Update Harga Labu Madu

Butternut squash (Cucurbita moschata) atau yang di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan labu madu sebenarnya adalah jenis labu yang menyimpan cukup banyak manfaat. Butternut pumpkin yang memiliki bentuk menyerupai bohlam ini teksturnya lembut dan memiliki rasa yang manis. Sayangnya, pemasaran labu madu di Indonesia kabarnya masih terbilang sulit karena masih asing di masyarakat. Karena itu, harga jual labu madu pun cukup tinggi. Meski masih belum se-familiar labu kuning, tetapi kini sudah banyak petani yang mulai membudidayakan labu madu.

Labu madu (sumber: wikimedia.org)
Labu madu (sumber: wikimedia.org)

Ciri Labu Madu

Jika Anda belum familiar, labu madu adalah salah satu varietas yang populer di dalam spesies Cucurbita moschata selain madu kuning (pumpkin). Spesies ini sendiri sudah banyak dibudidayakan di Amerika Utara dan Amerika Selatan sebelum kedatangan bangsa Eropa. Arkeolog menemukan bukti Cucurbita moschata di daerah Peru pada tahun 4.000 sampai 3.000 SM dan di daerah Meksiko pada tahun 1.440 hingga 400 SM.[1]

Bacaan Lainnya

Secara fisik, batang labu madu sangat panjang, bersegi lima tumpul dan berambut. Panjang batang dapat mencapai 5 sampai 10 m bahkan lebih. Batang labu madu bersifat basah penuh dengan bintik kelenjar. Pada ketiak daun, muncul sulur berfungsi sebagai alat pemegang sehingga batang kokoh bertambat pada tanah, rumput, batang kayu atau turun. Arah tumbuh batang labu madu menjalar di atas tanah atau memanjat pada turus.[2]

Bunga labu madu berbentuk lonceng, bersifat beraturan. Sementara itu, buahnya berukuran cukup besar dan bervariasi dalam bentuk, ukuran, dan warna. Biji labu madu biasanya terletak di tengah daging buah pada bagian rongga yang kosong, yang diselimuti lendir dengan serat.[3] Bijinya berbentuk pipih dan ujungnya meruncing.

Manfaat Labu Madu

Cara Budidaya Labu Madu - www.tokopedia.com
Cara Labu Madu – www.tokopedia.com
  • Melancarkan pencernaan. Mengonsumsi labu madu disebut-sebut dapat membantu melancarkan pencernaan dan mempermudah kerja usus. Makan buah ini sebagai makanan pendamping untuk diet juga kabarnya sangat baik, karena di dalamnya memiliki kandungan serat yang cukup tinggi.
  • Baik untuk mata. Kandungan A dalam labu madu diyakini bisa mencukupi kebutuhan vitamin A dalam tubuh, serta membantu menyehatkan mata.
  • Kaya antioksidan. Kandungan antioksidan dalam labu madu bisa menangkal radikal bebas yang membuat daya tahan tubuh menurun. Labu madu juga kaya kandungan C untuk menangkal radikal bebas.
  • Mengobati gejala anemia. Zat besi yang terkandung dalam butternut pumpkin disebut-sebut mampu mengobati gejala anemia dan membantu proses metabolisme dalam tubuh, sehingga membantu perkembangan otot, otak, dan daya tahan tubuh.
  • Ternyata manfaat labu madu tak hanya dirasakan untuk orang dewasa. Labu madu juga dapat dikonsumsi oleh bayi sebagai pendamping ASI. Kandungan folat dalam labu madu baik untuk bayi yang sedang belajar makan atau mengunyah. Selain itu, baik untuk metabolisme asam amino, pembentukan eritrosit dan leukosit, serta baik untuk ibu hamil.
Baca juga  Update Harga Tomat Cherry (250 gr, 500 gr, 1 kg)

Cara Labu Madu

  • Persiapan lahan tanam labu madu. Tanah pada lahan yang hendak digunakan untuk menanam labu madu sebaiknya dibuat gembur terlebih dahulu. Kemudian Anda bisa membuat bedengan atau gundukan tanah dengan ukuran lebar sekitar 1 meter dan tinggi antara 15-20 cm, sementara itu panjangnya bisa menyesuaikan dengan lahan tanam Anda. Beri jarak antar bedengan sekitar 4 meter.
  • Apabila pH tanah tidak sesuai, lakukan pengapuran. Kemudian lakukan pemupukan dasar dengan menggunakan pupuk kandang dan pupuk NPK. Sekitar 1 minggu sebelum ditutup dengan mulsa, bedengan dapat disemprot dengan agen hayati dan asam humat. Buatlah para-para atau tempat merambat tanaman labu nantinya menggunakan kayu atau bambu yang kuat.
  • Penanaman labu madu. Apabila lahan sudah siap dengan jarak 1 meter x 4 meter (double row), maka Anda bisa mengatur jarak tanam antar bibit yaitu sekitar 1 meter di kanan dan bersela 1 meter di kiri dengan jarak tanam antar baris yakni 50 cm. Usia bibit yang siap ditanam yaitu 2-3 hari setelah semai. Sebelum bibit disemaikan, sebaiknya Anda rendam dalam air terlebih dahulu.
  • Perawatan labu madu. Supaya kelembapan tanah selama musim panas senantiasa terjaga, sebaiknya lakukan penyiraman secara teratur, setidaknya 1 kali dalam sehari atau volume dan intensitas penyiraman bisa disesuaikan dengan kondisi cuaca. Jika sedang memasuki musim penghujan, sebaiknya tak perlu disiram lagi. Pasalnya labu madu lebih rentan mengalami kebusukan ketika musim hujan. Di samping itu, jagalah agar tanaman labu madu tidak terserang hama dan penyakit seperti serangga atau layu fusarium. Apabila ada yang terserang, buanglah bagian yang terserang tersebut supaya tidak tersebar ke bagian lainnya.
  • Penyiangan labu madu. Seperti halnya tanaman pada umumnya, tanaman labu madu juga perlu penyiangan untuk menyingkirkan gulma yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman. Selain itu, gulma yang tumbuh di sekitar tanaman juga akan menghalangi penyerapan unsur hara. Oleh sebab itu, lakukan penyiangan secara rutin setiap 2-3 minggu sekali. Cukup lakukan dengan mencabut gulma pada bedengan tanaman atau menggunakan cangkul untuk membersihkan gulma di sekitar bedengan.
  • Pemanenan labu madu. Labu madu atau butternut squash bisa dipanen apabila tanaman sudah memasuki umur sekitar 85-90 hari. Ciri-ciri buah labu madu yang sudah siap panen biasanya memiliki tangkai buah bagian pangkal yang telah berubah warna dari hijau menjadi kecokelatan. Warna buahnya pun sudah mulai berwarna coklat mengkilap. Kriteria lain juga dapat dicek dengan cara memukul buahnya. Labu madu yang sudah matang biasanya buahnya akan berbunyi berdenting saat dipukul.
Baca juga  Harga Cultivator Quick (Lengkap dan Tanpa Mesin)

Bagi Anda yang berencana ingin bisnis labu madu, pastinya harus mengetahui harga jual labu ini. Dengan mengetahui harga pasar butternut squash di pasaran, Anda bisa menghitung modal yang dibutuhkan dan keuntungan yang akan Anda dapatkan. Sebagai referensi mengenai harga pumpkin, Anda bisa melihat tabel berikut.

Harga Labu Madu

Tanaman labu madu (sumber: infopublik.id)
Tanaman labu madu (sumber: infopublik.id)
Varian Labu Madu Harga
Labu Madu 700 gr – 800 gr Rp25.000
Labu Madu Organik 500 gr Rp30.000
Labu Madu 1 kg Rp35.000 – Rp40.000
Labu Madu Organik 1 kg Rp50.000
Labu Madu 1,5 kg Rp60.470
Labu Madu Premium Organik 1 kg Rp70.000

Harga labu madu di atas telah kami rangkum dari berbagai situs jual beli online. Selain bisa membelinya secara online, Anda juga bisa membelinya secara offline di pusat perbelanjaan atau supermarket terdekat. Sebagai contoh, Anda bisa membeli butternut squash di Superindo dengan harga Rp1.495 per 100 gr. Labu di supermarket ini biasanya dijual dalam bentuk utuh atau potongan. Anda bisa memilih labu yang utuh dengan berat maksimal dua kg dan berat minimal 800 gr. Sementara itu, untuk labu potongan, biasanya dijual dalam ukuran 100 gr hingga 500 gr.

Baca juga  Update Harga Keramik Mozaik untuk Kitchen Set

Apabila dibandingkan tahun sebelumnya, harga labu madu saat ini memang cenderung naik. Labu madu 1 kg misalnya, awalnya dijual Rp30 ribu dan sekarang menjadi Rp35 ribu sampai Rp40 ribuan. Sementara itu, harga labu madu organik 1 kg yang semula Rp35 ribu, saat ini melonjak menjadi Rp50 ribuan, sedangkan harga labu madu premium 1 kg naik dari Rp62 ribu menjadi Rp70 ribuan. (Panca)

 

[1] Ayuningtyas, W. S. 2019. Respon Empat Genotipe Labu Madu (Cucurbita moschata) terhadap Perlakuan Silika (Skripsi). Departemen Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian IPB Bogor.

[2] Kirana, R., Gaswanto, M. Hidayat. 2009. dan Produksi Benih Labu Kuning. Litbang Departemen Pertanian.

[3] Girsang, Yoga Pradana. 2020. Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Labu Madu (Cucurbita moschata) pada Pemberian POC Limbah Ikan dan Pupuk Kandang Ayam (Skripsi). Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Medan.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *