Update Harga Asparagus per Kg

No comment2737 views

Di Indonesia, asparagus banyak dipasok dari daerah seperti Bali, Malang, dan Kab Bandung. Di Jawa Barat sendiri, asparagus baru dipasok petani Kabupaten Bandung yang melakukan penanaman secara terorganisir melalui kelompok jaringan dan asosiasi.

Asparagus segar (sumber: thespruceeats.com)

Asparagus segar (sumber: thespruceeats.com)

Karena besarnya peluang pasar dengan harga yang menggiurkan, para petani Bandung Selatan menjuluki asparagus dengan sebutan emas hijau. Selain harga yang tinggi, juga kandungan gizi yang kaya untuk kesehatan.

Dari hasil penelitian, rebung atau batang muda asparagus memiliki sifat diuretic yang berkhasiat memperlancar saluran urine guna memperbaiki kinerja ginjal. Asparagus juga sumber terbaik asam folat nabati rendah kalori, mengandung sedikit natrium, mengandung senyawa yang dapat memperkuat dinding kapiler, menyehatkan pencernaan, mencegah kecacatan bayi, mengurangi keasaman darah, anti inflamasi, anti oksidan, darah, bahkan meningkatkan produksi ASI.

Manfaat Asparagus

Padat nutrisi

Asparagus dikemas dengan nutrisi yang istimewa, tapi kalorinya sangat rendah. Berbagai nutrisi yang terkandung dalam asparagus yakni protein, lemak, serat, C, A, E, folat, kalium, dan fosfor. Tidak hanya itu, asparagus juga memiliki sejumlah kecil kandungan mikronutrien seperti , zinc, dan riboflavin.

Asparagus digadang-gadang sebagai sayur yang tinggi kandungan vitamin K, yang berperan aktif dalam pembekuan darah sekaligus menjaga kesehatan tulang. Bahkan, karena kandungan folatnya yang tinggi maka asparagus sering disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil, guna membantu pembentukan sel-sel dan DNA calon bayi.

Menyehatkan pencernaan

Sistem pencernaan manusia membutuhkan asupan serat yang cukup agar kerjanya senantiasa optimal. Nah, Anda bisa dengan mudah mendapat asupan serat hanya dengan makan setengah cangkir asparagus seberat 1,8 gram. Kandungan serat tidak larut yang tinggi pada asparagus bermanfaat untuk memperlancar gerakan usus sehingga bisa dikonsumsi untuk mengobati sembelit.

Sementara kandungan serat larutnya bisa menjadi untuk bakteri baik dalam usus, yakni Bifidobacteria dan Lactobacillus. Itu sebabnya, menambahkan asparagus ke dalam menu sehari-hari, merupakan cara terbaik guna membantu memenuhi kebutuhan serat dan menjaga kesehatan sistem pencernaan Anda.

Ilustrasi: mengonsumsi asparagus (sumber: bbc.com)

Ilustrasi: mengonsumsi asparagus (sumber: bbc.com)

Membantu menurunkan berat badan

Sedang menentukan makanan apa yang baik untuk menurunkan berat badan Anda? Salah satu pilihan terbaik yang bisa dicoba yakni dengan makan asparagus. Pasalnya, asparagus mengandung kalori dalam yang rendah, yakni hanya sekitar 20 kalori dalam setengah cangkir. Di samping itu, kandungan serat pada asparagus tidak hanya bermanfaat untuk menjaga sistem pencernaan, tapi juga berefek terhadap penurunan berat badan.

Hal ini didukung oleh pernyataan dari Keri Gans, seorang konsultan gizi sekaligus penulis buku The Small Change Diet, bahwa serat bisa membantu untuk merasa kenyang sehingga mencegah Anda dari makan dalam jumlah banyak.

Membantu menurunkan tekanan darah

Tekanan darah tinggi banyak dikaitkan sebagai faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke. Sebuah penelitian dari American Journal of Physiology, Endocrinology, and Metabolism menunjukkan bahwa memperbanyak makan makanan sumber kalium sembari mengurangi asupan garam merupakan cara yang efektif untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Di sinilah manfaat asparagus lainnya berperan, karena asparagus merupakan sumber kalium yang baik untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi, dengan cara mengoptimalkan kerja pembuluh darah serta mengeluarkan kelebihan garam melalui urine. Pernyataan ini juga diperkuat oleh penelitian yang dimuat dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry, yang melakukan penelitian pada dua kelompok tikus. Kelompok tikus yang pertama diberi makan asparagus, sementara kelompok tikus lainnya tidak.

Ilustrasi: masakan berbahan asparagus (sumber: today.com)

Ilustrasi: masakan berbahan asparagus (sumber: today.com)

Hasilnya ditemukan bahwa setelah 10 minggu kemudian, tikus yang mendapat asupan asparagus memiliki tekanan darah 17 persen lebih rendah dibandingkan tikus yang tidak mendapat asupan asparagus. Para peneliti memperkirakan ini terjadi karena kandungan senyawa aktif dalam asparagus yang dapat memperbesar pembuluh darah sehingga tekanan darah tinggi berangsur-angsur menurun. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut pada manusia untuk membuktikan apakah senyawa aktif ini juga akan memiliki efek yang sama.

Menunjang kesehatan kehamilan

Manfaat asparagus lainnya yang tidak kalah penting adalah untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi selama masa kehamilan. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, asparagus kaya akan kandungan vitamin B9 atau asam folat yang bermanfaat bagi ibu hamil dan bayinya terutama di trimester awal kehamilan.

Asupan folat yang memadai di masa ini, akan membantu mengoptimalkan pembentukan sel darah merah dan DNA. Selain itu, folat juga berperan penting untuk melindungi hati Anda dari cacat tabung saraf yang bisa dengan mudah mengakibatkan berbagai komplikasi di kemudian hari.

Sumber antioksidan yang baik

Faktanya, asparagus memiliki kandungan antioksidan dalam jumlah yang tinggi, seperti vitamin E, vitamin C, glutathione, serta berbagai flavonoid dan polifenol. Antioksidan merupakan senyawa yang dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari efek bahaya yang ditimbulkan oleh radikal bebas dan stres oksidatif. Stres oksidatif sendiri telah banyak dikaitkan dengan penuaan, peradangan sel yang kronis, serta kanker. Anda mau mencoba?

Dengan perkembangannya kini, asparagus dapat diolah menjadi MPASI yang dapat dikombinasikan dengan buah apel. Komponen ini diklaim berkhasiat dapat meningkatkan kesehatan bayi hingga memperkuat tulang. Untuk harga, asparagus dijual bervariasi di berbagai daerah. Berikut daftar harganya di hampir 31 kota di Indonesia. 

Harga Asparagus

Ilustrasi: asparagus dijual di pasar (sumber: lampost.co)

Ilustrasi: asparagus dijual di pasar (sumber: lampost.co)

WilayahHarga per kg
MedanRp81.200
Rp81.200
LampungRp81.000
JakartaRp81.400
PalembangRp81.000
MalangRp81.000
BaliRp81.200
MakassarRp81.000
SampitRp81.200
BanjarmasinRp81.300
PontianakRp81.100
BalikpapanRp81.000
DepokRp81.200
PasuruanRp81.200
BandungRp81.400
SemarangRp81.000
KepriRp81.200
BengkuluRp81.300
BlitarRp81.000
JemberRp81.200
BekasiRp81.200
ManadoRp81.000
BatamRp81.300
PangkalpinangRp81.000
PadangRp81.300
BontangRp81.000
AcehRp81.200
TasikmalayaRp81.300
SukabumiRp81.200
CimahiRp81.000
GorontaloRp81.300
SubulussalamRp81.200

Jika diperhatikan dari tahun lalu, harga asparagus terbilang naik mulai Rp300 – Rp1.500 per kg. Misalnya, di Medan tahun 2018 harga asparagus dipatok Rp80 ribuan, sedangkan akhir tahun ini mencapai Rp81.200. Kenaikan yang hanya 2% ini akan terasa berbeda jika Anda membeli asparagus di bawah 1 kg.  Berbeda lagi apabila Anda gemar berbelanja online, di beberapa situs marketplace harga asparagus terbilang murah kisaran Rp60 ribu belum ongkos kirim.

Harga di setiap wilayah dan daerah di Indonesia berbeda-beda. Daftar harga tersebut mungkin saja berbeda dengan daerah yang belum disebutkan di atas, namun perbedaannya tidak terlalu signifikan untuk tahun berikutnya.

[Update: Ditta]

Baca juga  Update Harga Buah Mahkota Dewa Segar dan Kering di Pasaran
loading...
author
Mengetahui harga-harga, dan mengikuti dinamikanya adalah proses mengasah kecerdasan finansial. Be Smart!

Leave a reply "Update Harga Asparagus per Kg"