Update Harga Teh Daun Jati Cina di Apotek dan Cara Penyajiannya

Bagi wanita yang memiliki berat badan dan merasa bentuk tubuhnya tidak ideal, dapat mencoba berbagai cara dalam memperbaikinya. Alternatif yang dapat dipilih bisa secara instan, seperti sedot lemak, atau yang melalui proses, seperti konsumsi vitamin atau obat , dan juga olahraga. Terdapat pula cara sederhana dan tanpa membutuhkan biaya besar, yaitu dengan mengonsumsi teh daun jati cina. Hadir dalam berbagai merk, produk tersebut dibanderol dengan harga mulai puluhan ribu rupiah.

Ilustrasi: apoteker menakar daun teh
Ilustrasi: apoteker menakar daun teh

Daun jati cina, khususnya, merupakan tumbuhan semak yang tumbuh hingga 3 meter dan memiliki tangkai berwarna hijau dengan daun kelabu-hijau. Tanaman yang tumbuh di daerah tropis seperti di Afrika Utara, Pakistan, India, Sudan dan Mesir ini dipercaya bisa digunakan sebagai obat pencahar alami, mengatasi sembelit, dan membersihkan usus dari racun dan bakteri. Teh daun jati cina dianggap efektif membuang lemak pada tubuh melalui zat yang tidak terpakai dalam tubuh. Teh ini cukup diseduh dengan air panas tanpa perlu menambahkan bahan-bahan lainnya.

Bacaan Lainnya

Harga Teh Daun Jati Cina

Merk Teh Daun Jati Cina Harga
Gholiban Teh Celup Daun Jati Cina isi 20 pcs Rp27.192
Herbal Mandiri Teh Daun Jati Cina 50 gr Rp18.083
Gholiban Teh Tubruk Daun Jati Cina 40 gr Rp14.956
Teh Daun Jati Cina Hikmah Herbal 40 gr Rp10.500
Teh Daun Jati Cina Herbalam 10 gr Rp10.500

Informasi harga teh daun jati cina di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk situs apotek online. Jika dibandingkan dengan penawaran sebelumnya, harga teh daun jaticCina di apotek saat ini cenderung naik. Misalnya, teh daun jati cina Herbal Mandiri di Apotek K24 yang semula dijual seharga Rp17.551, sedikit naik menjadi Rp18.083 per kemasan. Begitu pula harga teh daun jati cina Hikmah Herbal 40 gr di Apotek Sumber Abadi yang sedikit naik dari Rp10 ribu menjadi Rp10.500.

Teh Daun Jati Cina - shopee.co.id
Teh Daun Jati Cina – shopee.co.id

Selain dipercaya untuk melangsingkan tubuh, teh daun jati cina ini juga baik untuk pengobatan penderita kolesterol. Hal ini disebabkan khasiat daun teh jati yang dapat meluruhkan lemak. Daunnya sendiri mengandung laxative dan anthranoid sehingga cocok sebagai obat untuk mengatasi kesulitan besar.

Manfaat Teh Daun Jati Cina

  • Melangsingkan tubuh dan mengurangi kolesterol.
  • Membersihkan darah kotor dan membuang racun dalam tubuh.
  • Melunturkan lemak dalam tubuh sehingga baik untuk penderita obesitas.
  • Berfungsi sebagai penyeimbang metabolisme dengan membantu proses sekresi (kotoran).

Teh daun jati cina diklaim akan bereaksi dalam kurun waktu tujuh jam setelah dikonsumsi. Pada beberapa orang, akan merasa ingin buang air besar, dan hal ini merupakan sesuatu yang wajar. Hal ini akan berangsur hilang setelah mengonsumsi lebih dari 1-2 minggu. Namun, belum ditemukan penelitian berbasis medis yang dapat menjadi referensi yang valid. Sebagian besar produk herbal juga memiliki efek samping, seperti gangguan ginjal, gangguan metabolisme, dan saluran cerna, hipertensi hingga mual dan muntah. 

Perhatian Saat Konsumsi Teh Daun Jati Cina

  • Tidak disarankan mengonsumsi lebih dari dua kali sehari dikarenakan efek kandungan laxative yang kuat.
  • Produk ini sebaiknya tidak untuk penderita yang memiliki masalah pada pencernaan.
  • Sebaiknya tidak dikonsumsi untuk wanita yang sedang haid.
  • Disarankan diminum sebelum tidur atau saat tidak beraktivitas berat.
  • Apabila mengalami buang air besar berlebihan, sebaiknya dihentikan pemakaiannya atau dikurangi dosisnya.
  • Tetap diharuskan mengonsumsi air putih supaya lemak dalam tubuh dapat terbuang secara lancar dan tubuh tidak dehidrasi.

Sebaiknya menghindari konsumsi obat-obatan herbal tanpa pengawasan dokter, terutama bagi ibu hamil dan menyusui. Efek ampuh tidaknya daun jati cina sebagai obat pencahar juga berbeda, tergantung individu masing-masing. Anda juga perlu mewaspadai beredarnya teh daun jati cina palsu yang kadang dikemas mirip seperti versi original.

Teh daun jati cina (sumber: grid.id)
Teh daun jati cina (sumber: grid.id)

Cara Penyajian Teh Daun Jati Cina

Cara penyajian yaitu dengan mengambil 1 sendok teh daun jati cina, kemudian seduh menggunakan air panas, dan biarkan hingga berwarna kecokelatan. Maksimal dapat dikonsumsi dua gelas dalam sehari. Dikarenakan efek yang dirasa keras bagi tubuh, konsumsi teh daun jati cina ini tidak disarankan dikonsumsi lebih dari dua minggu, misalnya hanya saat tidak lancar buang air besar (BAB). Efek yang dimaksud adalah membuat peminum teh tersebut akan seringkali ke kamar mandi untuk buang air. Hal ini disebabkan seduhan daun teh jati mengandung zat sennoside yang mengiritasi lapisan dalam usus.

Karena itu, konsumsi dalam jangka panjang dikhawatirkan dapat menyebabkan gangguan fungsi pencernaan dan ketergantungan sebagai obat pencahar. Dosis yang masih dianggap aman adalah sekitar 17-28 mg per hari, dengan konsumsinya dibagi dua dosis (sekali minum 8,5-14 mg).

Teh daun jati ini biasanya dikonsumsi oleh orang yang sedang diet. Pada saat sedang menjalankan program tersebut, yang pertama kali hilang adalah glikogen (simpanan karbo di hati), protein (dari otot), dan air. Glikogen akan digunakan untuk menyuplai otak, sedangkan protein lebih mudah diolah menjadi energi dibanding simpanan lemak. Penurunan lemak yang cepat bukan berarti lemak yang hilang.

Pada saat diet, tubuh mengira sedang mengalami kelaparan dan mekanisme pertahanannya adalah menurunkan Basal Metabolic Rate (BMR) atau energi yang digunakan untuk bernapas, detak jantung, dan lain-lain, sehingga Anda akan membakar lebih sedikit energi. Pada saat diet dihentikan dan mulai makan normal, tubuh akan mengira ini saat yang tepat untuk menumpuk cadangan energi, sehingga energi yang masuk akan disimpan dalam bentuk lemak.

[Update: Ditta]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *