Kandungan dan Update Harga Obat Mycostatin

Sariawan bisa mengganggu aktivitas mengunyah makanan, mengurangi nafsu makan, dan lainnya. Bagi beberapa orang, sariawan cukup dibiarkan saja, tidak perlu konsumsi obat, karena lama-kelamaan akan sembuh. Namun, ada juga beberapa orang yang merasa perlu mengonsumsi obat. Nah, salah satu obat untuk sariawan yang telah beredar di pasaran yaitu Mycostatin. Obat itu bisa Anda beli di apotek terdekat dengan harga relatif terjangkau.

Ilustrasi: gangguan sariawan (sumber: pharmeasy.in)
Ilustrasi: gangguan sariawan (sumber: pharmeasy.in)

Mycostatin terdiri dari beberapa varian, mulai dari drop, suspensi, hingga tablet. Obat ini merupakan sediaan farmasi yang digunakan untuk mengobati sariawan di mulut akibat pertumbuhan jamur. Mycostatin mengandung zat aktif nystatin, yaitu obat anti-jamur yang bekerja dengan merusak sel jamur dan menghentikan pertumbuhan jamur candida pada rongga mulut, tenggorokan, usus, dan alat kelamin wanita.

Bacaan Lainnya

Kandungan Mycostatin

Obat Mycostatin mengandung nystatin yang digunakan untuk mengatasi infeksi jamur candida pada rongga mulut, tenggorokan, usus, dan vagina. Dalam meredakan infeksi, nystatin bekerja dengan cara merusak sel jamur dan menghentikan pertumbuhan candida. Kandungan itu juga ada dalam merk dagang produk seperti Candistin, Cazetin, Constantia, Decastatin Oral, Myco-Z, Decastatin Vaginal Tab, Enystin, Fungatin, Fustin, Kandistatin, Mycostatin, Mycostatin Vaginal Tablet, Nocandis, Nymiko, dan Nystin.

Obat tersebut bisa diberikan kepada orang dan anak dengan dosis 1-6 ml. Tidak hanya bagi orang dewasa dan anak, juga bisa diberikan pada bayi dengan dosis 1 atau 2 ml, sebanyak 4 kali sehari. Namun, dosis yang tepat sebaiknya konsultasi dengan dokter. Cara konsumsinya awalnya diteteskan di rongga mulut, kemudian ditelan. Dosis bisa saja berbeda berdasarkan kondisi dan juga siapa yang mengonsumsinya, apakah dewasa atau anak-anak.

Dosis Mycostatin

Bentuk ObatKondisiDosis
Cairan suspensiCandidiasis mulutDewasa = 100.000 unit (1 ml) empat kali sehari Anak-anak = 100.000 unit (1 ml) satu kali sehari
Cairan suspensiCandidiasis ususDewasa = 500.000-1.000.000 unit (5 ml-10 ml) 3-4 kali sehari

Anak-anak = 100.000 unit (1 ml) 4 kali sehari

Tablet vagina (ovula)Candidiasis vaginaOleskan 100.000-200.000 unit (1 ml-2 ml) selama 14 hari sebelum tidur
SalepInfeksi jamur kulitDewasa dan anak-anak = oleskan 100.000 unit (1 ml) 2-4 kali hari

Aturan Pakai Mycostatin

  • Untuk nystatin cairan suspensi, kocok obat sebelum digunakan. Teteskan cairan suspensi ke dalam mulut, menggunakan pipet yang sudah tersedia sesuai dosis yang dianjurkan. Usahakan obat mengenai bagian mulut yang terinfeksi selama mungkin, bila infeksi terdapat dalam rongga mulut. Bila perlu, cairan dikumur dalam mulut, baru kemudian ditelan.
  • Sebaiknya terus gunakan obat sesuai dosis yang diberikan oleh dokter, meski gejalanya sudah menghilang setelah beberapa hari. Menghentikan pemakaian obat terlalu cepat bisa menyebabkan infeksi berlanjut atau muncul kembali.
  • Sementara itu, nystatin ovula (tablet vagina) hanya digunakan untuk masuk ke dalam vagina. Masukkan 1 tablet ke dalam vagina sebelum tidur sesuai dosis anjuran dokter. Untuk nystatin salep, gunakanlah hanya pada kulit. Bersihkan area yang bermasalah hingga merata. Lalu, oles nystatin pada area yang sudah dibersihkan tersebut. Cuci tangan setelah memakai obat ini.

Jangan menutupi area yang telah diolesi obat ini dengan perban. Menutupi area yang diolesi nystatin bisa meningkatkan risiko terjadinya iritasi. Jika memberikan obat ini pada bayi, hindari penggunaan popok yang terlalu ketat. Baik nystatin cairan suspensi, ovula, dan salep, tidak perlu disimpan di dalam .

Ilustrasi: penggunaan obat tetes mulut (sumber: npr.org)
Ilustrasi: penggunaan obat tetes mulut (sumber: npr.org)

Perhatian Pemakaian Mycostatin

  • Nystatin bentuk cairan suspensi mengandung gula sukrosa, hati-hati penggunaan pada orang dengan gangguan metabolisme gula, seperti penderita gangguan penyerapan glukosa-galaktosa, intoleransi fruktosa, dan insufisiensi sukrosa-isomaltase.
  • Karena nystatin tidak diserap oleh tubuh, nystatin cairan suspensi tidak dapat digunakan untuk mengobati infeksi jamur dalam darah.
  • Harap berhati-hati pada penderita penyakit liver (hati), kejang, gangguan sistem saraf, kelainan darah, serta gangguan kelenjar tiroid dan adrenal saat menggunakan nystatin ovula.
  • Jangan gunakan salep nystatin tanpa sepengetahuan dokter.
  • Salep nystatin tidak diperuntukkan infeksi jamur selain di kulit, termasuk rongga mulut, mata, dan vagina.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Apabila sedang mengonsumsi obat dengan kandungan nystatin, pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter sebelum menggunakannya. Hal itu untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Berikut info harga Mycostatin untuk saat ini.

Harga Mycostatin

Varian MycostatinHarga
Mycostatin 100.000iu/1 ml Oral Susp 30 mlRp189.519
Mycostatin Drop 12 mlRp93.608

Harga obat sariawan di atas telah kami rangkum dari berbagai macam sumber, termasuk situs apotek online. Sebagai perbandingan, tahun lalu, Mycostatin 100.000iu/1ml Oral Susp 30 ml dijual dengan harga mulai Rp177.364 dan Mycostatin Drop 12 ml sekitar Rp86.289. Untuk info lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi toko obat terdekat.

Obat Mycostatin untuk Sariawan - (www.indiamart.com)
Obat Mycostatin untuk Sariawan – (www.indiamart.com)

Efek Samping Mycostatin

Bagi siapa saja yang mengonsumsi obat tetes itu, bisa saja mengalami efek samping, di antaranya diare, mual, muntah, gangguan GI, ruam, urtikaria, dan sangat jarang Steven Johnson syndrome. Efek samping lainnya bisa juga iritasi pada mulut, kulit, atau vagina. Jika efek samping yang terjadi berkepanjangan atau Anda mengalami reaksi alergi, segera temui dokter atau datangi rumah sakit terdekat.

Nystatin dapat menyebabkan interaksi ringan bila digunakan bersamaan dengan produk ragi yang dihasilkan dari Saccharomyces cerevisiae. Walau tergolong ringan, sebaiknya hindari penggunaan nystatin dengan ragi tersebut untuk menghindari interaksi yang tidak diinginkan.

[Update: Ditta]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *