Info Lengkap Sejarah dan Harga Lumpia Gang Lombok di Semarang

Tak hanya bandeng presto yang dikenal sebagai khas Semarang, Jawa Tengah. Saat berkunjung ke daerah yang kerap disebut Kota Atlas itu, Anda tak boleh melewatkan untuk mencicipi gurih dan lezatnya lumpia yang begitu banyak dijajakan di sana. Selain dijual oleh pedagang kaki lima dan toko kue, lumpia juga disuguhkan sebagai pilihan dengan harga relatif murah. Satu dari banyak tempat yang menawarkan menu lumpia sejak lama yakni Gang Lombok.

Lumpia adalah makanan ringan berasal dari Cina yang biasa disajikan saat upacara tradisional. Jenis lumpia ada dua macam yakni basah dan goreng. Namun, jenis lumpia yang berkembang pesat di Indonesia adalah lumpia goreng. Lumpia biasanya dikonsumsi sebagai sehari-hari atau pelengkap suatu hidangan seperti soto mi. Jenis lumpia yang sangat terkenal di Indonesia dan biasa digunakan sebagai oleh-oleh adalah lumpia Semarang.[1]

Lumpia Gang Lombok (credit: tribunnews)

Lumpia Gang Lombok (credit: tribunnews)

Kuliner lunpia Gang Lombok di Semarang diyakini telah berdiri sejak 100 tahun lalu oleh pria Tionghoa yang menikah dengan wanita Indonesia. Begitu legendarisnya lumpia di tempat ini, membawanya meraih sejumlah penghargaan di antaranya dari Pemerintah Kota Semarang, Universitas Diponegoro (Undip), Ideal Life, hingga Trip Advisor. Lalu bagaimana awal mula lumpia Gang Lombok yang tetap eksis hingga kini?

Baca juga  Update Harga Menu French Fries di McD dan KFC

Berdiri Lumpia Gang Lombok

Pemilik kedai Lumpia Gang Lombok dikenal bernama Purnomo. Purnomo merupakan generasi keempat penerus usaha tersebut. Kakek buyutnya yakni keturunan Tionghoa, Tjoa Thay Joe sebelumnya memiliki berbahan rebung dan daging babi. Saat tinggal di Indonesia, Tjoa Thay Joe menikah dengan Warsih yang juga pedagang kuliner berbahan dan udang. Dari sanalah awal mula berdirinya usaha lumpia Gang Lombok.

Tjoa Thay Joe dan Warsih mengombinasikan kuliner berisi udang dan rebung, kemudian dibungkus menggunakan adonan tepung yang dikenal sebagai lunpia atau lumpia. Tjoa Thay Joe tidak menggunakan daging babi lantaran mayoritas masyarakat Indonesia yang beragama islam. Lumpia olahan Tjoa Thay Joe akhirnya memikat banyak konsumen hingga kini dijalankan oleh penerusnya.

Menurut review di internet, cita rasa lumpia Gang Lombok dari dulu hingga kini tak pernah berubah. Terlebih, diketahui sang pemilik toko selalu menjalankan rahasia keluarga secara turun temurun. Proses pembuatan lumpia juga dilakukan secara manual tanpa bantuan mesin, sehingga tidak mengubah cita rasanya.

Baca juga  Harga Klappertaart (Semua Merek dan Varian Rasa)

Tak heran, jika toko yang berada di Jl.  Gang Lombok No 11 Purwodinatan ini selalu ramai dikunjungi oleh konsumen setia. Dalam sehari, setidaknya pemilik kedai mampu menjual habis lebih dari 1.000 porsi lumpia baik basah maupun goreng. Keistimewaan yang dimiliki kedai ini yakni penyajian lumpia yang terbilang unik. Lumpia yang sudah matang akan disuguhkan bersama dengan selembar daun selada segar, daun bawang, serta cabai rawit untuk menambah sensasi pedasnya. Soal harga, Lumpia Gang Lombok memang lebih mahal dari lumpia yang ditawarkan di tempat lain, tetapi pasti seimbang dengan sensasi rasa yang ditawarkan.

Lokasi Loenpia Semarang Gang Lombok No 11 (credit: Kompas)

Lokasi Loenpia Semarang Gang Lombok No 11 (credit: Kompas)

Harga Menu Lumpia Gang Lombok

LumpiaHarga (Rp)
Lumpia basah17.000 per buah
Lumpia goreng17.000 per buah

Untuk melepas dahaga, Anda juga dapat memesan minuman yang tersedia berupa es jeruk dan es teh yang dijual dengan harga sama yakni Rp5 ribuan atau dapat pula meminta segelas air putih gratis. Lokasi kuliner lumpia Gang Lombok terbilang strategis dan mudah ditemukan karena berada di pusat kota. Jika menggunakan kendaraan umum, Anda dapat naik bus Trans Jateng 1 untuk sampai ke Jalan Gang Lombok. Setelah sampai di pemberhentian, Anda dapat melanjutkan naik ojek online untuk menuju lokasi kedai yang dekat dengan Klenteng Tay Kak Sie tersebut.

Baca juga  Update Komposisi dan Harga Kecap Bango Semua Varian

Selain lumpia Gang Lombok, Anda dapat mengunjungi sejumlah tempat favorit lainnya yang juga cukup terkenal. Anda dapat mencoba ke Loenpia Mbak Lien dan Lunpia Mataram yang setiap porsinya dijual seharga Rp11 ribu – Rp13 ribuan. Tempat lainnya, seperti Lumpia Express yang berada di Jl. Gajahmada 142 juga menyuguhkan lumpia basah dan goreng dengan varian isi yakni plain, original, dan crab.

[1] Anwar, Yusuf. 19 Inspirasi Bisnis Populer dan Lauk Favorit. (Jakarta: AgroMedia, 2012), hlm. 52

loading...
author

Leave a reply "Info Lengkap Sejarah dan Harga Lumpia Gang Lombok di Semarang"