Update Harga Antis Spray (Semua Kemasan dan Varian Aroma)

Antis merupakan salah satu produk hand sanitizer ternama yang tergolong laris. Ada dua jenis hand sanitizer yang dipasarkan oleh Antis, yakni hand sanitizer bentuk spray dan botol flip. Sebagai saran, jika Anda suka traveling dan ingin memakai produk yang lebih praktis, Anda bisa mencoba memakai Antis spray dengan harga tergolong terjangkau.

Menggunakan Antis spray hand sanitizer (twitter: @morstore)
Menggunakan Antis spray hand sanitizer (twitter: @morstore)

Kandungan dan Keunggulan Antis Spray

Hand sanitizer yang dijual di pasaran dengan berbagai dagang, seperti Antis, merupakan salah satu bukti bahwa teknologi semakin berkembang. Berkat kecanggihan teknologi yang ada, Anda bisa memakai produk antiseptik untuk membersihkan kotoran, bakteri, dan virus yang ada di tangan dengan lebih praktis. Untuk hand sanitizer jenis spray, Anda hanya perlu menyemprotkan liquid pada botol ke telapak tangan dan menggosok tangan Anda hingga kering.

Bacaan Lainnya

Keunggulan hand sanitizer spray dari Antis tidak hanya terletak pada kepraktisan dan cara pemakaiannya, tetapi juga efek pemakaian. Berbeda dengan hand sanitizer jenis gel atau produk lainnya, Antis spray memiliki kadar alkohol lebih dengan tekstur lebih cair dan ringan. Sehingga, cairan tidak menimbulkan sensasi lengket dan licin di tangan. Kandungan alkohol yang tinggi dapat teroksidasi dengan baik, sehingga tangan bisa cepat kering.

Kandungan alkohol pada produk antiseptik seperti hand sanitizer memang sangat penting, dan bisa dibilang ini adalah bahan utamanya. Hal ini karena alkohol dikatakan mampu membunuh kuman, bakteri, dan beberapa jenis virus dengan baik. Sehingga, tangan akan bersih dan higienis.

Selain diperkaya dengan alkohol berkadar tinggi, hand sanitizer dari Antis juga dilengkapi dengan bahan-bahan alami yang dapat membuat kulit menjadi lebih lembap dan tidak kering. Bahan-bahan alami yang ada pada produk Antis spray, antara lain ekstrak jeruk nipis, ekstrak lemon, dan ekstrak bunga melati.

Semua bahan alami tersebut mengandung minyak nabati yang mengunci kadar kelembapan di tangan. Seperti yang kita ketahui, produk dengan kandungan alkohol yang cukup tinggi dapat menyerap dan mengikis kelembapan kulit. Tak heran jika Anda sering memakai hand sanitizer dengan kandungan alkohol 100%, maka kulit tangan bisa menjadi kering dan pecah-pecah.[1]

Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

Selain bermanfaat untuk menjaga kelembapan kulit, bahan-bahan alami tersebut juga bermanfaat sebagai penambah aroma atau parfum alami pada produk. Dengan adanya bahan-bahan alami ini, produk bisa membuat tangan menjadi wangi dan fresh. Karena itu pula, hand sanitizer spray Antis juga bisa dipakai untuk menghilangkan aroma tidak sedap di tangan setelah makan.

Aroma kurang sedap pada tangan disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari sisa makanan yang menempel di tangan, keringat berlebih, aktivitas bakteri atau virus, dan masih banyak lagi. Aroma yang kurang sedap di tangan juga bisa diakibatkan adanya risiko dalam tubuh atau pada pasien yang mengidap gejala penyakit kulit.

Namun, bagi pasien dengan gangguan kulit di tangan, sebaiknya menghindari penggunaan Antis spray. Pasalnya, Antis spray yang mengandung alkohol tinggi ditambah dengan fragrance, dapat membuat penyakit kulit menjadi semakin parah. Ini biasanya akan menyebabkan nyeri, kemerahan, dan gejala infeksi.

Selain tidak cocok dipakai oleh orang yang memiliki penyakit kulit, Antis spray juga tidak dianjurkan oleh Anda yang memiliki alergi terhadap alkohol atau hipersensitif terhadap bahan-bahan yang ada pada produk. Jika kulit Anda alergi terhadap formula Antis dan tetap memakainya, ini akan berisiko gejala alergi pada kulit, di antaranya sensasi panas, gatal, ruam, dan kemerahan.

Ilustrasi: pakai hand sanitizer (sumber: topcareer.id)
Ilustrasi: pakai hand sanitizer (sumber: topcareer.id)

Namun, jika Anda tidak memiliki kontraindikasi di atas, Anda bebas memakai Antis spray kapan saja. Antis spray sendiri dikemas dalam wadah botol berbentuk tabung dengan ukuran kecil hingga sedang, berkapasitas 30 ml hingga 318 ml. Kebanyakan orang biasanya memilih Antis kemasan 30 ml jika sedang traveling dan memilih kemasan 318 ml sebagai persediaan di rumah.

Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

Memang, banyak orang lebih suka memakai hand sanitizer dibanding harus cuci tangan meskipun di rumah. Hal ini karena Anda tidak perlu memakai sabun sebagai bahan untuk meluruhkan atau menggumpalkan kotoran, dan membilasnya dengan air hingga bersih. Selain itu, cuci tangan memerlukan waktu ideal sekitar 20 hingga 30 menit, sedangkan memakai Antis spray hanya memerlukan waktu tidak lebih dari 5 menit.

Antis juga menyediakan kemasan refill untuk mengisi botol Antis spray yang sudah habis dengan kemasan pouch isi 300 ml. Untuk kemasan refill, memang akan jarang Anda temukan di toko terdekat, namun Anda bisa mendapatkannya dengan mudah di e-commerce. Kemasan refil yang disediakan oleh Antis kebanyakan dijual dalam varian jeruk nipis yang segar.

Setelah Anda membeli Antis kemasan refill, sebaiknya Anda segera menuangkannya dalam botol atau wadah tertutup hingga isi pada pouch habis. Karena, kemasan pouch yang terbuat dari plastik tersebut tidak bisa ditutup dengan rapat lagi setelah Anda buka. Lubang pada kemasan refill yang tidak ditutup berisiko kontaminasi dan perubahan kadar alkohol pada cairan hand sanitizer.

Semakin berkurangnya kadar alkohol pada cairan hand sanitizer karena proses oksidasi, dapat membuat produk tidak berfungsi dengan baik. Selain itu, perubahan komposisi pada hand sanitizer akibat kontaminasi udara dan bakteri, dapat menyebabkan bau kurang sedap pada produk setelah Anda memakainya.

Hal tersebut juga berlaku pada cara penyimpanan produk. Setelah Anda membeli Antis spray, sebaiknya menyimpannya dengan baik jika tidak dipakai. Anda bisa menyimpannya di tas, kantong baju, atau ruangan sejuk yang tidak terkena matahari secara langsung. Sehingga, formula Antis tetap terjaga dan tidak berubah.

Saat Anda menyimpannya di ruang dengan pencahayaan matahari tidak langsung, Anda tidak perlu khawatir dengan posisi peletakannya. Antis spray yang dikemas dalam botol khusus tidak mudah tumpah. Apalagi di bagian atas aplikator spray dilengkapi dengan tutup plastik khusus untuk mencegah aplikator tertekan dari atas.

Baca juga  Perbedaan Tembaga Baru dan Bekas

Setelah Anda mengetahui keunggulan Antis spray, apakah Anda berencana membelinya? Jika iya, pastikan Anda mengetahui harganya, sehingga Anda bisa memperkirakan anggaran yang harus disiapkan untuk membeli sebotol hand sanitizer tersebut. Berikut informasi harga Antis Spray 2020 dan 2021.

Harga Antis Spray

Antis Spray (sumber: cokoladaforum.com)
Antis Spray (sumber: cokoladaforum.com)
Varian Antis Harga Sebelumnya (Rp) Harga Sekarang (Rp)
Antis Spray Jeruk Nipis 30 ml 8.100 5.200
Antis Spray Timun 55 ml 16.700 13.100
Antis Spray Jeruk Nipis 55ml 16.700 12.800 – 13.800
Antis Spray Jasmine Tea 55 ml 16.700 12.800 – 13.800
Antis Spray Jeruk Nipis Refill 300 ml 24.000 26.800
Antis Spray Timun 200 ml 45.850 35.800
Antis Spray Jeruk Nipis 200ml 35.800
Antis Spray Jeruk Nipis 318 ml 62.000
Antis Spray Jeruk Nipis 318 ml + refill 300 ml 98.000
Antis Spray Jeruk Nipis 1 karton isi 12 x 30ml 76.800
Antis Spray Jeruk Nipis jerigen 1 l 100.000 75.000
Antis Spray Jeruk Nipis Spray 318 isi 2 110.600
Antis Spray Timun 55ml 1 karton isi 6 136.000 118.140
Antis Spray Jeruk Nipis 5 liter 400.000 229.000 – 234.500

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, harga Antis Spray tahun 2021 ini rata-rata jauh lebih terjangkau. Namun, khusus untuk kemasan refill tampaknya mengalami sedikit kenaikan saja dari sebelumnya. Perlu Anda ketahui, harga Antis spray di atas telah kami rangkum dari berbagai macam sumber, termasuk situs dagang online. Harga Antis spray tersebut tentu tidak terikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Anda dapat membeli Antis Spray di toko atau minimarket terdekat, seperti Indomaret dan Alfamart.

[Update: Dian]

[1]Suharyani, Ine. 2018. Formulasi Sediaan Spray Gel Antiseptik dari Etanol Lidah Buaya (Aloe Vera). Jurnal Farmasi Muhammadiyah Kuningan, Vol. 3(1): 29-37.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *