terlebih dahulu. Kemudian Anda bisa membuat bedengan atau gundukan tanah dengan lebar sekitar 1 meter dan tinggi antara 15-20 cm, sementara itu panjangnya bisa menyesuaikan dengan lahan tanam Anda. Beri jarak antar bedengan sekitar 4 meter.

Apabila pH tanah tidak sesuai, lakukan pengapuran. Kemudian lakukan pemupukan dasar dengan menggunakan pupuk kandang dan pupuk NPK. Sekitar 1 minggu sebelum ditutup dengan mulsa, bedengan dapat disemprot dengan agen hayati dan asam humat. Buatlah para-para atau tempat merambat tanaman labu nantinya menggunakan kayu atau bambu yang kuat.

Penanaman Labu Madu
Apabila lahan sudah siap dengan jarak 1 meter x 4 meter (double row), maka Anda bisa mengatur jarak tanam antar yaitu sekitar 1 meter di kanan dan bersela 1 meter di kiri dengan jarak tanam antar baris yakni 50 cm. Usia yang siap ditanam yaitu 2-3 hari setelah semai. Sebelum disemaikan, sebaiknya Anda rendam dalam terlebih dahulu.

Perawatan Labu Madu
Supaya kelembapan tanah selama musim panas senantiasa terjaga, sebaiknya lakukan penyiraman secara teratur, setidaknya 1 kali dalam sehari atau volume dan intensitas penyiraman bisa disesuaikan dengan kondisi cuaca. Jika sedang memasuki musim penghujan, sebaiknya tak perlu disiram lagi. Pasalnya labu madu lebih rentan mengalami kebusukan ketika musim hujan. Di samping itu, jagalah agar tanaman labu madu tidak terserang hama dan penyakit seperti serangga atau layu fusarium. Apabila ada yang terserang, buanglah bagian yang terserang tersebut supaya tidak tersebar ke bagian lainnya.

Penyiangan Labu Madu
Seperti halnya tanaman pada umumnya, tanaman labu madu juga perlu penyiangan untuk menyingkirkan gulma yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman. Selain itu, gulma yang tumbuh di sekitar tanaman juga akan menghalangi penyerapan unsur hara. Oleh sebab itu, lakukan penyiangan secara rutin setiap 2-3 minggu sekali. Cukup lakukan dengan mencabut gulma pada bedengan tanaman atau menggunakan cangkul untuk membersihkan gulma di sekitar bedengan.

Pemanenan Labu Madu
Labu madu atau butternut squash bisa dipanen apabila tanaman sudah memasuki umur sekitar 85-90 hari. Ciri-ciri buah labu madu yang sudah siap biasanya memiliki tangkai buah bagian pangkal yang telah berubah warna dari hijau menjadi kecokelatan. Warna buahnya pun sudah mulai berwarna coklat mengkilap. Kriteria lain juga dapat dicek dengan cara memukul buahnya. Labu madu yang sudah matang biasanya buahnya akan berbunyi berdenting saat dipukul.

Harga Labu Madu

Labu madu alias butternut squash (pumpkin) biasanya banyak dijual di supermarket dengan harga yang variatif. Sebagai , di Lotte Mart harga labu madu dibanderol Rp 38 ribu per buah, sedangkan organic butternut pumpkin alias labu madu organik harganya lebih mahal, mencapai Rp 50.500 per biji. Kemudian di Ranch Market harga labu madu organic cukup mahal, bisa dibanderol Rp 77.300 per buah.

Cara Budidaya Labu Madu - www.tokopedia.com

Cara Budidaya Labu Madu - www.tokopedia.com

Harga lebih fantastis berlaku di Grand Lucky Superstore. Di supermarket satu ini harga butternut pumpkin impor per 1 buah dijual hingga Rp 211.300. Kemudian di Farmers Market harga butternut pumpkin berkisar antara Rp 71.200 sampai Rp 96.900 per buah. Di The Food Hall, harga butternut pumpkin organik dipatok Rp 78.400 per buah. Di Superindo, harga separuh butternut pumpkin dipatok Rp 22.463, sedangkan butternut pumpkin exotic harganya Rp 52.015 per buah.

Perlu diingat bahwa harga labu madu atau yang juga kerap disebut labu bayi ini bisa mengalami perubahan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Selain itu, harga butternut pumpkin yang berlaku di setiap tempat bisa saja berbeda-beda, tergantung promo yang sedang berlaku.

Baca juga  Update Harga Pakan Sinta BR untuk Ayam
loading...
author
Pengamat produk dan harga komoditas. Saat ini tinggal di Kota Malang.

Leave a reply "Harga, Manfaat, & Cara Budidaya Labu Madu"